LKPDPertemuan 3Bab 1Fase FSemester 1

LKPD Kimia Kelas 11: Mengamati Fenomena Ilmiah Uji Nyala Senyawa Logam Alkali dan Alkali Tanah di Laboratorium

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Kimia kelas 11 dengan topik "Mengamati Fenomena Ilmiah Uji Nyala Senyawa Logam Alkali dan Alkali Tanah di Laboratorium".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Kimia Kelas 11: Mengamati Fenomena Ilmiah Uji Nyala Senyawa Logam Alkali dan Alkali Tanah di Laboratorium

Kimia - Kelas 11

Bab 1 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Kimia — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengamati Fenomena Ilmiah Uji Nyala Senyawa Logam Alkali dan Alkali Tanah di Laboratorium

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKimia
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengamati Fenomena Ilmiah Uji Nyala Senyawa Logam Alkali dan Alkali Tanah di Laboratorium
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengamati fenomena ilmiah dalam laboratorium terkait uji nyala senyawa logam untuk memunculkan pertanyaan yang akan diselidiki

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi kerja dan perhatikan keselamatan kerja (K3) selama berada di laboratorium kimia.
  • Gunakan kacamata pelindung dan jas lab saat melakukan pengamatan pemanasan dengan pembakar bunsen.
  • Fokuskan perhatianmu pada pengamatan detail warna dan karakteristik nyala api dari setiap sampel garam logam yang diuji.
  • Bekerjasamalah dalam kelompok untuk mencatat hasil pengamatan dan merumuskan pertanyaan penyelidikan berdasarkan apa yang kamu lihat.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kegiatan 1: Pengamatan Terbimbing Fenomena Uji Nyala Logam

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Pembakar bunsen dan korek api
  • Kawat nikrom
  • Alkohol 70% atau larutan HCl dalam kaca arloji (pembersih kawat)
  • Sampel garam: NaCl, KNO3, CaCl2, SrCl2, BaCl2
  • Kacamata laboratorium

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Nyalakan pembakar bunsen hingga nyala api berwarna biru bersih.
  2. Bersihkan ujung kawat nikrom dengan mencelupkannya ke dalam larutan pembersih (alkohol/HCl encer), lalu bakar sejenak hingga tidak muncul warna nyala lain.
  3. Sentuhkan ujung kawat nikrom yang lembap ke dalam sampel garam logam (NaCl, KNO3, CaCl2, SrCl2, dan BaCl2) secara bergantian.
  4. Masukkan kawat yang membawa sampel ke bagian nyala api bunsen yang paling panas.
  5. Amati dengan saksama perubahan warna nyala api yang muncul dan catat secara teliti ke dalam tabel pengamatan.

Pertanyaan:

1. Lakukan uji nyala pada kelima sampel garam logam berikut dan catat warna nyala spesifik yang tampak saat sampel dibakar pada api bunsen.

Ruang tabel jawaban

Tabel 5 baris dengan 3 kolom: Kolom 1 (Nama Garam Logam), Kolom 2 (Kation Logam yang Diuji), Kolom 3 (Warna Nyala Api yang Teramati).

Kegiatan 2: Kegiatan 2: Pengamatan Mendalam dan Perbandingan Fenomena Dua Sampel Serupa

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pembakar bunsen
  • Kawat nikrom
  • Sampel garam NaCl, KNO3, CaCl2, SrCl2

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan kembali pengamatan uji nyala secara berdampingan atau berurutan cepat khusus untuk dua pasang sampel: (a) NaCl dan KNO3 (keduanya logam alkali), serta (b) CaCl2 dan SrCl2 (keduanya logam alkali tanah).
  2. Amati secara mendalam detail visual nyala: kecerahan, intensitas warna, serta durasi pendaran warna nyala pada kawat nikrom.
  3. Tuliskan perbedaan detail hasil pengamatan sensorik visual dari kedua perbandingan tersebut.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan pengamatan langsung di laboratorium, deskripsikan perbedaan visual yang spesifik antara warna nyala garam natrium (NaCl) dan garam kalium (KNO3) saat dipanaskan di api bunsen.

2. Berdasarkan pengamatan langsung, deskripsikan perbedaan visual yang spesifik antara warna nyala kalsium (CaCl2) dan stronsium (SrCl2).

Kolom uraian teks terstruktur yang memuat deskripsi kontras visual (warna dominan, tingkat kecerahan, dan kekhasan visual) untuk masing-masing pasangan sampel.

Kegiatan 3: Kegiatan 3: Memunculkan Pertanyaan Ilmiah dari Hasil Pengamatan Laboratorium

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Tabel data hasil pengamatan Kegiatan 1 dan Kegiatan 2

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati kembali seluruh catatan detail fenomena uji nyala yang telah kamu amati pada Kegiatan 1 dan Kegiatan 2.
  2. Temukan keunikan, perbedaan, atau anomali dari penampakan visual tersebut yang membuatmu penasaran.
  3. Rumuskan pertanyaan-pertanyaan ilmiah yang berakar langsung dari hasil pengamatan laboratorium tersebut untuk dijadikan topik penyelidikan lebih lanjut.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 2 rumusan pertanyaan ilmiah yang muncul di benakmu setelah mengamati perbedaan warna nyala dari berbagai senyawa logam tersebut yang layak diselidiki lebih lanjut!

2. Berdasarkan pengamatanmu terhadap nyala garam logam, diskusikan satu fenomena dalam kehidupan sehari-hari (misalnya atraksi kembang api di malam hari) yang menunjukkan kemiripan dengan pengamatan laboratorium hari ini, lalu rumuskan 1 pertanyaan penyelidikan yang menghubungkannya!

Format daftar bernomor untuk menuliskan rumusan kalimat tanya ilmiah penyelidikan dan deskripsi diskusi keterkaitan fenomena nyata.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari pengamatan warna nyala logam tadi yang paling jelas dan menarik perhatianmu saat berada di dekat nyala api bunsen?

2. Kesulitan atau ketidakpastian apa yang kamu alami saat mencatat dan mengidentifikasi warna nyala api di laboratorium?

3. Bagaimana pengamatan fenomena laboratorium hari ini membantumu lebih peka dalam melihat peristiwa perubahan warna akibat pemanasan di lingkungan sekitarmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.