LKPDPertemuan 4Bab 4Fase DSemester 2

LKPD IPS Kelas 7: Konsep dan Bentuk Aktivitas Pemberdayaan Masyarakat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPS kelas 7 dengan topik "Konsep dan Bentuk Aktivitas Pemberdayaan Masyarakat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPS Kelas 7: Konsep dan Bentuk Aktivitas Pemberdayaan Masyarakat

IPS - Kelas 7

Bab 4 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPS — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Konsep dan Bentuk Aktivitas Pemberdayaan Masyarakat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPS
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikKonsep dan Bentuk Aktivitas Pemberdayaan Masyarakat
Alokasi Waktu80 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menganalisis konsep dan berbagai bentuk aktivitas pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh individu, kelompok, dan lembaga sosial di Indonesia.
  2. Murid dapat membedakan aktivitas pemberdayaan masyarakat di bidang sosial, ekonomi, dan budaya berdasarkan hasil pengamatan contoh nyata.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum memulai.
  • Kerjakan secara individu atau berkelompok sesuai instruksi pada setiap kegiatan.
  • Gunakan pengamatan dan pengalamanmu di lingkungan sekitar untuk menjawab pertanyaan.
  • Diskusikan jawabanmu dengan teman atau guru jika menemui kesulitan.
  • Tuliskan jawaban dengan jelas dan lengkap pada ruang yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Memahami Konsep Pemberdayaan Masyarakat

Estimasi: 20 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar atau ilustrasi aktivitas masyarakat yang ditampilkan guru (atau amati lingkungan sekitarmu).
  2. Bacalah narasi singkat tentang pemberdayaan masyarakat: 'Pemberdayaan masyarakat adalah upaya untuk meningkatkan kemampuan dan kemandirian masyarakat dalam mengatasi masalah dan mengembangkan potensi diri melalui partisipasi aktif.'
  3. Diskusikan dengan teman sebangkumu: Apa yang dimaksud dengan 'memberdayakan'?
  4. Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah berdasarkan pemahamanmu.

Pertanyaan:

1. Menurut pendapatmu, apa yang dimaksud dengan pemberdayaan masyarakat? Jelaskan dengan bahasamu sendiri.

2. Siapa saja yang dapat melakukan pemberdayaan masyarakat? Sebutkan minimal 3 pelaku.

3. Mengapa pemberdayaan masyarakat penting dilakukan? Tuliskan 2 alasan.

Tuliskan jawabanmu dalam bentuk paragraf singkat untuk soal uraian (3-5 kalimat), dan dalam bentuk poin untuk soal isian.

Kegiatan 2: Mengidentifikasi Bentuk-Bentuk Pemberdayaan Masyarakat

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar tabel kosong atau buku tulis
  • Alat tulis (bolpoin, pensil warna untuk memberi tanda)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amatilah 3 contoh kasus pemberdayaan masyarakat yang disajikan dalam tabel di bawah (atau yang ditayangkan guru).
  2. Identifikasi bidang pemberdayaan dari setiap contoh: apakah di bidang sosial, ekonomi, atau budaya?
  3. Lengkapi tabel analisis dengan memberikan penjelasan singkat tentang aktivitas dan manfaatnya.
  4. Diskusikan hasil pengamatanmu dengan kelompok kecil (3-4 orang).

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan pengamatanmu terhadap contoh pemberdayaan masyarakat. Contoh kasus: A) Pelatihan membuat kerajinan anyaman bambu untuk ibu-ibu desa, B) Program Posyandu untuk balita dan ibu hamil, C) Festival budaya lokal untuk melestarikan tarian tradisional.

Ruang tabel jawaban

2. Dari ketiga contoh di atas, manakah yang paling banyak kamu temui di lingkungan sekitarmu? Jelaskan contoh nyata yang pernah kamu lihat atau alami.

3. Apa perbedaan utama antara pemberdayaan di bidang ekonomi dan budaya? Jelaskan dengan memberikan contoh.

Buat tabel dengan 3 kolom (Contoh Kasus, Bidang Pemberdayaan, Penjelasan) untuk soal nomor 1. Untuk soal uraian, tulis jawaban dalam 3-5 kalimat.

Kegiatan 3: Merancang Ide Pemberdayaan Sederhana

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas plano atau kertas HVS untuk presentasi
  • Spidol warna
  • Kertas post-it untuk brainstorming ide

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok kecil (4-5 orang).
  2. Pilih satu masalah atau potensi yang ada di lingkungan sekolah atau rumahmu (contoh: sampah plastik, banyak warga yang belum produktif, kesenian yang mulai hilang).
  3. Rancanglah ide program pemberdayaan sederhana untuk mengatasi masalah atau mengembangkan potensi tersebut.
  4. Presentasikan ide kelompokmu di depan kelas secara singkat (maksimal 3 menit).
  5. Berikan apresiasi terhadap ide kelompok lain dengan memberikan saran atau pertanyaan.

Pertanyaan:

1. Tuliskan nama program pemberdayaan yang kelompokmu rancang.

2. Jelaskan masalah atau potensi apa yang ingin diatasi/dikembangkan melalui program ini.

3. Siapa pelaku pemberdayaan dalam program ini (individu, kelompok, atau lembaga)?

4. Termasuk bidang pemberdayaan apa program ini (sosial, ekonomi, atau budaya)? Jelaskan alasanmu.

5. Bagaimana cara kelompokmu melaksanakan program ini? Tuliskan langkah-langkah utamanya (minimal 3 langkah).

Tulis jawaban secara terstruktur pada lembar kerja kelompok. Untuk soal nomor 5, buat daftar berurutan (numbering).

REFLEKSI

1. Setelah mempelajari materi pemberdayaan masyarakat, apa yang paling menarik atau mengejutkan bagimu?

2. Bagaimana kamu bisa berkontribusi dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat di lingkunganmu, meskipun masih sebagai pelajar?

3. Menurutmu, tantangan apa yang mungkin dihadapi dalam melaksanakan program pemberdayaan masyarakat? Bagaimana cara mengatasinya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.