LKPDPertemuan 9Bab 1Fase DSemester 1

LKPD IPS Kelas 9: Pelestarian Budaya dan Pewarisan Kearifan Lokal di Era Modern

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPS kelas 9 dengan topik "Pelestarian Budaya dan Pewarisan Kearifan Lokal di Era Modern". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPS Kelas 9: Pelestarian Budaya dan Pewarisan Kearifan Lokal di Era Modern

IPS - Kelas 9

Bab 1 - Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPS — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Pelestarian Budaya dan Pewarisan Kearifan Lokal di Era Modern

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPS
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikPelestarian Budaya dan Pewarisan Kearifan Lokal di Era Modern
Alokasi Waktu80 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengevaluasi implementasi pelestarian budaya dan upaya pewarisan kearifan lokal di masyarakat sekitar sebagai respons atas perubahan yang terjadi.
  2. Murid dapat merancang ide kolaborasi untuk melestarikan kearifan lokal di era modernisasi dan globalisasi serta menyusun rencana aksi kampanye sederhana.

PETUNJUK UMUM

  • Kerjakan LKPD ini secara berkelompok (4-5 orang) kecuali ada instruksi khusus untuk individu.
  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Gunakan sumber informasi yang tersedia: buku siswa, internet, hasil wawancara, atau pengalaman langsung di lingkungan sekitarmu.
  • Tuliskan jawaban dengan rapi dan jelas. Diskusikan setiap pertanyaan bersama kelompokmu sebelum menulis jawaban akhir.
  • Ingat: tidak ada jawaban salah dalam proses eksplorasi. Yang penting adalah kedalaman berpikir dan kerjasama tim kalian.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Budaya: Menyelidiki Kondisi Kearifan Lokal di Sekitarmu

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku siswa IPS Kelas IX
  • Alat tulis
  • Smartphone/akses internet (jika tersedia) untuk mencari informasi tambahan
  • Hasil wawancara dengan orang tua atau tokoh masyarakat (jika sudah disiapkan sebelumnya)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bersama kelompokmu, identifikasi minimal 3 kearifan lokal yang ada di daerah tempat tinggalmu (misalnya: tradisi gotong royong, upacara adat, permainan tradisional, pepatah/pantun daerah, teknik pertanian lokal, kuliner tradisional, dll).
  2. Untuk setiap kearifan lokal yang kalian temukan, diskusikan: apakah kearifan lokal tersebut masih dipraktikkan secara aktif, mulai jarang dilakukan, atau hampir punah?
  3. Analisis faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kondisi tersebut (misalnya: pengaruh teknologi, perubahan gaya hidup, urbanisasi, kurangnya regenerasi, dll).
  4. Isikan hasil penyelidikan kalian ke dalam tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan hasil penyelidikan kelompokmu terhadap kearifan lokal di lingkungan sekitar.

Ruang tabel jawaban

2. Dari ketiga kearifan lokal yang kalian identifikasi, mana yang menurut kelompokmu paling terancam punah? Jelaskan alasannya dengan mengaitkan pada proses perubahan sosial yang sedang terjadi.

3. Menurut kelompokmu, apakah upaya pelestarian yang sudah dilakukan masyarakat atau pemerintah daerahmu terhadap kearifan lokal tersebut sudah efektif? Berikan evaluasi dengan menyebutkan bukti konkret yang kalian temukan.

Tabel 4 kolom: (1) Nama Kearifan Lokal, (2) Kondisi Saat Ini (aktif/jarang/hampir punah), (3) Faktor Penyebab Kondisi Tersebut, (4) Dampak jika Kearifan Lokal Ini Hilang. Isi minimal 3 baris. Jawaban uraian nomor 2 dan 3 ditulis dalam paragraf minimal 5 kalimat.

