LKPDPertemuan 8Bab 1Fase DSemester 1

LKPD IPS Kelas 8: Nilai dan Norma Sosial Masyarakat Indonesia dalam Konteks Lingkungan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPS kelas 8 dengan topik "Nilai dan Norma Sosial Masyarakat Indonesia dalam Konteks Lingkungan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPS Kelas 8: Nilai dan Norma Sosial Masyarakat Indonesia dalam Konteks Lingkungan

IPS - Kelas 8

Bab 1 - Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPS — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Nilai dan Norma Sosial Masyarakat Indonesia dalam Konteks Lingkungan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPS
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikNilai dan Norma Sosial Masyarakat Indonesia dalam Konteks Lingkungan
Alokasi Waktu2 JP (2 × 40 menit)
Tipe AktivitasCampuran (observasi, investigasi, diskusi, dan refleksi)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi berbagai contoh penerapan nilai dan norma sosial dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang berkaitan dengan pengelolaan dan pelestarian lingkungan.
  2. Murid dapat menjelaskan peran nilai dan norma sosial sebagai landasan adaptasi masyarakat Indonesia terhadap perubahan iklim dan tantangan lingkungan.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dengan cermat sebelum mengerjakan!
  • Kerjakan semua kegiatan secara berurutan dan gunakan pengalamanmu sehari-hari sebagai sumber inspirasi.
  • Diskusikan temuanmu dengan teman sebangku atau kelompok kecil untuk memperkaya perspektif.
  • Tulis jawabanmu dengan jelas dan rapi di ruang yang telah disediakan.
  • Jangan ragu bertanya kepada guru jika ada instruksi yang kurang jelas.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Norma Lingkungan: Temukan di Sekitarmu!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan atau kertas untuk mencatat hasil observasi
  • Alat tulis
  • Akses untuk wawancara (guru, petugas sekolah, tokoh masyarakat)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan kamu adalah seorang detektif yang bertugas menemukan norma-norma sosial tentang lingkungan di sekolah dan lingkungan rumahmu.
  2. Amati kegiatan sehari-hari di sekolah (kantin, halaman, kelas, toilet) dan di rumah (lingkungan RT/RW).
  3. Catat 5 contoh norma sosial yang mengatur perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan.
  4. Untuk setiap norma, identifikasi: jenis norma (kesopanan, kesusilaan, agama, atau hukum), tujuan norma tersebut, dan manfaat jika diterapkan.
  5. Jika perlu, wawancarai guru, petugas kebersihan, atau tokoh masyarakat untuk mendapatkan informasi tambahan.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel berikut dengan 5 contoh norma sosial tentang lingkungan yang kamu temukan!

Ruang tabel jawaban

2. Dari kelima norma yang kamu temukan, manakah yang paling sering dilanggar di lingkunganmu? Mengapa menurutmu hal itu terjadi?

3. Bagaimana caramu agar norma-norma tersebut dapat berjalan dengan baik di lingkunganmu?

Tabel dengan 5 baris dan 4 kolom: No., Contoh Norma Sosial, Jenis Norma, Tujuan, Manfaat. Untuk pertanyaan uraian, sediakan 5-7 baris kosong.

Kegiatan 2: Norma Sosial: Benteng Adaptasi Perubahan Iklim

Estimasi: 30 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah informasi singkat berikut tentang perubahan iklim dan dampaknya: suhu bumi meningkat, cuaca ekstrem (banjir, kekeringan), pencairan es di kutub, dan kenaikan permukaan air laut.
  2. Pikirkan: bagaimana masyarakat Indonesia beradaptasi dengan perubahan iklim tersebut?
  3. Identifikasi peran nilai dan norma sosial yang membantu masyarakat beradaptasi dengan tantangan lingkungan.
  4. Gunakan pengalaman atau berita yang pernah kamu dengar sebagai contoh konkret.

Pertanyaan:

1. Jelaskan 3 contoh nilai atau norma sosial yang membantu masyarakat Indonesia beradaptasi dengan perubahan iklim dan tantangan lingkungan!

2. Mengapa nilai dan norma sosial penting sebagai landasan adaptasi masyarakat terhadap perubahan iklim? Jelaskan pendapatmu!

3. Berikan contoh satu aturan hukum (peraturan pemerintah/daerah) yang mendukung adaptasi perubahan iklim di Indonesia!

Untuk setiap pertanyaan uraian, sediakan 7-10 baris kosong. Untuk isian, sediakan 2-3 baris.

Kegiatan 3: Aksi Nyata: Rancang Kampanye Norma Hijau!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas karton atau kertas A3 untuk sketsa poster
  • Spidol warna atau alat menggambar
  • Alat tulis
  • Kreativitas kelompok!

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya kamu menjadi agen perubahan! Bersama kelompokmu (3-4 orang), rancanglah sebuah kampanye sederhana untuk mempromosikan satu norma sosial yang mendukung pelestarian lingkungan di sekolah.
  2. Pilih satu norma yang menurut kelompokmu paling penting dan perlu ditingkatkan pelaksanaannya.
  3. Rancang kampanye dengan menentukan: (1) Norma yang dipilih, (2) Pesan kampanye (slogan menarik), (3) Media kampanye (poster, video pendek, drama singkat, atau lainnya), (4) Target audiens (kelas berapa atau siapa), (5) Rencana pelaksanaan.
  4. Presentasikan rancangan kampanyemu di depan kelas!

Pertanyaan:

1. Lengkapilah rancangan kampanye kelompokmu dalam tabel berikut!

Ruang tabel jawaban

2. Apa tantangan yang mungkin dihadapi dalam melaksanakan kampanye ini? Bagaimana solusinya?

Tabel dengan 5 baris: Norma yang Dipilih, Pesan Kampanye (Slogan), Media Kampanye, Target Audiens, Rencana Pelaksanaan. Untuk pertanyaan diskusi, sediakan 5-7 baris kosong.

REFLEKSI

1. Setelah mengerjakan LKPD ini, nilai atau norma sosial apa yang paling berkesan bagimu? Mengapa?

2. Bagaimana kamu akan menerapkan nilai dan norma tersebut dalam kehidupan sehari-harimu untuk mendukung pelestarian lingkungan?

3. Apa yang bisa kamu lakukan mulai hari ini sebagai kontribusimu dalam menghadapi perubahan iklim?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.