LKPDPertemuan 1Bab 3Fase FSemester 1

LKPD Kimia Kelas 11: Menafsirkan Hubungan Mol dengan Massa Molar dan Jumlah Partikel pada Persamaan Reaksi Setara

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Kimia kelas 11 dengan topik "Menafsirkan Hubungan Mol dengan Massa Molar dan Jumlah Partikel pada Persamaan Reaksi Setara".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Kimia Kelas 11: Menafsirkan Hubungan Mol dengan Massa Molar dan Jumlah Partikel pada Persamaan Reaksi Setara

Kimia - Kelas 11

Bab 3 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Kimia — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menafsirkan Hubungan Mol dengan Massa Molar dan Jumlah Partikel pada Persamaan Reaksi Setara

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKimia
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenafsirkan Hubungan Mol dengan Massa Molar dan Jumlah Partikel pada Persamaan Reaksi Setara
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menafsirkan informasi kuantitatif hubungan mol dengan massa, volume, dan jumlah partikel pada penyetaraan persamaan reaksi kimia

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar dan data persamaan reaksi setara dengan saksama.
  • Bekerjalah secara mandiri atau berdiskusi dengan rekan kelompok sesuai arahan guru.
  • Gunakan ketetapan: Bilangan Avogadro (L) = 6,022 x 10^23 partikel/mol dan Volume Molar gas pada STP = 22,4 L/mol.
  • Tuliskan penafsiran data kuantitatif secara sistematis pada ruang jawaban yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menafsirkan Perbandingan Mol dan Jumlah Partikel dari Persamaan Reaksi Pembentukan Amonia

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Kalkulator ilmiah
  • Alat tulis
  • Tabel periodik unsur

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan persamaan reaksi setara sintesis amonia berikut: N2(g) + 3H2(g) -> 2NH3(g).
  2. Tafsirkan koefisien reaksi ke dalam perbandingan mol antarzat reaktan dan produk.
  3. Konversikan nilai mol tersebut ke dalam jumlah partikel (molekul) menggunakan bilangan Avogadro (L = 6,022 x 10^23 molekul/mol).
  4. Lengkapi tabel analisis kuantitatif partikel pada lembar yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan persamaan reaksi setara N2(g) + 3H2(g) -> 2NH3(g), berapa perbandingan mol paling sederhana antara gas N2, gas H2, dan gas NH3?

2. Jika direaksikan 1 mol gas N2 dengan 3 mol gas H2 secara stoikiometris, tafsirkan jumlah molekul masing-masing zat (N2, H2, dan NH3 yang dihasilkan) dengan mengalikannya terhadap tetapan Avogadro (6,022 x 10^23 molekul/mol)!

Ruang tabel jawaban

3. Bila dalam sebuah wadah terbentuk 3,011 x 10^23 molekul gas NH3, tafsirkan jumlah mol gas H2 yang telah bereaksi!

Tuliskan jawaban pada format berikut:
1. Isian perbandingan mol: Mol N2 : Mol H2 : Mol NH3 = [ ... : ... : ... ]
2. Tabel Partikel:
- Kolom: Zat | Koefisien/Mol | Perhitungan Partikel | Jumlah Molekul
- Baris 1: N2 | 1 mol | 1 x 6,022 x 10^23 | ... molekul
- Baris 2: H2 | 3 mol | 3 x 6,022 x 10^23 | ... molekul
- Baris 3: NH3 | 2 mol | 2 x 6,022 x 10^23 | ... molekul
3. Uraian langkah perhitungan penafsiran mol H2 dari jumlah molekul NH3.

Kegiatan 2: Menafsirkan Hubungan Mol dengan Massa Molar pada Reaksi Pembakaran Propana

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Kalkulator
  • Tabel periodik unsur
  • Buku catatan/kertas kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan persamaan reaksi pembakaran gas propana yang telah setara: C3H8(g) + 5O2(g) -> 3CO2(g) + 4H2O(l). (Ar C = 12, H = 1, O = 16 g/mol).
  2. Tentukan massa molar (Mr) masing-masing senyawa: C3H8, O2, CO2, dan H2O.
  3. Tafsirkan hubungan kuantitatif antara koefisien mol reaktan dan produk terhadap massa zat yang terlibat (massa = mol x Mr).
  4. Buktikan berlakunya hukum kekekalan massa melalui penafsiran massa total pereaksi dibandingkan massa total hasil reaksi.

