LKPDPertemuan 2Bab 2Fase DSemester 1

LKPD IPS Kelas 9: Merefleksikan Upaya Mitigasi Bencana untuk Menunjang Sustainable Development Goals (SDGs) dalam Konteks Lokal

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPS kelas 9 dengan topik "Merefleksikan Upaya Mitigasi Bencana untuk Menunjang Sustainable Development Goals (SDGs) dalam Konteks Lokal".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPS Kelas 9: Merefleksikan Upaya Mitigasi Bencana untuk Menunjang Sustainable Development Goals (SDGs) dalam Konteks Lokal

IPS - Kelas 9

Bab 2 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPS — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Merefleksikan Upaya Mitigasi Bencana untuk Menunjang Sustainable Development Goals (SDGs) dalam Konteks Lokal

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPS
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMerefleksikan Upaya Mitigasi Bencana untuk Menunjang Sustainable Development Goals (SDGs) dalam Konteks Lokal
Alokasi Waktu3 JP (3 x 40 menit = 120 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merefleksikan upaya mitigasi bencana untuk menunjang sustainable development goals (SDGs) dalam konteks lokal, regional, dan global

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat dan teliti.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan saling menghargai pendapat dalam kelompok.
  • Gunakan sumber bacaan Buku Siswa IPS Kelas IX Bab 2 atau referensi relevan yang disediakan guru.
  • Tanyakan kepada guru apabila terdapat instruksi atau materi yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelaah Keterkaitan Mitigasi Bencana dan SDGs

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa IPS Kelas IX Bab 2
  • Lembar kerja/Kertas plano
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok yang beranggotakan 4-5 murid.
  2. Cermati teks studi kasus lokal tentang upaya mitigasi bencana yang disajikan.
  3. Identifikasi upaya mitigasi bencana yang dilakukan dalam kasus tersebut.
  4. Hubungkan upaya mitigasi tersebut dengan pilar Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11 (Kota dan Pemukiman Berkelanjutan) dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim).
  5. Tuliskan hasil pemaknaan kelompok pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kasus penanaman mangrove dan pembuatan tanggul penahan rob di kawasan pesisir lokal, jelaskan bagaimana upaya mitigasi bencana tersebut merefleksikan ketercapaian target SDGs nomor 11 dan 13!

2. Lengkapi tabel pemetaan refleksi mitigasi bencana lokal terhadap SDGs berikut:

  1. Bentuk Mitigasi: Pembuatan sumur resapan & normalisasi saluran air di lingkungan warga;
  2. Bentuk Mitigasi: Simulasi jalur evakuasi gempa di sekolah/desa!
Ruang tabel jawaban

Format jawaban: 1) Paragraf uraian reflektif (minimal 3-4 kalimat). 2) Tabel 3 kolom: [Bentuk Mitigasi Bencana Lokal | Target SDGs Terkait | Refleksi Kebermaknaan bagi Keberlanjutan Lingkungan/Masyarakat].

Kegiatan 2: Refleksi Kritis Efektivitas Mitigasi Bencana Lokal

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan
  • Bahan bacaan artikel berita lokal/studi kasus bencana daerah

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan dalam kelompok mengenai kondisi nyata mitigasi bencana yang pernah atau sedang berlangsung di daerah tempat tinggal atau lingkungan sekitar kalian.
  2. Lakukan evaluasi reflektif: apa kelebihan dan kekurangan dari upaya mitigasi yang sudah berjalan?
  3. Refleksikan bagaimana partisipasi masyarakat memengaruhi keberlanjutan mitigasi bencana demi mendukung tercapainya SDGs di tingkat lokal.
  4. Tuangkan hasil telaah kritis dalam bentuk diagram alur reflektif.

Pertanyaan:

1. Diskusikan dan refleksikan: Mengapa upaya mitigasi struktural (seperti membuat tanggul atau saluran air) tidak akan optimal menunjang SDGs jika tidak diimbangi dengan mitigasi kultural (kesadaran dan kebiasaan masyarakat setempat)? Berikan contoh nyata dari konteks lokal!

2. Berdasarkan pengamatan di lingkungan sekitarmu, apa satu kelemahan utama pelaksanaan mitigasi bencana yang ada saat ini, dan bagaimana kamu memaknai perbaikan yang perlu dilakukan agar selaras dengan prinsip SDGs?

Format jawaban: 1) Ringkasan hasil diskusi kelompok dalam bentuk poin reflektif (Sebab - Akibat - Makna Keberlanjutan). 2) Uraian kritis evaluasi diri dan lingkungan sekitar (minimal 4 kalimat).

Kegiatan 3: Menyusun Rekomendasi Reflektif: Aksi Lokal untuk Dampak Global

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas memo/sticky note/lembar refleksi
  • Spidol/alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara mandiri atau berpasangan, rumuskan gagasan reflektif mengenai peran nyata yang dapat kalian lakukan sebagai murid SMP dalam mendukung mitigasi bencana berwawasan SDGs.
  2. Gunakan kerangka refleksi: 'Apa yang telah dipahami - Mengapa itu bermakna bagi masa depan (SDGs) - Tindakan nyata apa yang akan dilakukan di tingkat lokal'.
  3. Sajikan rumusan rekomendasi reflektif ini dalam selembar 'Kartu Komitmen Mitigasi & SDGs'.
  4. Waktu kegiatan ini sudah mencakup sesi presentasi singkat, refleksi penutup pembelajaran, dan transisi akhir sesi.

Pertanyaan:

1. Susunlah 3 butir pernyataan reflektif berupa komitmen pribadi/kelompok yang menunjukkan keterkaitan antara tindakan mitigasi bencana sehari-hari di sekolah/rumah dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)!

Format jawaban: Kartu Komitmen Reflektif berisi 3 butir pernyataan terstruktur: [Aksi Mitigasi Bencana Lokal] -> [Alasan Kebermaknaan terhadap SDGs] -> [Komitmen Pelaksanaan Nyata].

REFLEKSI

1. Makna baru apa yang kamu dapatkan tentang hubungan antara mitigasi bencana di sekitarmu dengan masa depan dunia (SDGs)?

2. Bagian mana dari upaya mitigasi di lingkungan lokalmu yang menurutmu paling mendesak untuk diperbaiki agar kehidupan masyarakat tetap berkelanjutan?

3. Bagaimana perasaanmu setelah menyadari bahwa tindakan mitigasi kecil yang kamu lakukan di sekolah/rumah dapat berkontribusi pada pencapaian SDGs?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.