LKPDPertemuan 10Bab 3Fase DSemester 2

LKPD IPS Kelas 9: Proyek Akhir Tema: Kampanye Pembangunan Indonesia (Perencanaan, Pengelolaan, dan Pengembangan Ide)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPS kelas 9 dengan topik "Proyek Akhir Tema: Kampanye Pembangunan Indonesia (Perencanaan, Pengelolaan, dan Pengembangan Ide)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPS Kelas 9: Proyek Akhir Tema: Kampanye Pembangunan Indonesia (Perencanaan, Pengelolaan, dan Pengembangan Ide)

IPS - Kelas 9

Bab 3 - Pertemuan 10

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPS — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Proyek Akhir Tema: Kampanye Pembangunan Indonesia (Perencanaan, Pengelolaan, dan Pengembangan Ide)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPS
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikProyek Akhir Tema: Kampanye Pembangunan Indonesia (Perencanaan, Pengelolaan, dan Pengembangan Ide)
Alokasi Waktu80 Menit (2 Jam Pelajaran)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat merancang dan mengelola proyek kampanye dukungan pembangunan Indonesia dengan mengintegrasikan informasi tentang potensi sumber daya, industri strategis, dan indikator kemajuan.
  2. Murid dapat menyusun rencana tindak lanjut dari hasil proyek kampanye yang mencerminkan pemahaman tentang tantangan dan potensi pembangunan Indonesia.

PETUNJUK UMUM

  • Halo para agen perubahan! Hari ini kita akan merancang sebuah kampanye hebat untuk mendukung pembangunan Indonesia menjadi negara maju.
  • Bentuklah kelompok yang terdiri dari 4-5 orang. Pastikan setiap anggota kelompok mendapatkan peran.
  • Bacalah setiap petunjuk misi dengan teliti sebelum mulai berdiskusi.
  • Gunakan berbagai sumber informasi (buku cetak, artikel internet, atau video) untuk memperkaya ide kampanye kalian.
  • Kerjakan dengan penuh semangat, kolaborasi, dan kreativitas. Jangan ragu untuk mengemukakan ide-ide out-of-the-box!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Misi 1: Merumuskan Strategi Kampanye

Estimasi: 20 Menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa IPS Kelas 9
  • Kertas buram/HVS untuk corat-coret
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah bersama kelompokmu dan tarik napas panjang. Mari kita fokus pada tujuan besar kita: mendukung Indonesia menjadi negara maju!
  2. Diskusikan potensi sumber daya alam, industri strategis (seperti PT INKA, PT DI, atau Pindad), dan tantangan pembangunan yang ada di Indonesia.
  3. Tentukan fokus utama kampanye kalian. Apakah tentang kebanggaan menggunakan produk industri strategis lokal? Atau tentang menjaga sumber daya alam untuk masa depan?
  4. Lengkapi tabel strategi kampanye di bawah ini berdasarkan hasil diskusi kelompok.

Pertanyaan:

1. Tuliskan rumusan strategi kampanye kelompokmu yang meliputi: (a) Tujuan Kampanye, (b) Sasaran Audien, dan (c) Pesan Utama yang ingin disampaikan.

Ruang tabel jawaban

Buatlah tabel dengan 3 baris dan 2 kolom. Kolom kiri berisi: Tujuan Kampanye, Sasaran Audien, Pesan Utama. Kolom kanan berisi jawaban hasil diskusi kelompok.

Kegiatan 2: Misi 2: Mendesain Media dan Mengelola Ide

Estimasi: 35 Menit

Alat & Bahan:

  • Kertas gambar/A4
  • Pensil dan penghapus
  • Pensil warna/spidol (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah strategi terbentuk, saatnya memilih 'kendaraan' untuk pesan kalian. Media apa yang paling efektif untuk sasaran audien kalian?
  2. Pilih salah satu media kampanye: Poster (digital/kertas), Infografis, Video Singkat (Reels/TikTok), atau Podcast singkat.
  3. Buatlah sketsa kasar (draft) atau storyboard dari media kampanye yang kalian pilih.
  4. Tuliskan juga daftar alat dan bahan yang akan kalian butuhkan untuk mengeksekusi kampanye ini pada pertemuan berikutnya.

Pertanyaan:

1. Gambarkan sketsa kasar (draft) poster/infografis atau buatlah storyboard singkat jika kalian memilih video/podcast. Pastikan mencantumkan data potensi sumber daya atau industri strategis!

Ruang gambar

2. Apa saja alat, bahan, atau aplikasi yang kalian butuhkan untuk memproduksi media kampanye tersebut?

Sediakan satu kotak besar kosong untuk menggambar sketsa/storyboard (Pertanyaan 1). Di bawahnya, sediakan 3-5 baris kosong untuk menuliskan daftar alat dan bahan (Pertanyaan 2).

Kegiatan 3: Misi 3: Menyusun Rencana Tindak Lanjut

Estimasi: 25 Menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kampanye yang baik tidak berhenti setelah media dipublikasikan. Harus ada rencana tindak lanjut (follow-up) untuk melihat dampaknya.
  2. Diskusikan bagaimana kelompokmu akan menyebarkan kampanye ini (timeline eksekusi).
  3. Pikirkan cara mengukur keberhasilan kampanye kalian (misalnya dari jumlah likes, komentar, atau survei singkat ke teman).
  4. Tuliskan rencana tindak lanjut kalian jika kampanye ini berhasil atau jika mendapat masukan dari audien.

Pertanyaan:

1. Susunlah langkah-langkah pelaksanaan kampanye (timeline) dari persiapan hingga publikasi!

2. Bagaimana cara kalian mengukur keberhasilan kampanye ini, dan apa rencana tindak lanjut kelompokmu setelah kampanye selesai dilakukan?

Sediakan kotak dengan garis-garis (sekitar 5 baris per pertanyaan) agar murid dapat menuliskan uraian langkah pelaksanaan dan rencana tindak lanjut secara terstruktur.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu saat merancang kampanye untuk kemajuan Indonesia hari ini? Apakah kamu merasa bangga dengan potensi yang dimiliki negaramu?

2. Tantangan apa yang paling sulit dihadapi kelompokmu saat menyatukan ide, dan bagaimana kalian mengatasinya?

3. Satu hal baru apa yang kamu pelajari hari ini tentang peran generasi muda dalam pembangunan Indonesia?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.