LKPDPertemuan 3Bab 1Fase ESemester 1

LKPD IPS Kelas 10: Pendekatan Interdisipliner dan Multidisipliner dalam Mengkaji Fenomena Sosial

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPS kelas 10 dengan topik "Pendekatan Interdisipliner dan Multidisipliner dalam Mengkaji Fenomena Sosial". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPS Kelas 10: Pendekatan Interdisipliner dan Multidisipliner dalam Mengkaji Fenomena Sosial

IPS - Kelas 10

Bab 1 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPS — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Pendekatan Interdisipliner dan Multidisipliner dalam Mengkaji Fenomena Sosial

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPS
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikPendekatan Interdisipliner dan Multidisipliner dalam Mengkaji Fenomena Sosial
Alokasi Waktu90 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan perbedaan pendekatan multidisipliner dan interdisipliner dalam mengkaji fenomena sosial, budaya, dan ekonomi di masyarakat.
  2. Murid dapat menganalisis satu fenomena sosial di lingkungan sekitar menggunakan minimal dua perspektif keilmuan IPS secara kolaboratif.

PETUNJUK UMUM

  • Kerjakan LKPD ini secara individu untuk Kegiatan 1 dan secara berkelompok (3-4 orang) untuk Kegiatan 2 dan 3.
  • Baca setiap petunjuk dengan cermat sebelum mengerjakan.
  • Gunakan buku teks IPS Kelas X Bab I sebagai referensi utama, serta sumber lain yang relevan.
  • Tulis jawaban dengan rapi dan gunakan bahasa Indonesia yang baik.
  • Diskusikan jawaban kelompokmu dengan penuh keterbukaan dan saling menghargai pendapat.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenali Dua Kacamata IPS: Multidisipliner vs Interdisipliner

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks IPS Kelas X Bab I
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca penjelasan singkat berikut: Dalam IPS, kita bisa mengkaji satu fenomena dengan DUA pendekatan berbeda. Pendekatan multidisipliner mengkaji fenomena dari beberapa disiplin ilmu secara terpisah (masing-masing berdiri sendiri). Pendekatan interdisipliner memadukan konsep dan metode dari beberapa disiplin ilmu menjadi satu analisis yang terintegrasi.
  2. Perhatikan ilustrasi berikut: Fenomena 'kemacetan lalu lintas di kota besar'. Secara multidisipliner: ahli geografi mengkaji tata ruang, ahli ekonomi mengkaji biaya transportasi, ahli sosiologi mengkaji perilaku masyarakat — masing-masing terpisah. Secara interdisipliner: tim mengintegrasikan perspektif geografi, ekonomi, dan sosiologi menjadi satu analisis utuh yang saling terkait.
  3. Berdasarkan pemahamanmu, lengkapi tabel perbandingan di bawah ini.
  4. Setelah mengisi tabel, jawab pertanyaan uraian yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel perbandingan berikut dengan tepat!

AspekPendekatan MultidisiplinerPendekatan Interdisipliner
Definisi......
Hubungan antardisiplin ilmu......
Hasil analisis......
Contoh penerapan dalam IPS......

2. Menurutmu, mengapa pendekatan interdisipliner dianggap lebih mampu memberikan pemahaman holistik terhadap suatu fenomena sosial dibandingkan pendekatan multidisipliner? Jelaskan dengan alasanmu sendiri minimal 3 kalimat.

Isi tabel pada kolom yang tersedia (4 baris x 2 kolom jawaban). Untuk pertanyaan uraian, tulis jawaban minimal 3 kalimat di ruang yang disediakan.

