LKPD IPS Kelas 7: Peran Komunitas dalam Pemberdayaan Masyarakat
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPS kelas 7 dengan topik "Peran Komunitas dalam Pemberdayaan Masyarakat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD IPS Kelas 7: Peran Komunitas dalam Pemberdayaan Masyarakat
IPS - Kelas 7
Bab 4 - Pertemuan 5
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPS — Kelas 7 (Fase D) Topik: Peran Komunitas dalam Pemberdayaan Masyarakat INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Ayo Mengenal Komunitas di Sekitar Kita!Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Bacalah studi kasus berikut: 📖 STUDI KASUS — Komunitas Petani Organik Desa Cibodas Berdasarkan studi kasus di atas, tuliskan:
2. Dari studi kasus di atas, identifikasi dan isi tabel berikut untuk menggambarkan peran komunitas 'Tani Lestari'. Buatlah tabel dengan 3 kolom:
Isi minimal 3 baris. Ruang tabel jawaban 3. Menurutmu, mengapa komunitas bisa lebih berhasil menyelesaikan masalah dibandingkan jika setiap orang bekerja sendiri-sendiri? Jelaskan dengan 2–3 kalimat menggunakan bahasamu sendiri. Jawaban nomor 1 ditulis dalam format uraian bernomor (a, b, c). Jawaban nomor 2 dibuat dalam bentuk tabel 3 kolom dengan minimal 3 baris data. Jawaban nomor 3 ditulis dalam paragraf 2–3 kalimat. Kegiatan 2: Detektif Komunitas: Investigasi Komunitas Lokal di SekitarkuEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Bersama pasanganmu, isi tabel investigasi komunitas berikut. Buat tabel dengan 5 kolom:
Isi minimal 2 komunitas yang kamu ketahui dari lingkungan sekitarmu. Ruang tabel jawaban 2. Dari komunitas yang kamu investigasi, pilih SATU komunitas yang menurutmu paling berdampak bagi masyarakat. Jelaskan alasanmu dengan menjawab:
3. Diskusikan bersama pasanganmu: Apakah ada komunitas yang BELUM ADA di lingkunganmu, tetapi menurutmu sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat? Tuliskan:
Nomor 1 dibuat dalam bentuk tabel 5 kolom dengan minimal 2 baris komunitas. Nomor 2 ditulis dalam uraian bernomor (a, b, c), masing-masing minimal 2 kalimat. Nomor 3 ditulis dalam uraian bernomor (a, b, c) — boleh menggunakan poin-poin singkat. Kegiatan 3: Merancang Kampanye Mini: Komunitas Impianku untuk Desa/Kelurahan SejahteraEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Diskusikan bersama kelompokmu dan isi Kanvas Rancangan Komunitas berikut: Buat diagram/skema dengan komponen:
Ruang gambar 2. Setelah merancang komunitasmu, hubungkan rancanganmu dengan materi yang telah dipelajari:
3. Setelah mendengar presentasi kelompok lain, tuliskan:
Nomor 1 dibuat dalam bentuk diagram/peta konsep/poster sederhana yang memuat 6 komponen kanvas komunitas — gunakan ruang kosong yang tersedia, boleh tambahkan gambar/ikon sederhana. Nomor 2 ditulis dalam uraian bernomor (a, b, c), masing-masing minimal 3 kalimat. Nomor 3 ditulis dalam 2 poin singkat (a dan b). REFLEKSI1. Setelah hari ini belajar tentang peran komunitas, komunitas apa di sekitarmu yang menurutmu paling kamu anggap remeh selama ini, padahal sebenarnya sangat penting bagi masyarakat? Mengapa kamu baru menyadarinya sekarang? 2. Jika kamu bisa bergabung dengan SATU komunitas di lingkunganmu hari ini, komunitas apa yang akan kamu pilih dan kontribusi apa yang ingin kamu berikan? Hubungkan jawabanmu dengan materi yang telah kamu pelajari hari ini. 3. Menurutmu, apa yang terjadi pada sebuah masyarakat jika tidak ada komunitas sama sekali? Apakah kesejahteraan ekonomi dan sosial tetap bisa tercapai tanpa komunitas? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.