LKPDPertemuan 12Bab 4Fase ESemester 2

LKPD IPS Kelas 10: Asesmen Sumatif Bab 4: Keragaman Sosial, Budaya, dan Ekonomi Masyarakat Indonesia

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPS kelas 10 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 4: Keragaman Sosial, Budaya, dan Ekonomi Masyarakat Indonesia". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPS Kelas 10: Asesmen Sumatif Bab 4: Keragaman Sosial, Budaya, dan Ekonomi Masyarakat Indonesia

IPS - Kelas 10

Bab 4 - Pertemuan 12

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPS — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 4: Keragaman Sosial, Budaya, dan Ekonomi Masyarakat Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPS
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikAsesmen Sumatif Bab 4: Keragaman Sosial, Budaya, dan Ekonomi Masyarakat Indonesia
Alokasi Waktu90 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang konsep keragaman sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Indonesia melalui asesmen sumatif yang mencakup seluruh materi Bab 4.
  2. Murid mampu menerapkan keterampilan proses IPS — mengamati, bertanya, mengumpulkan informasi, menarik simpulan, dan mengomunikasikan — dalam menjawab soal asesmen sumatif tentang keragaman sosial, budaya, dan ekonomi Indonesia.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan secara mandiri kecuali ada instruksi khusus untuk berdiskusi berpasangan.
  • Gunakan seluruh materi yang telah dipelajari di Bab 4 (stratifikasi sosial, diferensiasi sosial budaya, mobilitas sosial, gejala sosial, kegiatan ekonomi, pasar, lembaga keuangan, dan ekonomi digital) sebagai acuan.
  • Tulis jawaban dengan rapi dan lengkap pada ruang yang disediakan.
  • Manfaatkan waktu sebaik mungkin; perhatikan estimasi waktu tiap kegiatan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Peta Konsep Keragaman Indonesia: Hubungkan Semuanya!

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil, pulpen, penggaris)
  • Pensil warna atau spidol (opsional, untuk membedakan cabang konsep)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati daftar konsep berikut: stratifikasi sosial, diferensiasi sosial, mobilitas sosial, gejala sosial, keragaman budaya, kegiatan ekonomi, pasar, lembaga keuangan bank dan nonbank, ekonomi digital.
  2. Buatlah peta konsep di ruang jawaban yang menghubungkan seluruh konsep tersebut. Gunakan garis penghubung dan kata keterangan (kata hubung) pada setiap garis untuk menjelaskan relasi antar konsep.
  3. Berikan minimal satu contoh nyata dari kehidupan masyarakat Indonesia pada setiap konsep yang kamu tulis.
  4. Setelah selesai, tuliskan satu paragraf singkat (5–7 kalimat) yang menjelaskan bagaimana seluruh konsep tersebut saling berkaitan dalam membentuk keragaman masyarakat Indonesia.

Pertanyaan:

1. Buatlah peta konsep yang menghubungkan seluruh konsep Bab 4 (stratifikasi sosial, diferensiasi sosial, mobilitas sosial, gejala sosial, keragaman budaya, kegiatan ekonomi, pasar, lembaga keuangan, ekonomi digital). Sertakan contoh nyata pada setiap konsep.

Ruang gambar

2. Tuliskan satu paragraf (5–7 kalimat) yang menjelaskan bagaimana seluruh konsep dalam peta konsepmu saling berkaitan dalam membentuk keragaman masyarakat Indonesia.

Gunakan satu halaman penuh. Bagian atas untuk menggambar peta konsep (boleh menggunakan bentuk kotak/lingkaran yang dihubungkan garis berpanah). Bagian bawah untuk menulis paragraf penjelasan.

Kegiatan 2: Studi Kasus: Membedah Keragaman di Sekitar Kita

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar studi kasus (sudah tercetak di LKPD)
  • Catatan/ringkasan materi Bab 4

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah studi kasus berikut dengan saksama.
  2. Studi kasus: 'Desa Harapan Jaya memiliki penduduk dari berbagai suku (Jawa, Sunda, Madura, dan Tionghoa). Sebagian besar mata pencaharian warga adalah petani dan pedagang di pasar tradisional. Beberapa tahun terakhir, anak-anak muda desa mulai berjualan online melalui marketplace. Pak Rahmat, seorang petani yang dulunya buruh tani, kini menjadi ketua kelompok tani setelah mendapat pinjaman modal dari koperasi simpan pinjam. Setiap tahun, warga mengadakan festival budaya bersama yang menampilkan kesenian tiap suku.'
  3. Jawab pertanyaan-pertanyaan analisis di bawah ini berdasarkan studi kasus dan materi Bab 4.
  4. Untuk soal tabel, isilah sesuai kolom yang diminta.

