LKPD IPS Kelas 8: Peran Koperasi dalam Perubahan dan Keberlanjutan Perekonomian Masyarakat
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPS kelas 8 dengan topik "Peran Koperasi dalam Perubahan dan Keberlanjutan Perekonomian Masyarakat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD IPS Kelas 8: Peran Koperasi dalam Perubahan dan Keberlanjutan Perekonomian Masyarakat
IPS - Kelas 8
Bab 3 - Pertemuan 4
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPS — Kelas 8 (Fase D) Topik: Peran Koperasi dalam Perubahan dan Keberlanjutan Perekonomian Masyarakat INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mengenal Koperasi di SekitarkuEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan nama satu koperasi yang ada di lingkungan sekolahmu atau tempat tinggalmu. Jika tidak ada, tuliskan nama koperasi yang pernah kamu dengar! 2. Lengkapi tabel berikut tentang koperasi yang kamu sebutkan di atas! Ruang tabel jawaban 3. Menurut pendapatmu, apa manfaat keberadaan koperasi tersebut bagi masyarakat di sekitarnya? Untuk nomor 1: tulis pada kolom yang tersedia. Untuk nomor 2: isi tabel dengan 4 kolom (Nama Koperasi, Jenis Usaha, Anggota Utama, Kegiatan Utama). Untuk nomor 3: tulis uraian minimal 3-5 kalimat. Kegiatan 2: Studi Kasus: Pak Budi dan Koperasi ProdusenEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. STUDI KASUS: Pak Budi adalah petani kecil di Desa Sukamaju. Ia menanam sayuran organik berkualitas bagus, tetapi sering kesulitan menjualnya karena harga ditentukan tengkulak dan sangat rendah. Pak Budi juga kesulitan mendapat modal untuk membeli bibit dan pupuk. Tahun lalu, Pak Budi dan 20 petani lain mendirikan Koperasi Produsen Sayur Organik. Mereka mengumpulkan modal bersama, membeli bibit secara kolektif (lebih murah), dan menjual hasil panen langsung ke pasar atau restoran tanpa tengkulak. Hasilnya, pendapatan Pak Budi naik 40% dalam setahun. Anak-anaknya kini bisa sekolah lebih baik, dan ia mulai bisa menabung. Berdasarkan cerita di atas, jelaskan permasalahan ekonomi apa yang dihadapi Pak Budi sebelum bergabung dengan koperasi! 2. Bagaimana koperasi produsen membantu menyelesaikan permasalahan Pak Budi? Sebutkan minimal 3 cara! 3. Mengapa koperasi disebut berperan dalam 'keberlanjutan perekonomian masyarakat'? Analisis berdasarkan studi kasus Pak Budi! Setiap nomor dijawab dalam bentuk uraian, minimal 3-5 kalimat. Gunakan bahasa sendiri dan sertakan alasan yang logis berdasarkan cerita. Kegiatan 3: Merancang Solusi: Koperasi untuk Masalah di LingkungankuEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Identifikasi satu masalah ekonomi di lingkunganmu yang bisa diselesaikan dengan mendirikan koperasi! 2. Rancang koperasi untuk menyelesaikan masalah tersebut! Lengkapi tabel berikut: Ruang tabel jawaban 3. Bagaimana koperasi yang kamu rancang dapat menciptakan perubahan dan keberlanjutan ekonomi di lingkunganmu? Jelaskan! Untuk nomor 1: tulis 2-3 kalimat. Untuk nomor 2: isi tabel dengan 6 kolom (Nama Koperasi, Jenis Koperasi, Anggota, Kegiatan Usaha, Sumber Modal, Manfaat untuk Anggota). Untuk nomor 3: tulis uraian minimal 5 kalimat. REFLEKSI1. Apa hal baru yang kamu pelajari tentang peran koperasi dalam kehidupan masyarakat setelah mengerjakan LKPD ini? 2. Bagaimana menurutmu koperasi bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarmu? Berikan contoh konkret! 3. Apakah kamu tertarik untuk terlibat dalam koperasi (misalnya koperasi sekolah) setelah memahami manfaatnya? Mengapa? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.