LKPD IPS Kelas 9: Potensi Kekayaan Alam Indonesia dan Tantangan Menjadi Negara Maju (Debat)
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPS kelas 9 dengan topik "Potensi Kekayaan Alam Indonesia dan Tantangan Menjadi Negara Maju (Debat)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD IPS Kelas 9: Potensi Kekayaan Alam Indonesia dan Tantangan Menjadi Negara Maju (Debat)
IPS - Kelas 9
Bab 3 - Pertemuan 7
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPS — Kelas 9 (Fase D) Topik: Potensi Kekayaan Alam Indonesia dan Tantangan Menjadi Negara Maju (Debat) INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Memetakan Kekayaan Alam Indonesia: Modal atau Beban?Estimasi: 15 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut dengan minimal 2 contoh untuk setiap kategori kekayaan alam Indonesia beserta potensi manfaat dan tantangan pengelolaannya!
2. Berdasarkan teks dan tabelmu, jelaskan apa yang dimaksud dengan 'kutukan sumber daya alam' dan mengapa hal itu bisa terjadi di sebuah negara yang kaya SDA? 3. Menurutmu, apakah kekayaan alam Indonesia saat ini lebih banyak menjadi modal pembangunan atau justru lebih banyak menimbulkan tantangan? Tuliskan 1 alasan kuat yang mendukung pendapatmu! Nomor 1: isi tabel 4 kolom (Kategori SDA | Contoh | Potensi Manfaat | Tantangan), minimal 3 baris. Nomor 2 dan 3: uraian bebas, minimal 3–4 kalimat per jawaban. Kegiatan 2: Membangun Argumenku: Persiapan DebatEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Susun minimal 3 argumen utama kelompokmu dalam tabel berikut!
2. Perkirakan 2 argumen terkuat yang akan disampaikan kelompok lawan, lalu tuliskan sanggahanmu!
3. Tuliskan kalimat pembuka yang akan dibacakan juru bicara kelompokmu saat debat dimulai! (min. 3 kalimat yang kuat dan meyakinkan) Nomor 4: tabel 4 kolom, minimal 3 baris argumen. Nomor 5: tabel 2 kolom, minimal 2 baris sanggahan. Nomor 6: uraian bebas, minimal 3 kalimat pembuka yang mengalir dan meyakinkan. Kegiatan 3: Saatnya Berdebat! — Pelaksanaan & Catatan DebatEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Selama debat berlangsung, catat minimal 2 argumen terkuat dari kelompok lawan dan bagaimana kelompokmu (atau seharusnya) meresponsnya!
2. Setelah mengikuti debat, tuliskan kesimpulanmu sendiri: apakah kekayaan alam Indonesia lebih berpotensi menjadi berkah atau tantangan bagi kemajuan Indonesia? Gunakan minimal 2 bukti/fakta dari debat tadi untuk mendukung kesimpulanmu! 3. Menurutmu, apa satu kebijakan konkret yang bisa diambil pemerintah Indonesia untuk memaksimalkan kekayaan alam sebagai modal menuju negara maju sekaligus menjaga kelestariannya? Jelaskan alasanmu! Nomor 7: tabel 3 kolom, minimal 2 baris catatan selama debat berlangsung. Nomor 8 dan 9: uraian bebas, masing-masing minimal 4–5 kalimat yang runtut dan didukung fakta/data. REFLEKSI1. Dari kegiatan debat hari ini, satu fakta atau sudut pandang baru apa yang membuatmu berpikir ulang tentang kekayaan alam Indonesia? Ceritakan mengapa itu mengubah cara pandangmu! 2. Bayangkan kamu adalah seorang pembuat kebijakan muda di Indonesia tahun 2045. Berdasarkan apa yang kamu pelajari hari ini, satu keputusan paling penting apa yang akan kamu ambil soal pengelolaan SDA, dan mengapa? 3. Dalam proses debat tadi, momen apa yang terasa paling menantang bagimu — saat menyusun argumen, saat disanggah, atau saat harus mendengarkan lawan? Apa yang kamu pelajari dari momen itu tentang dirimu sendiri? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.