Pertanyaan:

1. Identifikasi bentuk diferensiasi sosial yang terdapat di Desa Harapan Jaya. Jelaskan minimal 3 bentuk beserta contohnya dalam tabel berikut (kolom: No, Bentuk Diferensiasi, Contoh dari Kasus, Penjelasan).

Ruang tabel jawaban

2. Analisis bentuk mobilitas sosial yang dialami Pak Rahmat. Termasuk jenis mobilitas apa? Jelaskan faktor pendorong dan saluran mobilitas yang berperan.

3. Kegiatan anak muda Desa Harapan Jaya berjualan di marketplace merupakan contoh perkembangan ekonomi digital. Buatlah 2 pertanyaan kritis yang bisa diajukan untuk menggali dampak positif dan negatif fenomena ini bagi kehidupan sosial-ekonomi desa.

4. Jelaskan peran koperasi simpan pinjam sebagai lembaga keuangan nonbank dalam mendukung mobilitas sosial dan kegiatan ekonomi masyarakat desa. Bandingkan dengan peran bank secara singkat.

Soal 1: isi tabel 4 kolom (No, Bentuk Diferensiasi, Contoh dari Kasus, Penjelasan) minimal 3 baris. Soal 2: tulis jawaban dalam bentuk paragraf (minimal 5 kalimat). Soal 3: tulis 2 pertanyaan kritis dalam kotak terpisah. Soal 4: tulis jawaban dalam bentuk paragraf (minimal 5 kalimat).

Kegiatan 3: Simpulan dan Komunikasi: Satu Halaman Rangkuman Kritis

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis dan pensil warna (untuk infografis)
  • Hasil kerja Kegiatan 1 dan 2 sebagai bahan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan seluruh proses yang telah kamu kerjakan di Kegiatan 1 dan 2, susunlah rangkuman kritis dalam format infografis sederhana atau esai singkat (pilih salah satu).
  2. Jika memilih infografis: buat di satu halaman dengan judul, poin-poin utama, ilustrasi sederhana, dan simpulan.
  3. Jika memilih esai singkat: tulis 2–3 paragraf yang memuat simpulan tentang hubungan keragaman sosial, budaya, dan ekonomi di Indonesia serta tantangan dan peluangnya.
  4. Di bagian akhir, tuliskan satu rekomendasi tindakan nyata yang bisa dilakukan remaja seusiamu untuk menjaga keharmonisan dalam keragaman masyarakat Indonesia.

Pertanyaan:

1. Susunlah rangkuman kritis (infografis ATAU esai 2–3 paragraf) yang memuat: (a) simpulan tentang keterkaitan keragaman sosial, budaya, dan ekonomi Indonesia, (b) tantangan yang muncul dari keragaman tersebut, (c) peluang positif dari keragaman bagi kemajuan bangsa.

2. Tuliskan satu rekomendasi tindakan nyata yang bisa dilakukan oleh remaja seusiamu untuk menjaga keharmonisan dalam keragaman masyarakat Indonesia. Jelaskan alasanmu.

Sediakan satu halaman penuh. Jika memilih infografis, gambar langsung di halaman tersebut. Jika memilih esai, tulis dengan rapi. Bagian rekomendasi ditulis di kotak terpisah di bawah.

REFLEKSI

1. Dari seluruh materi Bab 4 yang telah diujikan hari ini, konsep mana yang paling sulit kamu pahami dan strategi apa yang akan kamu gunakan untuk memperdalam pemahamanmu?

2. Bagaimana keragaman sosial, budaya, dan ekonomi yang kamu pelajari di Bab 4 tercermin dalam kehidupan sehari-harimu di lingkungan rumah atau sekolah? Berikan satu contoh konkret.

3. Setelah mengerjakan asesmen ini, apa satu hal baru yang kamu sadari tentang pentingnya menjaga keharmonisan dalam masyarakat yang beragam?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.