LKPDPertemuan 1Bab 4Fase DSemester 2

LKPD IPS Kelas 8: Menjelaskan Konektivitas Antarruang dan Potensi Sumber Daya Alam Wilayah di Indonesia

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPS kelas 8 dengan topik "Menjelaskan Konektivitas Antarruang dan Potensi Sumber Daya Alam Wilayah di Indonesia".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPS Kelas 8: Menjelaskan Konektivitas Antarruang dan Potensi Sumber Daya Alam Wilayah di Indonesia

IPS - Kelas 8

Bab 4 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPS — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Menjelaskan Konektivitas Antarruang dan Potensi Sumber Daya Alam Wilayah di Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPS
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMenjelaskan Konektivitas Antarruang dan Potensi Sumber Daya Alam Wilayah di Indonesia
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan konektivitas antarruang terhadap upaya pemanfaatan potensi sumber daya alam melalui aktivitas perdagangan antarwilayah di Indonesia

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap teks pengantar, peta kasus, dan instruksi kegiatan dengan cermat.
  • Bekerjalah secara mandiri pada kegiatan awal dan berdiskusilah secara tertib dengan kelompok pada kegiatan berikutnya.
  • Fokuskan jawabanmu untuk menjelaskan hubungan antara perbedaan potensi sumber daya alam, keterhubungan antarwilayah (jalur transportasi/distribusi), dan kegiatan perdagangan antardaerah.
  • Tuliskan hasil kerja secara rapi pada ruang jawaban atau format tabel yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menjelaskan Perbedaan Potensi Sumber Daya Alam Antarwilayah

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa IPS Kelas VIII
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks deskripsi singkat mengenai potensi sumber daya alam dua wilayah berikut: Wilayah A (Dataran Tinggi Jawa Barat): Menghasilkan surplus sayuran segar, kentang, dan teh, namun membutuhkan pasokan ikan laut dan garam. Wilayah B (Pesisir Utara Jawa): Menghasilkan surplus ikan laut segar, olahan ikan, dan garam, namun membutuhkan pasokan sayur-mayur segar dari dataran tinggi.
  2. Jelaskan penyebab terjadinya perbedaan potensi sumber daya alam tersebut.
  3. Jelaskan alasan mengapa kondisi perbedaan potensi alam tersebut mendorong terjadinya aktivitas perdagangan antarwilayah.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan teks singkat dua wilayah di atas, jelaskan faktor geografis yang menyebabkan perbedaan potensi sumber daya alam antara Wilayah A dan Wilayah B!

2. Jelaskan bagaimana perbedaan potensi sumber daya alam tersebut memicu timbulnya perdagangan antarwilayah antara Wilayah A dan Wilayah B!

Tuliskan jawaban nomor 1 dan 2 dalam bentuk paragraf uraian singkat (masing-masing 2-4 kalimat) pada kolom/garis bergaris yang disediakan di lembar kerja.

Kegiatan 2: Menjelaskan Alur Konektivitas Antarruang dalam Pemanfaatan Sumber Daya Alam

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Peta rute perhubungan laut antarpulau Indonesia
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati ilustrasi studi kasus komoditas: 'Pengiriman Komoditas Kelapa Sawit dari Riau ke Pabrik Minyak Goreng di Pulau Jawa melalui Jalur Pelayaran Laut'.
  2. Isilah tabel konektivitas antarruang untuk menjelaskan peran sarana konektivitas (pelabuhan, kapal kargo, jalan tol/darat) dalam pemanfaatan potensi alam tersebut.
  3. Jelaskan akibat yang terjadi pada pemanfaatan potensi alam bila konektivitas antarruang antarpulau terhambat.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel penjelasan alur konektivitas antarruang berikut dengan menjelaskan peran masing-masing sarana penghubung:

  1. Wilayah Asal (Perkebunan Sawit Riau)
  2. Sarana Konektivitas (Pelabuhan Dumai & Kapal Kargo Laut)
  3. Wilayah Tujuan & Pemanfaatan (Kawasan Industri Jawa)
Ruang tabel jawaban

2. Jelaskan apa yang terjadi terhadap pemanfaatan potensi sumber daya alam di daerah asal jika konektivitas (seperti jalur pelayaran antarpulau) mengalami gangguan atau keterbatasan armada transportasi!

Isi tabel 3 baris (Unsur Alur, Peran Konektivitas, Penjelasan Manfaat) untuk pertanyaan 1, dan tuliskan uraian 1 paragraf untuk pertanyaan 2.

Kegiatan 3: Menjelaskan Peran Perdagangan Antarwilayah terhadap Pemenuhan Kebutuhan Nasional

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa IPS Kelas VIII
  • Kertas LKPD kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok beranggotakan 3-4 orang.
  2. Diskusikan keterkaitan antara konektivitas ruang, pemanfaatan sumber daya alam lokal, dan keseimbangan pemenuhan kebutuhan di berbagai wilayah Indonesia.
  3. Susunlah penjelasan kelompok secara tertulis berdasarkan pertanyaan yang diajukan.
  4. Selesaikan kegiatan dengan menjawab pertanyaan refleksi secara mandiri.

Pertanyaan:

1. Jelaskan secara menyeluruh bagaimana konektivitas antarruang mendukung upaya pemanfaatan potensi sumber daya alam melalui perdagangan antarwilayah di Indonesia!

Tuliskan hasil diskusi kelompok berupa penjelasan terstruktur (memuat pembuka, hubungan keterkaitan antarkonsep, dan simpulan) sebanyak 1-2 paragraf pada kolom jawaban kelompok yang tersedia.

REFLEKSI

1. Apa hal terpenting yang baru kamu pahami tentang alasan mengapa daerah tempat tinggalmu memerlukan barang atau bahan pangan dari pulau/daerah lain di Indonesia?

2. Menurutmu, mengapa sarana penghubung seperti kapal laut, pelabuhan, dan jalan sangat penting agar hasil alam di seluruh penjuru Indonesia bisa dinikmati bersama oleh seluruh rakyat?

3. Bagian mana dari penjelasan tentang perdagangan antarwilayah yang masih ingin kamu pelajari lebih dalam?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.