LKPDPertemuan 11Bab 3Fase DSemester 2

LKPD IPS Kelas 9: Mengolah Informasi yang Relevan dari Penyelidikan Peristiwa Sejarah Lokal secara Berkolaborasi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPS kelas 9 dengan topik "Mengolah Informasi yang Relevan dari Penyelidikan Peristiwa Sejarah Lokal secara Berkolaborasi".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPS Kelas 9: Mengolah Informasi yang Relevan dari Penyelidikan Peristiwa Sejarah Lokal secara Berkolaborasi

IPS - Kelas 9

Bab 3 Pertemuan 11

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPS — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Mengolah Informasi yang Relevan dari Penyelidikan Peristiwa Sejarah Lokal secara Berkolaborasi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPS
Fase / KelasFase Fase D / Kelas 9
TopikMengolah Informasi yang Relevan dari Penyelidikan Peristiwa Sejarah Lokal secara Berkolaborasi
Alokasi Waktu3 JP (3 x 40 menit = 120 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengolah informasi yang relevan dari penyelidikan peristiwa penting dalam lingkup lokal, nasional, dan global secara berkolaborasi

PETUNJUK UMUM

  • Bentuk kelompok kerja yang terdiri dari 4-5 orang murid.
  • Bacalah seluruh bahan penyelidikan sejarah lokal yang disajikan secara saksama.
  • Diskusikan dan pilah data secara bergotong royong untuk menemukan informasi yang relevan.
  • Tuliskan hasil pengolahan data kelompok pada format lembar kerja yang tersedia secara runtut dan sistematis.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyaring dan Memilah Informasi Relevan dari Catatan Penyelidikan Sejarah Lokal

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas plano/folio bergaris
  • Pulpen/spidol warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah 6 butir catatan penyelidikan mengenai 'Perkembangan Pasar Tradisional Beringharjo Menuju Transaksi Non-Tunai' yang tercantum berikut:
  2. Catatan 1: Pasar Beringharjo didirikan tahun 1758 sebagai pusat bertemunya pedagang lokal dari berbagai wilayah Yogyakarta.
  3. Catatan 2: Suasana parkir kendaraan di sekitar pasar pada hari libur tampak padat oleh bus pariwisata.
  4. Catatan 3: Pada dekade 1980-an, sistem pencatatan transaksi antarpedagang masih mengandalkan buku kas manual bertinta karbon.
  5. Catatan 4: Salah seorang pembeli lebih menyukai mengenakan baju berwarna cerah saat berbelanja batik di pasar.
  6. Catatan 5: Mulai tahun 2020, pedagang lokal mengadopsi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan katalog daring lokal untuk transaksi jarak jauh.
  7. Catatan 6: Warna atap genteng kios pasar telah dicat ulang menggunakan warna cokelat muda pada renovasi sepuluh tahun lalu.
  8. Diskusikan bersama kelompok: tentukan catatan mana yang relevan dan tidak relevan terhadap topik penyelidikan 'perkembangan metode transaksi perdagangan lokal'.
  9. Tuliskan hasil pemilahan beserta alasan logisnya ke dalam tabel pengolahan data.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan 6 catatan penyelidikan di atas, kelompokkan catatan mana yang relevan dan catatan mana yang tidak relevan dengan topik 'perkembangan metode transaksi perdagangan lokal', serta kemukakan alasan pengelompokannya!

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 kolom: Kolom 1 (Kategori: Relevan / Tidak Relevan), Kolom 2 (Nomor & Kutipan Singkat Catatan), Kolom 3 (Alasan Keterkaitan atau Ketidakterkaitan dengan Topik Transaksi).

Kegiatan 2: Mengolah dan Menyusun Kronologi Informasi Peristiwa Sejarah Lokal

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Format lembar kerja garis waktu
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil seluruh butir informasi yang telah dikategorikan relevan pada Kegiatan 1.
  2. Susunlah informasi-informasi relevan tersebut ke dalam urutan kronologis berdasarkan dimensi waktu (dari masa lalu menuju masa kini).
  3. Rumuskan satu simpulan alur perubahan sistem perdagangan lokal berdasarkan hubungan sebab-akibat antarperistiwa yang telah kalian urutkan.

Pertanyaan:

1. Susunlah data-data relevan tersebut ke dalam urutan kronologi waktu peristiwa dan jelaskan bentuk perubahan cara transaksi yang terjadi pada masing-masing periode waktu tersebut!

2. Berdasarkan kronologi yang telah disusun, buatlah satu rumusan simpulan singkat hasil pengolahan data kelompok mengenai pergeseran pola perdagangan lokal tersebut!

Format alur kronologis (garis waktu berupa kotak berurutan: Periode Waktu -> Deskripsi Metode Transaksi) diikuti kolom teks uraian paragraf simpulan hasil pengolahan.

Kegiatan 3: Mengolaborasikan Informasi Lokal dengan Konteks Peristiwa Nasional-Global

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar matriks analisis
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua cuplikan informasi tambahan berikut:
  2. Konteks Nasional: Pada tahun 2019, Bank Indonesia meluncurkan standardisasi pembayaran digital nasional (QRIS) guna mengintegrasikan ekosistem ekonomi digital di seluruh Indonesia.
  3. Konteks Global: Sejak awal dekade 2020, percepatan transformasi digital melanda pasar ritel dunia akibat revolusi industri 4.0 dan pembatasan mobilitas fisik global.
  4. Secara berkolaborasi, olahlah dan hubungkan temuan data lokal kelompokmu (Kegiatan 2) dengan kedua konteks di atas ke dalam matriks keterkaitan ruang peristiwa (Lokal - Nasional - Global).
  5. Lakukan pengecekan bersama anggota kelompok untuk memastikan tidak ada data yang bertentangan sebelum lembar kerja diserahkan.

Pertanyaan:

1. Olah dan petakan keterkaitan antara peristiwa adopsi transaksi digital di pasar lokal (Beringharjo) dengan kebijakan di tingkat nasional serta dinamika di tingkat global ke dalam bagan/matriks keterkaitan peristiwa!

Ruang tabel jawaban

Matriks 3 baris/kolom keterkaitan berjenjang: Lingkup Lokal -> Penghubung Kausalitas -> Lingkup Nasional -> Penghubung Kausalitas -> Lingkup Global.

REFLEKSI

1. Bagaimana caramu bersama kelompok menentukan apakah suatu catatan peristiwa sejarah relevan atau tidak relevan dengan topik penyelidikan?

2. Keterampilan apa yang menurutmu paling menantang saat menyusun informasi acak menjadi urutan kronologis yang padu?

3. Bagaimana pembagian peran dalam kelompokmu membantu mempercepat pengolahan informasi sejarah lokal tadi?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.