Kegiatan 2: Arsitek Kolaborasi: Merancang Ide Kreatif Pelestarian Kearifan Lokal

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas A4 atau buku gambar untuk peta konsep
  • Spidol warna/pensil warna
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan hasil penyelidikan di Kegiatan 1, pilih SATU kearifan lokal yang kelompokmu anggap paling perlu dilestarikan.
  2. Lakukan brainstorming bersama kelompok: bagaimana cara melestarikan kearifan lokal tersebut dengan pendekatan yang relevan untuk generasi muda di era digital?
  3. Rancang sebuah ide kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak (remaja, sekolah, komunitas, pemerintah desa, atau platform digital).
  4. Tuangkan ide kolaborasi kalian dalam format peta konsep atau diagram sederhana yang menunjukkan: siapa saja yang terlibat, peran masing-masing, dan bentuk kegiatan kolaborasinya.
  5. Tuliskan juga potensi tantangan yang mungkin dihadapi dan solusi yang kalian usulkan.

Pertanyaan:

1. Gambarlah peta konsep ide kolaborasi pelestarian kearifan lokal yang kelompokmu rancang. Letakkan nama kearifan lokal di tengah, lalu hubungkan dengan pihak-pihak yang terlibat beserta peran dan bentuk kegiatannya.

Ruang gambar

2. Jelaskan mengapa ide kolaborasi kalian relevan dan mampu menjawab tantangan modernisasi yang mengancam kearifan lokal tersebut. Gunakan minimal 2 argumen yang logis.

3. Identifikasi 2 tantangan yang mungkin muncul dalam pelaksanaan ide kolaborasi kalian dan tuliskan solusi untuk mengatasinya.

Ruang tabel jawaban

Nomor 1: Gambar peta konsep di kotak yang disediakan (boleh menggunakan warna dan simbol). Nomor 2: Uraian minimal 1 paragraf (5-7 kalimat). Nomor 3: Tabel 2 kolom (Tantangan dan Solusi), isi 2 baris.

Kegiatan 3: Aksi Nyata: Menyusun Rencana Kampanye Pelestarian Kearifan Lokal

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kertas plano atau karton untuk presentasi (opsional)
  • Smartphone untuk riset media kampanye

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan ide kolaborasi yang sudah kalian rancang di Kegiatan 2, sekarang saatnya menyusun rencana aksi kampanye sederhana yang bisa benar-benar kalian laksanakan di sekolah atau lingkungan sekitar.
  2. Tentukan komponen rencana kampanye: tujuan, sasaran audiens, media/bentuk kampanye, alat dan bahan, serta jadwal pelaksanaan.
  3. Bagi peran dan tugas setiap anggota kelompok secara adil.
  4. Diskusikan kriteria keberhasilan: bagaimana kalian tahu kampanye berhasil?
  5. Presentasikan rencana kampanye kalian secara singkat di depan kelas (2-3 menit per kelompok).

Pertanyaan:

1. Lengkapi formulir perencanaan kampanye berikut secara detail dan realistis.

2. Buatlah pembagian tugas anggota kelompok dalam tabel. Pastikan setiap orang memiliki peran yang jelas dan seimbang.

Ruang tabel jawaban

3. Tuliskan 3 indikator keberhasilan kampanye kalian. Bagaimana cara mengukurnya?

Nomor 1: Isi formulir dengan format: (a) Nama Kampanye, (b) Tujuan Kampanye, (c) Sasaran Audiens, (d) Media/Bentuk Kampanye, (e) Alat dan Bahan, (f) Jadwal Pelaksanaan (rincian per minggu). Nomor 2: Tabel 3 kolom (Nama Anggota, Peran/Tugas, Deadline). Nomor 3: Uraian berupa daftar bernomor dengan penjelasan cara mengukur masing-masing indikator.

REFLEKSI

1. Setelah mengerjakan seluruh kegiatan hari ini, perubahan sosial apa yang paling kamu rasakan dampaknya terhadap kearifan lokal di lingkungan tempat tinggalmu? Mengapa?

2. Apa hal baru yang kamu pelajari tentang pentingnya kolaborasi dalam melestarikan budaya? Bagaimana kamu bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari?

3. Jika kamu diberi kesempatan untuk benar-benar melaksanakan kampanye ini, seberapa besar keyakinanmu bahwa kampanye tersebut bisa berdampak? Apa yang perlu diperbaiki dari rencanamu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.