LKPDPertemuan 1Bab 2Fase DSemester 1

LKPD IPS Kelas 9: Menjelaskan Faktor Aktivitas Manusia terhadap Potensi Bencana Alam di Lingkungan Sekitar

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPS kelas 9 dengan topik "Menjelaskan Faktor Aktivitas Manusia terhadap Potensi Bencana Alam di Lingkungan Sekitar".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPS Kelas 9: Menjelaskan Faktor Aktivitas Manusia terhadap Potensi Bencana Alam di Lingkungan Sekitar

IPS - Kelas 9

Bab 2 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPS — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Menjelaskan Faktor Aktivitas Manusia terhadap Potensi Bencana Alam di Lingkungan Sekitar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPS
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMenjelaskan Faktor Aktivitas Manusia terhadap Potensi Bencana Alam di Lingkungan Sekitar
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan faktor aktivitas manusia terhadap potensi bencana alam

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap teks dan instruksi pada kegiatan LKPD ini secara saksama.
  • Bekerjasamalah secara aktif dalam kelompok pada saat kegiatan diskusi kelompok berlangsung.
  • Gunakan pemahaman konsep keterkaitan antara tindakan manusia dan dampaknya terhadap lingkungan sekitar untuk menjawab setiap pertanyaan.
  • Tuliskan penjelasan kalian dengan kalimat yang runtut, jelas, dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik pada ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menghubungkan Aktivitas Manusia dengan Potensi Bencana Hidrometeorologi

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa IPS Kelas 9 Bab 2
  • Alat tulis (pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati tabel 3 kolom yang menyajikan bentuk aktivitas manusia dan jenis bencana alam.
  2. Jelaskan keterkaitan logis mengapa aktivitas manusia tersebut dapat memicu timbulnya potensi bencana alam yang disebutkan.
  3. Tuliskan penjelasan tersebut pada kolom ketiga secara ringkas dan berbasis sebab-akibat.

Pertanyaan:

1. Jelaskan mengapa aktivitas penggundulan hutan di daerah hulu dan perbukitan meningkatkan potensi terjadinya bencana tanah longsor saat musim hujan deras!

2. Jelaskan faktor aktivitas manusia membuang sampah padat dan limbah ke aliran sungai serta mendirikan bangunan di sempadan sungai terhadap meningkatnya potensi banjir di kawasan permukiman!

Format tabel 3 kolom: Kolom 1 (Bentuk Aktivitas Manusia), Kolom 2 (Potensi Bencana Alam), Kolom 3 (Penjelasan Keterkaitan Faktor Aktivitas terhadap Bencana). Tuliskan uraian penjelasan 2-3 kalimat pada Kolom 3.

Kegiatan 2: Menjelaskan Hubungan Sebab-Akibat Aktivitas Manusia terhadap Kerusakan Lahan Gambut

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Teks kasus pembukaan lahan gambut
  • Kertas LKPD dan pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks kasus singkat berikut mengenai lahan gambut: 'Di beberapa kawasan di Sumatera dan Kalimantan, lahan gambut sering dikeringkan melalui pembuatan kanal drainase untuk dialihfungsikan menjadi perkebunan kelapa sawit skala besar. Pembukaan lahan juga kerap dilakukan dengan metode tebang-bakar (slash and burn) karena dinilai lebih murah dan cepat. Saat kemarau, gambut yang mengering menjadi sangat mudah terbakar hingga ke lapisan bawah tanah dan sulit dipadamkan.'
  2. Diskusikan dalam kelompok mengenai faktor aktivitas manusia pada kasus tersebut.
  3. Jawablah pertanyaan penjelasan terkait faktor tindakan manusia tersebut terhadap peningkatan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pertanyaan:

1. Berdasarkan teks kasus, jelaskan dua faktor aktivitas manusia yang secara langsung meningkatkan potensi terjadinya kebakaran pada lahan gambut!

2. Jelaskan mengapa perubahan sifat alami lahan gambut akibat aktivitas drainase manusia membuat bencana kebakaran di wilayah tersebut menjadi jauh lebih parah dan sulit dikendalikan dibandingkan lahan tanah mineral biasa!

Tuliskan hasil diskusi kelompok dalam lembar isian uraian berbutir (butir a untuk pertanyaan nomor 1, dan butir b untuk pertanyaan nomor 2) dengan minimal 3-4 kalimat penjelasan runtut per butir.

Kegiatan 3: Menjelaskan Faktor Aktivitas Manusia terhadap Potensi Bencana di Lingkungan Sekitar

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan
  • Lembar LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu fenomena aktivitas manusia yang lazim ditemui di lingkungan kabupaten/kota tempat tinggalmu (misalnya: penutupan permukaan tanah dengan aspal/beton tanpa resapan, penambangan pasir/batu liar di bantaran/tebing sungai, atau pembakaran sampah daun/ranting di lahan kosong pekarangan).
  2. Identifikasi potensi bencana alam yang dapat timbul dari aktivitas tersebut.
  3. Tuliskan penjelasan menyeluruh yang menguraikan bagaimana aktivitas manusia tersebut secara nyata mengubah kondisi fisik lingkungan hingga memperbesar kerentanan menjadi bencana alam.

Pertanyaan:

1. Sebutkan satu aktivitas manusia di lingkungan sekitar daerahmu dan jelaskan bagaimana aktivitas tersebut memicu potensi bencana alam tertentu di kawasan tersebut!

Tuliskan dalam bentuk bagan alur sebab-akibat atau paragraf eksplanasi 1 alinea (5-6 kalimat) yang memuat: Aktivitas Manusia -> Perubahan Lingkungan Fisik -> Potensi Bencana yang Dihasilkan.

REFLEKSI

1. Setelah mempelajari kegiatan ini, apa kesadaran baru yang kamu dapatkan mengenai hubungan antara kebiasaan hidup sehari-hari manusia dengan potensi ancaman bencana di sekitar kita?

2. Aktivitas manusia mana yang menurutmu paling mendesak untuk dihentikan di sekitarmu agar potensi bencana alam tidak semakin memburuk? Jelaskan alasanmu.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.