LKPDPertemuan 6Bab 2Fase DSemester 1

LKPD IPS Kelas 9: Mengelaborasi Faktor Perubahan Sistem Sosial Budaya untuk Mewujudkan Integrasi Bangsa dengan Prinsip Kebhinekaan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPS kelas 9 dengan topik "Mengelaborasi Faktor Perubahan Sistem Sosial Budaya untuk Mewujudkan Integrasi Bangsa dengan Prinsip Kebhinekaan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPS Kelas 9: Mengelaborasi Faktor Perubahan Sistem Sosial Budaya untuk Mewujudkan Integrasi Bangsa dengan Prinsip Kebhinekaan

IPS - Kelas 9

Bab 2 Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPS — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Mengelaborasi Faktor Perubahan Sistem Sosial Budaya untuk Mewujudkan Integrasi Bangsa dengan Prinsip Kebhinekaan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPS
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMengelaborasi Faktor Perubahan Sistem Sosial Budaya untuk Mewujudkan Integrasi Bangsa dengan Prinsip Kebhinekaan
Alokasi Waktu3 JP (3 x 40 menit = 120 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengelaborasi perubahan sistem sosial budaya dalam masyarakat yang majemuk untuk mewujudkan integrasi bangsa dengan prinsip kebhinekaan

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan studi kasus dengan cermat sebelum menjawab.
  • Kerjakan secara mandiri atau berkelompok sesuai arahan pada setiap kegiatan.
  • Gunakan konsep perubahan sistem sosial budaya, masyarakat majemuk, kebhinekaan, dan integrasi bangsa dalam mengelaborasi jawaban.
  • Tuliskan hasil telaah dan elaborasimu pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengurai Faktor Perubahan Sistem Sosial Budaya dalam Keberagaman

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Teks studi kasus Desa Sukamaju pada LKPD
  • Alat tulis
  • Buku Siswa IPS Kelas 9 Bab 2

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks deskripsi situasi masyarakat majemuk berikut: 'Masyarakat Desa Sukamaju terdiri dari warga asli pengrajin tenun tradisional dan warga pendatang dari berbagai latar suku/agama yang bekerja di sentra industri modern. Masuknya jaringan internet dan sistem transaksi digital mengubah cara interaksi ekonomi dan komunikasi sosial antarwarga. Sebagian kelompok mengadopsi budaya kerja serba cepat, sementara kelompok lain tetap memegang teguh tradisi rembuk adat tatap muka.'
  2. Identifikasi faktor pendorong perubahan sosial budaya dari bacaan (misalnya kemajuan teknologi, keterbukaan informasi, perjumpaan antarbudaya).
  3. Lengkapi tabel analisis untuk mengelaborasi bagaimana faktor-faktor tersebut menyentuh sistem sosial budaya masyarakat majemuk.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel elaborasi faktor perubahan sosial budaya dengan menentukan faktor penyebab yang muncul pada studi kasus di atas serta bagaimana faktor tersebut memengaruhi sistem sosial budaya masyarakat yang majemuk.

Ruang tabel jawaban

Tabel 2 baris dengan kolom: (1) Faktor Perubahan Sosial Budaya, (2) Elaborasi Pengaruhnya terhadap Sistem Sosial Budaya Masyarakat Majemuk.

Kegiatan 2: Elaborasi Skenario Kebhinekaan: Menghubungkan Perubahan Sosial dengan Penguatan Integrasi

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja siswa
  • Teks skenario A dan B

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok diskusi kecil (3-4 orang).
  2. Baca dua skenario perubahan sosial budaya yang terjadi pada kelompok masyarakat majemuk berikut: Skenario A (Penggunaan ruang digital desa untuk promosi festival budaya lintas etnis) dan Skenario B (Perubahan gaya pergaulan generasi muda antarsuku di perkotaan multikultur akibat tren global).
  3. Diskusikan dan elaborasi keterkaitan antara perubahan sistem sosial budaya tersebut dengan prinsip kebhinekaan dalam mewujudkan integrasi bangsa.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Skenario A, elaborasikan bagaimana perubahan sistem promosi dan interaksi berbasis digital dapat dimanfaatkan untuk memperkuat integrasi bangsa berlandaskan prinsip kebhinekaan!

2. Berdasarkan Skenario B, diskusikan dan uraikan tantangan apa yang muncul pada sistem sosial budaya remaja majemuk saat tren global masuk, serta bagaimana prinsip kebhinekaan menjadi jembatan agar integrasi sosial tetap terjaga!

Uraian terstruktur berupa paragraf analisis penjelasan (minimal 1 paragraf untuk pertanyaan nomor 1 dan 1 paragraf untuk hasil diskusi pertanyaan nomor 2) yang memuat hubungan faktor perubahan, nilai kebhinekaan, dan penguatan integrasi.

Kegiatan 3: Konstruksi Elaborasi Terpadu: Merajut Integrasi Bangsa di Tengah Perubahan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Format peta elaborasi pada lembar LKPD
  • Catatan pengamatan pengalaman murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu perubahan sistem sosial budaya nyata yang pernah kalian amati di lingkungan sekolah atau daerah tempat tinggal kalian yang memiliki keberagaman suku, agama, atau budaya (contoh: gotong royong digital, kolaborasi kuliner antardaerah, musyawarah warga dengan media daring).
  2. Susunlah elaboration map (peta elaborasi) singkat yang merumuskan hubungan sebab-akibat dan integratif secara berkesadaran.
  3. Selesaikan kegiatan ini termasuk mengisi bagian refleksi pribadi dan mendengarkan penguatan akhir dari guru.

Pertanyaan:

1. Elaborasikan satu fenomena perubahan sistem sosial budaya di lingkungan majemuk pilihanmu dengan mengisi 3 aspek esensial: (a) Bentuk perubahan sistem sosial budaya yang terjadi, (b) Cara kelompok majemuk merespons perubahan tersebut dengan prinsip kebhinekaan, dan (c) Kontribusi nyata perubahan tersebut dalam mempertahankan/memperkuat integrasi bangsa.

Format isian 3 bagian terstruktur: Bagian A (Bentuk Perubahan), Bagian B (Penerapan Prinsip Kebhinekaan), dan Bagian C (Kontribusi terhadap Integrasi Bangsa).

REFLEKSI

1. Bagaimana pemahamanmu mengenai prinsip kebhinekaan membantumu menyikapi perubahan sosial budaya yang sedang berlangsung di sekitarmu?

2. Menurutmu, mengapa perubahan sistem sosial budaya dalam masyarakat yang beragam tidak boleh sampai mengorbankan integrasi bangsa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.