LKPDPertemuan 5Bab 4Fase DSemester 2

LKPD IPS Kelas 8: Menganalisis Keterhubungan Jalur Rempah Nusantara Masa Lampau dengan Perdagangan Antarwilayah Masa Kini

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPS kelas 8 dengan topik "Menganalisis Keterhubungan Jalur Rempah Nusantara Masa Lampau dengan Perdagangan Antarwilayah Masa Kini".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPS Kelas 8: Menganalisis Keterhubungan Jalur Rempah Nusantara Masa Lampau dengan Perdagangan Antarwilayah Masa Kini

IPS - Kelas 8

Bab 4 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPS — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Menganalisis Keterhubungan Jalur Rempah Nusantara Masa Lampau dengan Perdagangan Antarwilayah Masa Kini

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPS
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMenganalisis Keterhubungan Jalur Rempah Nusantara Masa Lampau dengan Perdagangan Antarwilayah Masa Kini
Alokasi Waktu3 JP (3 x 40 menit = 120 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis keterhubungan antara masa lampau dan masa kini terkait jalur rempah nusantara dalam konteks perdagangan antarwilayah

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap pengantar wacana dan instruksi kegiatan secara saksama.
  • Kerjakan tugas secara mandiri pada kegiatan awal, lalu berkolaborasi secara berpasangan/kelompok pada bagian analisis perbandingan.
  • Gunakan format ruang jawaban yang telah disediakan untuk menuliskan hasil analisismu secara terstruktur dan bernalar kritis.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelaah Dinamika Komoditas dan Jalur Perdagangan Masa Lampau

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa IPS Kelas 8 Bab 4
  • Peta Kepulauan Nusantara/Jalur Rempah
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks ringkas mengenai rute maritim Jalur Rempah masa kerajaan Hindu-Buddha, Islam, hingga masa kolonial yang disajikan.
  2. Identifikasi pusat-pusat perdagangan kuno (seperti Malaka, Banten, Sunda Kelapa, Maluku, Makassar) beserta komoditas rempah unggulan yang diperdagangkan.
  3. Lengkapi tabel analisis untuk menelaah bagaimana ketergantungan antarpulau terbangun pada masa lampau.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan sejarah perdagangan masa kerajaan Hindu-Buddha hingga Islam, wilayah manakah yang berperan sebagai produsen utama rempah (pala dan cengkih), dan wilayah mana yang berkembang menjadi pelabuhan transit/penghubung perdagangan antarwilayah?

2. Lengkapilah tabel telaah komoditas dan peran wilayah pada masa lampau berikut:

  • Baris 1: Maluku (Komoditas Utama: ..., Peran Antarwilayah: ...)
  • Baris 2: Jawa/Pesisir Utara (Komoditas Utama: ..., Peran Antarwilayah: ...)
  • Baris 3: Selat Malaka/Sumatra (Komoditas Utama: ..., Peran Antarwilayah: ...)
Ruang tabel jawaban

Tuliskan jawaban nomor 1 dalam 2-3 kalimat lugas. Untuk nomor 2, gunakan tabel 3 kolom: [Wilayah], [Komoditas Utama], [Peran Antarwilayah].

Kegiatan 2: Menganalisis Perbandingan Jalur Rempah Masa Lampau dan Tol Laut / Konektivitas Masa Kini

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Infografis Rute Tol Laut Indonesia
  • Peta Jalur Rempah Nusantara
  • Buku catatan/kertas LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bandingkan peta alur pelayaran Jalur Rempah masa lampau dengan jalur Tol Laut/perdagangan antarpulau masa kini di Indonesia.
  2. Diskusikan bersama teman sebangku mengenai kesamaan rute maritim, perubahan sarana transportasi/logistik, dan pergeseran nilai komoditas.
  3. Jawab pertanyaan analisis untuk menemukan benang merah keterhubungan perdagangan antarwilayah masa lalu dan masa kini.

Pertanyaan:

1. Analisislah kesamaan jalur rute maritim antara Jalur Rempah masa lampau dengan rute Tol Laut/pelayaran logistik nasional masa kini! Mengapa jalur laut yang digunakan secara geografis cenderung tetap sama?

2. Jika pada masa lampau komoditas utama yang mendorong perdagangan antarwilayah adalah rempah mentah bernilai tinggi, analisislah komoditas apa saja yang saat ini mengalir melalui jalur perdagangan antarwilayah di rute yang sama, serta faktor apa yang mendorong pertukaran tersebut!

Tuliskan uraian analisis pada format esai mini terstruktur: Analisis Rute (minimal 1 paragraf) dan Analisis Komoditas & Faktor Pendorong (minimal 1 paragraf).

Kegiatan 3: Menyimpulkan Makna Keberlanjutan Perdagangan Antarwilayah bagi Indonesia

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tarik simpulan menyeluruh dari hasil telaah masa lampau dan analisis masa kini.
  2. Identifikasi aspek apa yang BERUBAH (teknologi kapal, ragam komoditas, sistem pembayaran) dan aspek apa yang BERLANJUT/TETAP (sifat kepulauan yang saling melengkapi, ketergantungan antarpulau, pentingnya jalur maritim).
  3. Tuliskan simpulan keterhubungan sejarah perdagangan antarwilayah dalam bentuk bagan kesimpulan atau narasi analitis ringkas.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan seluruh analisis yang telah kamu lakukan, rumuskan 2 aspek keberlanjutan (hal yang tetap bertahan) dan 2 aspek perubahan dalam perdagangan antarwilayah Indonesia dari masa Jalur Rempah hingga masa kini!

Ruang tabel jawaban

2. Mengapa pemahaman tentang kejayaan Jalur Rempah masa lampau penting untuk menganalisis dan memperkuat sistem perdagangan antarwilayah Indonesia pada masa kini?

Gunakan tabel 2 kolom untuk membandingkan [Aspek Keberlanjutan] dan [Aspek Perubahan] pada nomor 1. Untuk nomor 2, tuliskan paragraf argumen reflektif-analitis (4-6 kalimat).

REFLEKSI

1. Bagian mana dari keterhubungan antara Jalur Rempah masa lalu dan perdagangan antarwilayah masa kini yang paling membuka wawasanmu tentang posisi maritim Indonesia?

2. Setelah menelaah peran rempah dan konektivitas laut, apa arti penting keberadaan perdagangan antarpulau bagi kehidupan sehari-hari di daerah tempat tinggalmu saat ini?

3. Keterampilan bernalar kritis apa yang paling kamu rasakan berkembang saat menganalisis aspek perubahan dan keberlanjutan tadi?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.