LKPD IPS Kelas 7: Mengelaborasi Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif dan Disosiatif dalam Dinamika Masyarakat Majemuk
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPS kelas 7 dengan topik "Mengelaborasi Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif dan Disosiatif dalam Dinamika Masyarakat Majemuk".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD IPS Kelas 7: Mengelaborasi Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif dan Disosiatif dalam Dinamika Masyarakat Majemuk
IPS - Kelas 7
Bab 1 Pertemuan 6
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPS — Kelas 7 (Fase D) Topik: Mengelaborasi Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif dan Disosiatif dalam Dinamika Masyarakat Majemuk INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menemukenali Proses Interaksi Sosial dalam KemajemukanEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Peristiwa A: Warga di Kelurahan Harmoni yang terdiri atas berbagai suku dan agama bersama-sama membangun pos ronda dan membersihkan saluran air menjelang musim hujan. Bentuk interaksi sosial apakah yang terjadi, dan bagaimana proses tersebut berlangsung dalam masyarakat majemuk tersebut? 2. Peristiwa B: Dalam pemilihan ketua RT di lingkungan heterogen, tim pendukung antarcalon saling menyebarkan desas-desus kecurigaan dan menunjukkan sikap tidak senang secara tersembunyi karena calon berasal dari kelompok kedaerahan yang berbeda. Bentuk interaksi sosial apakah yang terjadi, dan bagaimana proses tersebut berlangsung? 3. Peristiwa C: Ketika terjadi salah paham antarwarga perihal batas lahan usaha kuliner khas daerah, tokoh masyarakat setempat mengundang kedua pihak untuk duduk bersama bermusyawarah hingga tercapai kesepakatan pembagian area yang adil. Bentuk interaksi sosial apakah yang terjadi, dan bagaimana proses tersebut berlangsung? Tuliskan jawaban dalam bentuk uraian paragraf terstruktur (identifikasi bentuk interaksi diikuti penjelasan proses interaksinya) pada lembar kerja murid. Kegiatan 2: Elaborasi Dampak Proses Interaksi Sosial terhadap Integrasi BangsaEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapilah tabel elaborasi pengaruh proses interaksi sosial terhadap integrasi bangsa pada 3 kondisi kemajemukan:
Ruang tabel jawaban Isilah tabel 4 kolom: Kolom 1 (Peristiwa/Kondisi Kemajemukan), Kolom 2 (Bentuk & Sifat Proses Interaksi), Kolom 3 (Uraian Proses yang Terjadi), Kolom 4 (Pengaruhnya terhadap Integrasi Bangsa). Kegiatan 3: Mengelaborasi Solusi Interaksi untuk Memperkokoh IntegrasiEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan studi kasus di atas, uraikan bagaimana proses interaksi disosiatif tersebut terjadi dan apa bahayanya bagi kerukunan warga majemuk! 2. Rancang dan elaborasikan bentuk interaksi sosial asosiatif (seperti akomodasi atau kerja sama baru) yang paling tepat diterapkan agar hubungan antarwarga kembali terintegrasi secara harmonis! Tuliskan hasil diskusi pada lembar laporan diskusi kelompok (format: Analisis Kerawanan Proses Disosiatif, Rancangan Proses Asosiatif Pengganti, Alasan Mengapa Rancangan Tersebut Mewujudkan Integrasi). REFLEKSI1. Dari proses interaksi sosial yang kamu temui sehari-hari di lingkungan sekolah atau rumah yang beragam, bentuk interaksi mana yang paling sering kamu lakukan untuk menjaga persatuan? 2. Mengapa kita perlu mengubah sikap pertentangan atau prasangka (disosiatif) menjadi kerja sama (asosiatif) saat hidup berdampingan dalam masyarakat majemuk? 3. Apa komitmen nyata yang akan kamu lakukan mulai hari ini agar interaksi belajarmu di kelas mencerminkan semangat integrasi bangsa? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.