LKPDPertemuan 6Bab 1Fase DSemester 1

LKPD IPS Kelas 7: Mengelaborasi Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif dan Disosiatif dalam Dinamika Masyarakat Majemuk

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPS kelas 7 dengan topik "Mengelaborasi Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif dan Disosiatif dalam Dinamika Masyarakat Majemuk".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPS Kelas 7: Mengelaborasi Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif dan Disosiatif dalam Dinamika Masyarakat Majemuk

IPS - Kelas 7

Bab 1 Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPS — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Mengelaborasi Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif dan Disosiatif dalam Dinamika Masyarakat Majemuk

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPS
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMengelaborasi Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif dan Disosiatif dalam Dinamika Masyarakat Majemuk
Alokasi Waktu3 JP (3 x 40 menit = 120 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengelaborasi proses interaksi sosial dalam masyarakat yang majemuk untuk mewujudkan integrasi bangsa

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan studi kasus dengan cermat dan seksama.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan saling menghargai saat berdiskusi bersama teman sekelompok.
  • Tuliskan hasil elaborasi dan pemikiranmu secara jelas pada ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukenali Proses Interaksi Sosial dalam Kemajemukan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa IPS Kelas 7
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati 3 cuplikan peristiwa kehidupan masyarakat majemuk di bawah ini.
  2. Elaborasikan bentuk proses interaksi sosial (asosiatif: kerja sama/akomodasi, atau disosiatif: kompetisi/kontravensi/konflik) yang tampak pada setiap peristiwa.
  3. Uraikan penjelasan secara rinci bagaimana proses interaksi tersebut berlangsung di tengah perbedaan latar belakang masyarakat.

Pertanyaan:

1. Peristiwa A: Warga di Kelurahan Harmoni yang terdiri atas berbagai suku dan agama bersama-sama membangun pos ronda dan membersihkan saluran air menjelang musim hujan. Bentuk interaksi sosial apakah yang terjadi, dan bagaimana proses tersebut berlangsung dalam masyarakat majemuk tersebut?

2. Peristiwa B: Dalam pemilihan ketua RT di lingkungan heterogen, tim pendukung antarcalon saling menyebarkan desas-desus kecurigaan dan menunjukkan sikap tidak senang secara tersembunyi karena calon berasal dari kelompok kedaerahan yang berbeda. Bentuk interaksi sosial apakah yang terjadi, dan bagaimana proses tersebut berlangsung?

3. Peristiwa C: Ketika terjadi salah paham antarwarga perihal batas lahan usaha kuliner khas daerah, tokoh masyarakat setempat mengundang kedua pihak untuk duduk bersama bermusyawarah hingga tercapai kesepakatan pembagian area yang adil. Bentuk interaksi sosial apakah yang terjadi, dan bagaimana proses tersebut berlangsung?

Tuliskan jawaban dalam bentuk uraian paragraf terstruktur (identifikasi bentuk interaksi diikuti penjelasan proses interaksinya) pada lembar kerja murid.

Kegiatan 2: Elaborasi Dampak Proses Interaksi Sosial terhadap Integrasi Bangsa

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas plano/karton
  • Spidol warna
  • Buku catatan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok kerja beranggotakan 4-5 murid.
  2. Diskusikan bagaimana interaksi asosiatif dan disosiatif memengaruhi keutuhan masyarakat majemuk.
  3. Lengkapi tabel elaborasi dampak interaksi sosial terhadap upaya mewujudkan integrasi bangsa berdasarkan aspek yang diminta.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel elaborasi pengaruh proses interaksi sosial terhadap integrasi bangsa pada 3 kondisi kemajemukan:

  1. Gotong royong perbaikan jalan lintas desa beda etnis,
  2. Persaingan usaha antarpedagang pendatang dan warga lokal yang diwarnai prasangka, dan
  3. Mediasi konflik sengketa tradisi lewat musyawarah desa.
Ruang tabel jawaban

Isilah tabel 4 kolom: Kolom 1 (Peristiwa/Kondisi Kemajemukan), Kolom 2 (Bentuk & Sifat Proses Interaksi), Kolom 3 (Uraian Proses yang Terjadi), Kolom 4 (Pengaruhnya terhadap Integrasi Bangsa).

Kegiatan 3: Mengelaborasi Solusi Interaksi untuk Memperkokoh Integrasi

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Diskusi Siswa
  • Papan tulis/ruang presentasi kelas

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah narasi studi kasus kompleks berikut: Di sebuah kompleks perumahan multikultural, pemuda antarblok mulai terkotak-kotak akibat persaingan di turnamen olahraga yang berbuntut saling sindir di media sosial.
  2. Diskusikan langkah elaboratif untuk mentransformasikan interaksi disosiatif tersebut menjadi interaksi asosiatif.
  3. Presentasikan gagasan kelompok di depan kelas secara bergantian, lalu catat kesimpulan bersama.
  4. Selesaikan kegiatan dengan mengisi refleksi individu dan penutupan pembelajaran bersama guru.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan studi kasus di atas, uraikan bagaimana proses interaksi disosiatif tersebut terjadi dan apa bahayanya bagi kerukunan warga majemuk!

2. Rancang dan elaborasikan bentuk interaksi sosial asosiatif (seperti akomodasi atau kerja sama baru) yang paling tepat diterapkan agar hubungan antarwarga kembali terintegrasi secara harmonis!

Tuliskan hasil diskusi pada lembar laporan diskusi kelompok (format: Analisis Kerawanan Proses Disosiatif, Rancangan Proses Asosiatif Pengganti, Alasan Mengapa Rancangan Tersebut Mewujudkan Integrasi).

REFLEKSI

1. Dari proses interaksi sosial yang kamu temui sehari-hari di lingkungan sekolah atau rumah yang beragam, bentuk interaksi mana yang paling sering kamu lakukan untuk menjaga persatuan?

2. Mengapa kita perlu mengubah sikap pertentangan atau prasangka (disosiatif) menjadi kerja sama (asosiatif) saat hidup berdampingan dalam masyarakat majemuk?

3. Apa komitmen nyata yang akan kamu lakukan mulai hari ini agar interaksi belajarmu di kelas mencerminkan semangat integrasi bangsa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.