Pertanyaan:

1. Hitung massa molar (Mr) dari masing-masing zat: C3H8, O2, CO2, dan H2O berdasarkan nilai Ar yang diberikan!

2. Berdasarkan koefisien reaksi setara C3H8 + 5O2 -> 3CO2 + 4H2O, tafsirkan massa masing-masing zat jika reaksi melibatkan mol zat yang setara dengan koefisiennya! Lengkapi perhitungan massa reaktan dan produk.

Ruang tabel jawaban

3. Jika dibakar sempurna 8,8 gram gas propana (C3H8), tafsirkan massa gas CO2 (Mr = 44 g/mol) yang dihasilkan dari penafsiran rasio mol persamaan reaksi tersebut!

Tuliskan jawaban pada format berikut:
1. Nilai Mr: Mr C3H8 = ... g/mol, Mr O2 = ... g/mol, Mr CO2 = ... g/mol, Mr H2O = ... g/mol.
2. Tabel Hubungan Mol dan Massa:
- Kolom: Posisi | Zat | Mol (Koefisien) | Massa Molar (Mr) | Massa (gram)
- Baris Reaktan 1: C3H8 | 1 mol | 44 g/mol | ... g
- Baris Reaktan 2: O2 | 5 mol | 32 g/mol | ... g
- Baris Subtotal: Total Massa Reaktan = ... g
- Baris Produk 1: CO2 | 3 mol | 44 g/mol | ... g
- Baris Produk 2: H2O | 4 mol | 18 g/mol | ... g
- Baris Subtotal: Total Massa Produk = ... g
3. Uraian penafsiran konversi massa C3H8 -> mol C3H8 -> mol CO2 -> massa CO2.

Kegiatan 3: Menafsirkan Integrasi Mol, Massa, Volume Gas (STP), dan Jumlah Partikel pada Reaksi Logam Aluminium

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Kalkulator
  • Tabel periodik unsur
  • Buku catatan/kertas kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan reaksi pelarutan logam aluminium dalam asam klorida: 2Al(s) + 6HCl(aq) -> 2AlCl3(aq) + 3H2(g). (Ar Al = 27, H = 1, Cl = 35,5 g/mol).
  2. Analisis hubungan kuantitatif jika diketahui 5,4 gram logam aluminium bereaksi tuntas.
  3. Tafsirkan jumlah mol Al yang bereaksi, mol gas H2 yang terbentuk, volume gas H2 pada keadaan standar (STP: 22,4 L/mol), dan jumlah atom H2 yang dihasilkan.
  4. Kerjakan soal integrasi dan lakukan diskusi penafsiran hasil secara komprehensif.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan massa 5,4 gram Al (Ar = 27 g/mol), tafsirkan jumlah mol logam aluminium yang bereaksi dan tentukan mol gas H2 yang dihasilkan berdasarkan perbandingan koefisien reaksi setara!

2. Berdasarkan mol gas H2 yang didapat dari soal nomor 1 (0,3 mol), tafsirkan: a) Volume gas H2 yang diukur pada kondisi standar (STP), dan b) Jumlah molekul gas H2 yang terbentuk!

Ruang tabel jawaban

3. Tafsirkan hubungan kuantitatif: Mengapa perbandingan volume gas pada kondisi STP antara reaktan padat/larutan dan produk gas tidak dapat langsung menggunakan koefisien reaksi seperti halnya perbandingan mol?

Tuliskan jawaban pada format berikut:
1. Perhitungan langkah per langkah: Mol Al dan Mol H2.
2. Tabel Konversi Kuantitatif H2:
- Kolom: Besaran Kuantitatif | Rumus Konversi | Nilai Penafsiran Beserta Satuan
- Baris 1: Volume H2 (STP) | Mol H2 x 22,4 L/mol | ... Liter
- Baris 2: Jumlah Molekul H2 | Mol H2 x 6,022 x 10^23 | ... molekul
3. Paragraf simpulan diskusi mengenai keberlakuan rasio koefisien terhadap mol, volume gas, dan wujud zat.

REFLEKSI

1. Bagaimana pemahaman tentang perbandingan koefisien reaksi setara mempermudahmu dalam menafsirkan jumlah partikel dan massa zat yang terlibat dalam reaksi kimia?

2. Langkah konversi manakah (mol ke massa, mol ke partikel, atau mol ke volume gas) yang menurutmu paling menantang, dan strategi apa yang kamu gunakan untuk mengatasinya?

3. Mengapa penafsiran informasi kuantitatif stoikiometri ini penting ketika seseorang mereaksikan bahan kimia di laboratorium agar tidak ada reaktan yang terbuang percuma?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.