LKPDPertemuan 2Bab 1Fase DSemester 1

LKPD IPS Kelas 8: Menjelaskan Konektivitas Antarruang terhadap Upaya Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Alam Kemaritiman

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPS kelas 8 dengan topik "Menjelaskan Konektivitas Antarruang terhadap Upaya Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Alam Kemaritiman".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPS Kelas 8: Menjelaskan Konektivitas Antarruang terhadap Upaya Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Alam Kemaritiman

IPS - Kelas 8

Bab 1 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPS — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Menjelaskan Konektivitas Antarruang terhadap Upaya Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Alam Kemaritiman

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPS
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMenjelaskan Konektivitas Antarruang terhadap Upaya Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Alam Kemaritiman
Alokasi Waktu3 JP (3 x 40 menit = 120 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan keberagaman kondisi geografis Indonesia dan konektivitas antarruang terhadap upaya pemanfaatan potensi sumber daya alam

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar materi dan instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat.
  • Kerjakan tugas secara mandiri atau berkelompok sesuai arahan guru.
  • Fokuskan penjelasanmu pada hubungan antara kondisi geografis maritim, konektivitas antarruang (jalur laut, pelabuhan, transportasi), dan pemanfaatan potensi sumber daya alam laut.
  • Tuliskan jawaban secara jelas pada ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menjelaskan Hubungan Kondisi Geografis Kepulauan dengan Potensi Sumber Daya Kemaritiman

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa IPS Kelas 8 Bab 1
  • Alat tulis
  • Peta Kepulauan Indonesia

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks pengantar ringkas tentang kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki perairan luas.
  2. Jelaskan keberagaman potensi sumber daya alam kemaritiman (perikanan, terumbu karang, hutan mangrove, dan garam) berdasarkan bentang alam laut Indonesia.
  3. Tuliskan penjelasanmu ke dalam tabel perbandingan yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kondisi geografis Indonesia yang terdiri atas ribuan pulau dan perairan laut yang sangat luas, jelaskan 3 bentuk potensi sumber daya alam kemaritiman serta kondisi wilayah perairan tempat potensi tersebut dapat dijumpai!

Ruang tabel jawaban

2. Jelaskan mengapa perbedaan kondisi geografis antara wilayah pesisir pulau kecil dan wilayah daratan pulau besar menghasilkan potensi sumber daya alam yang berbeda!

Format tabel 3 kolom untuk nomor 1: Kolom 1 (Nama Potensi SDA Kemaritiman), Kolom 2 (Karakteristik Wilayah/Kondisi Geografis), Kolom 3 (Penjelasan Manfaat Potensi). Untuk nomor 2: paragraf penjelasan 4-6 kalimat.

Kegiatan 2: Menjelaskan Peran Konektivitas Antarruang dalam Distribusi dan Pemanfaatan Hasil Laut

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Teks studi kasus konektivitas wilayah Maluku-Jawa
  • Buku catatan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah studi kasus konektivitas antarwilayah: 'Wilayah Maluku dan Kepulauan Aru menghasilkan ikan tangkap melimpah namun membutuhkan pasokan bahan pangan pokok, sedangkan Pulau Jawa memiliki industri pengolahan dan pasar besar namun persediaan ikan segar terbatas'.
  2. Diskusikan bersama kelompok bagaimana jalur transportasi laut dan pelabuhan menjembatani perbedaan potensi tersebut.
  3. Jelaskan peran konektivitas antarruang dalam mendukung pemanfaatan hasil sumber daya alam laut antardaerah.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan studi kasus Maluku dan Pulau Jawa, jelaskan bagaimana konektivitas antarruang (jalur pelayaran laut dan pelabuhan) memungkinkan terjadinya pemanfaatan sumber daya perikanan secara optimal!

2. Jelaskan apa yang terjadi terhadap pemanfaatan potensi sumber daya alam laut di pulau terluar jika konektivitas laut (sarana kapal dan pelabuhan) mengalami kendala atau tidak tersedia!

Tuliskan hasil diskusi nomor 1 dalam bentuk uraian terstruktur (minimal 2 paragraf yang memuat alur: daerah asal - sarana penghubung - daerah tujuan - dampak pemanfaatan). Untuk nomor 2: uraian penjelasan sebab-akibat 3-5 kalimat.

Kegiatan 3: Menjelaskan Upaya Pemanfaatan Sumber Daya Kemaritiman Melalui Konektivitas Berkelanjutan

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Peta rute pelayaran laut antarpulau Indonesia
  • Lembar kerja peserta didik

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati peta jalur perhubungan laut antarpulau di Indonesia.
  2. Jelaskan keterkaitan antara keberagaman letak geografis, ketersediaan jaringan konektivitas laut, dan upaya pemanfaatan potensi maritim secara adil dan merata.
  3. Kerjakan soal reflektif-integratif penutup ini secara mandiri.

Pertanyaan:

1. Jelaskan 3 upaya nyata penguatan konektivitas antarruang yang dapat meningkatkan pemanfaatan potensi sumber daya alam kemaritiman di berbagai daerah di Indonesia!

2. Jelaskan keterkaitan antara semboyan 'Jalesveva Jayamahe' (di laut kita jaya) dengan peran konektivitas antarruang dalam menjaga kelangsungan pemanfaatan sumber daya laut Indonesia!

Nomor 1: format poin berpenjelasan (3 butir: sebutkan upaya dan jelaskan pengaruhnya terhadap pemanfaatan SDA kemaritiman). Nomor 2: uraian penjelasan ringkas 3-4 kalimat.

REFLEKSI

1. Bagian penjelasan mana yang paling membantumu memahami bahwa laut bukan pemisah, melainkan penghubung keberagaman potensi sumber daya di Indonesia?

2. Setelah memahami materi ini, bagaimana caramu menjelaskan pentingnya menjaga kelancaran jalur transportasi laut demi ketersediaan ikan dan hasil laut di meja makan keluargamu sehari-hari?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.