LKPD IPS Kelas 8: Konektivitas Antarruang di Indonesia dan Dampaknya terhadap Masyarakat
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPS kelas 8 dengan topik "Konektivitas Antarruang di Indonesia dan Dampaknya terhadap Masyarakat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD IPS Kelas 8: Konektivitas Antarruang di Indonesia dan Dampaknya terhadap Masyarakat
IPS - Kelas 8
Bab 1 - Pertemuan 4
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPS — Kelas 8 (Fase D) Topik: Konektivitas Antarruang di Indonesia dan Dampaknya terhadap Masyarakat INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Peta Produk Nusantara: Jejak Barang di SekitarmuEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel pengamatan produk di bawah ini berdasarkan hasil identifikasimu! Ruang tabel jawaban 2. Dari tabel yang kamu buat, daerah manakah yang paling banyak menghasilkan produk berbeda? Apa alasannya menurut kondisi geografisnya? 3. Jelaskan dengan kalimatmu sendiri: apa yang dimaksud dengan konektivitas antarruang? Gunakan contoh dari tabel pengamatanmu! Tabel dengan 4 kolom: (1) Nama Produk, (2) Daerah Asal, (3) Kondisi Geografis Daerah Asal, (4) Jalur Distribusi. Sediakan 5 baris untuk diisi. Untuk pertanyaan 2 dan 3, sediakan ruang uraian minimal 5-7 kalimat. Kegiatan 2: Analisis Kasus: Kehidupan Masyarakat di Berbagai WilayahEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. CERITA 1: Desa Nelayan Tanjung Harapan (Pesisir Sumatra Barat) - Sebagian besar penduduk bekerja sebagai nelayan dan pedagang ikan. Rumah-rumah dibangun dengan panggung untuk mengantisipasi pasang surut air laut. Masyarakat bergotong-royong memperbaiki perahu dan jaring. Hasil tangkapan dijual ke kota terdekat dan sebagian diolah menjadi ikan asin untuk dikirim ke Padang dan Pekanbaru. | CERITA 2: Kampung Kebun Sari (Dataran Tinggi Jawa Barat) - Mayoritas penduduk bertani sayuran dan buah-buahan seperti tomat, kubis, dan stroberi. Udara sejuk dan tanah vulkanik subur mendukung pertanian. Hasil panen dikumpulkan di pasar induk lalu didistribusikan ke Jakarta dan Bandung melalui truk pengangkut. Masyarakat rutin mengadakan acara sedekah bumi sebagai ungkapan syukur. | Bandingkan kedua wilayah tersebut dengan mengisi tabel perbandingan! Ruang tabel jawaban 2. Mengapa mata pencaharian masyarakat di kedua wilayah tersebut berbeda? Jelaskan keterkaitan antara kondisi geografis dengan aktivitas ekonomi masyarakat! 3. Bagaimana konektivitas antarruang membantu kedua wilayah tersebut memenuhi kebutuhan masyarakat? Berikan contoh konkret dari cerita! Tabel perbandingan dengan 7 baris aspek dan 2 kolom wilayah. Untuk pertanyaan 2 dan 3, sediakan ruang uraian minimal 6-8 kalimat per pertanyaan. Kegiatan 3: Proyek Mini: Peta Konektivitas DaerahkuEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Gambar peta konektivitas produk pilihanmu! Sertakan legenda dan keterangan yang jelas. Ruang gambar 2. Apa saja faktor yang membuat produk pilihanmu bisa sampai ke daerah lain? Jelaskan minimal 3 faktor! 3. Bagaimana dampak konektivitas ini terhadap kehidupan masyarakat di daerah penghasil? Sebutkan dampak positif dan negatifnya! Ruang gambar peta ukuran A4 atau setengah kertas plano. Sediakan kotak keterangan dan legenda. Untuk pertanyaan 2 dan 3, sediakan ruang uraian minimal 5-7 kalimat dengan poin-poin terstruktur. REFLEKSI1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari tentang konektivitas antarruang di Indonesia? 2. Bagaimana konektivitas antarruang memengaruhi kehidupanmu sehari-hari? Berikan contoh konkret! 3. Menurutmu, apa yang akan terjadi jika tidak ada konektivitas antarruang di Indonesia? Bayangkan dan jelaskan! |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.