LKPD IPS Kelas 10: Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi sebagai Unsur Keragaman Budaya Indonesia
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPS kelas 10 dengan topik "Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi sebagai Unsur Keragaman Budaya Indonesia". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD IPS Kelas 10: Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi sebagai Unsur Keragaman Budaya Indonesia
IPS - Kelas 10
Bab 4 - Pertemuan 5
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPS — Kelas 10 (Fase E) Topik: Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi sebagai Unsur Keragaman Budaya Indonesia INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mengenal Peralatan Hidup dan Teknologi Tradisional NusantaraEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut dengan minimal 5 contoh sistem peralatan hidup dan teknologi tradisional dari suku bangsa yang berbeda di Indonesia. Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan tabel yang telah kamu lengkapi, jelaskan mengapa setiap suku bangsa mengembangkan peralatan hidup yang berbeda-beda. Apa faktor utama yang memengaruhi perbedaan tersebut? 3. Menurutmu, mengapa sistem peralatan hidup dan teknologi termasuk salah satu dari 7 unsur kebudayaan universal? Berikan argumentasimu. Tabel 5 kolom: No, Nama Peralatan/Teknologi, Suku Bangsa & Asal Daerah, Fungsi/Kegunaan, Hubungan dengan Kondisi Lingkungan Alam. Untuk pertanyaan uraian, sediakan ruang 8-10 baris per pertanyaan. Kegiatan 2: Investigasi: Peralatan Hidup Tradisional di Lingkungan SekitarkuEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Sebutkan nama peralatan hidup tradisional yang kamu pilih, berasal dari suku bangsa apa, dan di daerah mana peralatan tersebut masih ditemukan. 2. Analisis peralatan hidup tradisional pilihanmu dengan menjawab: (a) Bahan baku apa yang digunakan untuk membuatnya? (b) Bagaimana cara pembuatannya? (c) Apa fungsi utamanya bagi masyarakat? (d) Nilai budaya atau filosofi apa yang terkandung di dalamnya? (e) Apakah peralatan ini masih digunakan saat ini atau sudah tergantikan teknologi modern? 3. Diskusikan dengan teman sebangku: Apa dampak positif dan negatif jika peralatan hidup tradisional sepenuhnya digantikan oleh teknologi modern? Tuliskan minimal 2 dampak positif dan 2 dampak negatif hasil diskusi kalian. Untuk pertanyaan isian, sediakan 3-4 baris. Untuk pertanyaan uraian analisis, sediakan ruang 12-15 baris dengan subjudul (a) sampai (e). Untuk diskusi, sediakan tabel 2 kolom: Dampak Positif dan Dampak Negatif, masing-masing 4 baris. Kegiatan 3: Proyek Mini: Membuat Infografis Peralatan Hidup dan Teknologi Tradisional IndonesiaEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan rancangan infografismu: apa judul yang kamu pilih, peralatan hidup apa saja yang akan ditampilkan, dan pesan utama apa yang ingin kamu sampaikan? 2. Buatlah sketsa kasar (draft) tata letak infografismu pada kotak yang disediakan. Tunjukkan posisi judul, gambar, teks penjelasan, dan pesan reflektif. Ruang gambar 3. Setelah menyelesaikan infografis, tuliskan refleksi singkat: Apa hal baru yang kamu pelajari selama proses pembuatan infografis ini? Kesulitan apa yang kamu hadapi dan bagaimana kamu mengatasinya? Untuk rancangan infografis, sediakan ruang 8-10 baris. Untuk sketsa, sediakan kotak kosong berukuran setengah halaman. Untuk refleksi, sediakan ruang 5-6 baris. REFLEKSI1. Dari seluruh kegiatan hari ini, peralatan hidup tradisional mana yang paling membuatmu kagum? Mengapa? 2. Menurutmu, apa yang bisa kamu lakukan sebagai generasi muda untuk melestarikan teknologi tradisional Indonesia agar tidak punah di era modern? 3. Bagaimana kegiatan hari ini mengubah cara pandangmu terhadap benda-benda tradisional yang mungkin selama ini kamu anggap biasa saja? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.