LKPD IPS Kelas 8: Perdagangan Antarwilayah dari Masa Kerajaan Hindu-Buddha hingga Islam
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPS kelas 8 dengan topik "Perdagangan Antarwilayah dari Masa Kerajaan Hindu-Buddha hingga Islam". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD IPS Kelas 8: Perdagangan Antarwilayah dari Masa Kerajaan Hindu-Buddha hingga Islam
IPS - Kelas 8
Bab 4 - Pertemuan 5
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPS — Kelas 8 (Fase D) Topik: Perdagangan Antarwilayah dari Masa Kerajaan Hindu-Buddha hingga Islam INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menjelajahi Jejak Perdagangan Masa KerajaanEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan bacaan tentang perdagangan pada masa kerajaan di Nusantara! Ruang tabel jawaban 2. Apa yang dimaksud dengan konsep sejarah berkelanjutan dalam konteks perdagangan antarwilayah? Jelaskan dengan menggunakan contoh dari bacaan! 3. Mengapa letak geografis Indonesia sangat menguntungkan untuk perdagangan antarwilayah sejak masa kerajaan? Sebutkan minimal 3 alasan! Untuk pertanyaan 1: Buatlah tabel dengan 4 kolom (Nama Kerajaan, Komoditas yang Diperdagangkan, Wilayah Tujuan Perdagangan, Jalur Perdagangan) dan minimal 3 baris untuk kerajaan yang berbeda. Untuk pertanyaan 2-3: Tulis jawaban dalam bentuk paragraf atau poin-poin dengan lengkap, minimal 5-7 kalimat per pertanyaan. Kegiatan 2: Menghubungkan Masa Lalu dengan Masa KiniEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah analisis perbandingan antara perdagangan masa kerajaan dengan perdagangan masa kini menggunakan tabel berikut! Ruang tabel jawaban 2. Bagaimana jalur rempah Nusantara pada masa kerajaan berpengaruh terhadap jalur perdagangan Indonesia masa kini? Berikan penjelasan dengan pendekatan kronologi! 3. Menurut kelompokmu, apa dampak positif dari keberlanjutan perdagangan antarwilayah bagi Indonesia saat ini? Sebutkan minimal 3 dampak! Untuk pertanyaan 1: Buatlah tabel dengan kolom 'Aspek Perbandingan', 'Masa Kerajaan', 'Masa Kini', dan 'Persamaan/Perbedaan'. Isi minimal 6 aspek. Untuk pertanyaan 2-3: Tulis jawaban dalam bentuk paragraf dengan penjelasan yang logis dan sistematis, panjang minimal 1 paragraf (7-10 kalimat). Kegiatan 3: Membuat Peta Kronologi PerdaganganEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah peta kronologi perdagangan antarwilayah Indonesia dengan mencantumkan periode waktu, nama kerajaan/era, dan karakteristik perdagangan pada masa tersebut! Ruang gambar 2. Dari peta kronologi yang kamu buat, periode mana yang paling berpengaruh terhadap kondisi perdagangan Indonesia saat ini? Jelaskan alasanmu! 3. Berdasarkan pemahaman sejarah berkelanjutan, bagaimana kamu memprediksi masa depan perdagangan antarwilayah Indonesia 20 tahun ke depan? Untuk pertanyaan 1: Buatlah timeline horizontal atau vertikal di kertas A4/A3 dengan garis waktu yang jelas. Beri label setiap periode dengan tahun, nama era, dan 2-3 poin karakteristik. Tambahkan gambar atau simbol sederhana. Untuk pertanyaan 2-3: Tulis jawaban dalam bentuk esai singkat, minimal 8-10 kalimat dengan argumen yang jelas dan logis. REFLEKSI1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari tentang keberlanjutan perdagangan antarwilayah dari masa kerajaan hingga sekarang? 2. Bagaimana pemahaman tentang sejarah perdagangan ini mengubah cara pandangmu tentang posisi Indonesia dalam perdagangan dunia? 3. Apa yang bisa kamu lakukan sebagai generasi muda untuk melanjutkan kejayaan perdagangan Indonesia di masa depan? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.