LKPDPertemuan 8Bab 6Fase CSemester 2

LKPD IPAS Kelas 6: Melakukan Langkah Operasional Penyelidikan Fenomena Tata Surya Berbasis Pengukuran Sederhana

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPAS kelas 6 dengan topik "Melakukan Langkah Operasional Penyelidikan Fenomena Tata Surya Berbasis Pengukuran Sederhana".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPAS Kelas 6: Melakukan Langkah Operasional Penyelidikan Fenomena Tata Surya Berbasis Pengukuran Sederhana

IPAS - Kelas 6

Bab 6 Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPAS — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Melakukan Langkah Operasional Penyelidikan Fenomena Tata Surya Berbasis Pengukuran Sederhana

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMelakukan Langkah Operasional Penyelidikan Fenomena Tata Surya Berbasis Pengukuran Sederhana
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merencanakan dan melakukan langkah-langkah operasional penyelidikan menggunakan alat bantu pengukuran sederhana mengenai fenomena sistem tata surya

PETUNJUK UMUM

  • Bekerjalah bersama kelompokmu secara tertib dan teliti.
  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan sebelum menyiapkan alat dan mulai merencanakan serta melakukan pengukuran.
  • Gunakan alat bantu pengukuran sederhana dengan hati-hati dan catat setiap hasil pengukuran pada ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Merancang Langkah Operasional Penyelidikan Gerak Semu Matahari

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas karton/HVS
  • Pensil/batang lidi tegak
  • Penggaris 30 cm atau meteran gulung
  • Jam penunjuk waktu/stopwatch
  • Plastisin (penyangga pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan dalam kelompok mengenai fenomena gerak semu harian Matahari yang dapat diamati dari perubahan panjang bayangan benda.
  2. Tentukan alat bantu pengukuran sederhana yang akan digunakan (misalnya: penggaris/meteran dan busur derajat/jam tangan penunjuk waktu).
  3. Susun langkah-langkah operasional penyelidikan secara berurutan agar pengukuran dapat dilakukan secara konsisten dan akurat.

Pertanyaan:

1. Tuliskan rumusan pertanyaan penyelidikan yang akan dijawab melalui kegiatan pengukuran bayangan tongkat/pensil!

2. Lengkapi rencana alat ukur dan langkah operasional penyelidikan ke dalam rancangan kerja!

Tuliskan jawaban pada format lembar rencana: Bagian A berisi Pertanyaan Penyelidikan (1-2 kalimat), Bagian B berisi Daftar Alat Pengukuran Sederhana (nama alat dan fungsinya), dan Bagian C berisi Langkah Operasional Penyelidikan (poin 1 sampai 4 secara berurutan).

Kegiatan 2: Melakukan Penyelidikan dan Pengukuran Perubahan Bayangan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Rangkaian pensil tegak di atas karton
  • Penggaris/alat ukur panjang
  • Senter (opsional jika mendung)
  • Spidol warna penanda ujung bayangan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Letakkan rangkaian alat yang telah disiapkan di luar ruangan (bawah sinar Matahari) atau gunakan senter dengan sudut berbeda sebagai simulasi model posisi Matahari bila cuaca berawan.
  2. Lakukan pengukuran panjang bayangan pensil/tongkat menggunakan penggaris sesuai langkah operasional yang telah dirancang.
  3. Ukur panjang bayangan pensil pada 3 kondisi posisi sumber cahaya/waktu berbeda, lalu masukkan hasil ukur (dalam sentimeter) ke dalam tabel data pengamatan.

Pertanyaan:

1. Catatlah hasil pengukuran panjang bayangan pada tabel data penyelidikan berikut berdasarkan pengujian yang kelompokmu lakukan!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan data pengukuran, kapan bayangan terukur paling pendek dan kapan terukur paling panjang? Jelaskan kaitannya dengan posisi Matahari!

Isi tabel 3 kolom: Kolom 1 (Kondisi Pengamatan/Waktu), Kolom 2 (Posisi Perkiraan Matahari/Sudut Sinar), Kolom 3 (Panjang Bayangan Terukur dalam cm). Serta sediakan 3 baris uraian di bawah tabel untuk menjawab pertanyaan nomor 2.

Kegiatan 3: Mengevaluasi Ketepatan Langkah Operasional dan Alat Ukur Penyelidikan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar catatan hasil pengukuran Kegiatan 2
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Periksa kembali kesesuaian antara rencana awal dengan pelaksanaan pengukuran yang telah kamu selesaikan.
  2. Diskusikan kendala yang dihadapi saat melakukan pengukuran menggunakan alat bantu sederhana.
  3. Rumuskan saran perbaikan langkah penyelidikan agar data pengukuran fenomena berikutnya menjadi lebih teliti.

Pertanyaan:

1. Apakah alat bantu pengukuran sederhana (penggaris dan penunjuk waktu) yang digunakan sudah memadai untuk membuktikan perubahan posisi semu Matahari? Berikan alasan berdasarkan bukti data pengukuranmu!

2. Tuliskan 2 kendala atau faktor penyebab ketidaktelitian yang ditemui selama mengukur bayangan, serta 2 saran perbaikan langkah operasional penyelidikan ke depan!

Tuliskan hasil diskusi pada 2 kotak terpisah: Kotak Evaluasi Alat Ukur (berisi penilaian dan alasan) dan Kotak Saran Operasional (berisi 2 butir kendala dan 2 butir langkah perbaikan). Termasuk waktu untuk mengisi lembar refleksi dan penutup pembelajaran.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari langkah merencanakan dan melakukan pengukuran penyelidikan tata surya hari ini yang paling menantang bagi kelompokmu?

2. Bagaimana penggunaan alat ukur sederhana seperti penggaris membantumu membuktikan bahwa Matahari tampak bergerak di langit setiap hari?

3. Sikap ilmiah apa (seperti ketelitian, kesabaran, atau kerja sama) yang berhasil kamu terapkan selama penyelidikan berlangsung?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.