Kegiatan 2: Detektif Sosial: Membedah Fenomena dengan Dua Kacamata

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks IPS Kelas X Bab I
  • Alat tulis
  • Kertas plano atau kertas A3 (opsional untuk presentasi)
  • Gawai untuk mencari referensi tambahan (jika diizinkan guru)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok 3-4 orang.
  2. Pilih SATU fenomena sosial yang terjadi di lingkungan sekitarmu (sekolah, kampung, kota). Contoh: pedagang kaki lima di depan sekolah, banjir tahunan di lingkungan, perubahan gaya hidup remaja akibat media sosial, atau fenomena lain yang kalian amati.
  3. Diskusikan fenomena tersebut menggunakan pendekatan MULTIDISIPLINER terlebih dahulu: analisis dari perspektif sosiologi, ekonomi, geografi, ATAU sejarah secara terpisah (pilih minimal 2 perspektif).
  4. Kemudian, analisis fenomena yang SAMA menggunakan pendekatan INTERDISIPLINER: padukan minimal 2 perspektif keilmuan menjadi satu analisis terpadu.
  5. Tuliskan hasil diskusi kalian pada format yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Tuliskan fenomena sosial yang dipilih kelompokmu dan jelaskan alasan pemilihannya (mengapa fenomena ini menarik dan relevan untuk dikaji).

2. Analisis fenomena tersebut secara MULTIDISIPLINER. Isi tabel berikut:

Perspektif KeilmuanAnalisis Terpisah
Perspektif 1: ... (tuliskan nama disiplin)...
Perspektif 2: ... (tuliskan nama disiplin)...

3. Sekarang analisis fenomena yang SAMA secara INTERDISIPLINER. Padukan minimal dua perspektif keilmuan menjadi SATU paragraf analisis terpadu (minimal 5 kalimat). Tunjukkan bagaimana konsep dari berbagai disiplin saling terhubung.

4. Apa perbedaan yang kalian rasakan saat menganalisis dengan pendekatan multidisipliner dibandingkan interdisipliner? Mana yang lebih menantang dan mengapa?

Pertanyaan 1: tulis dalam bentuk paragraf (3-5 kalimat). Pertanyaan 2: isi tabel 2 baris. Pertanyaan 3: tulis satu paragraf terpadu minimal 5 kalimat. Pertanyaan 4: tulis 3-4 kalimat reflektif.

Kegiatan 3: Peta Konsep Kolaboratif: Visualisasikan Pemahamanmu!

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas A3 atau kertas HVS
  • Spidol warna-warni
  • Pensil dan penghapus
  • Penggaris (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Masih dalam kelompok yang sama, buat sebuah PETA KONSEP yang menggambarkan hubungan antara pendekatan multidisipliner dan interdisipliner.
  2. Peta konsep harus memuat: (a) definisi kedua pendekatan, (b) perbedaan utama, (c) persamaan, (d) contoh penerapan pada fenomena yang sudah kalian analisis di Kegiatan 2, dan (e) kelebihan masing-masing pendekatan.
  3. Gunakan simbol, warna, atau gambar sederhana agar peta konsep menarik dan mudah dipahami.
  4. Siapkan penjelasan singkat (2-3 menit) untuk dipresentasikan di depan kelas.
  5. Setelah presentasi, tuliskan satu insight baru yang kalian dapat dari kelompok lain.

Pertanyaan:

1. Gambarkan peta konsep kelompokmu di ruang yang tersedia. Pastikan memuat 5 komponen wajib: definisi kedua pendekatan, perbedaan, persamaan, contoh penerapan, dan kelebihan masing-masing.

Ruang gambar

2. Setelah melihat presentasi kelompok lain, tuliskan SATU insight atau pengetahuan baru yang kamu dapatkan dan belum terpikirkan oleh kelompokmu.

Pertanyaan 1: gunakan satu halaman penuh untuk menggambar peta konsep (boleh landscape). Pertanyaan 2: tulis 2-3 kalimat di kotak yang disediakan.

REFLEKSI

1. Sebelum mempelajari materi ini, apa yang kamu bayangkan tentang cara mengkaji fenomena sosial? Apakah pemahamanmu berubah setelah mengerjakan LKPD ini? Jelaskan.

2. Dalam kehidupan sehari-hari, kapan menurutmu pendekatan interdisipliner lebih berguna daripada multidisipliner? Berikan satu contoh nyata dari pengalamanmu.

3. Keterampilan apa yang paling berkembang dalam dirimu setelah berdiskusi dan berkolaborasi dengan teman sekelompok hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.