LKPD IPAS Kelas 6: Keterbatasan Energi Fosil dan Dampaknya terhadap Lingkungan
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 6 dengan topik "Keterbatasan Energi Fosil dan Dampaknya terhadap Lingkungan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD IPAS Kelas 6: Keterbatasan Energi Fosil dan Dampaknya terhadap Lingkungan
IPAS - Kelas 6
Bab 5 - Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPAS — Kelas 6 (Fase C) Topik: Keterbatasan Energi Fosil dan Dampaknya terhadap Lingkungan INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mengenal Energi Fosil di Sekitar KitaEstimasi: 20 menit Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan minimal 5 benda atau kendaraan di sekitarmu yang menggunakan energi fosil. Lengkapi tabel berikut:
2. Dari pengamatanmu, benda atau kendaraan manakah yang paling sering kamu gunakan atau lihat setiap hari? Mengapa benda/kendaraan tersebut sangat penting dalam kehidupan sehari-hari? 3. Menurutmu, apa yang akan terjadi jika suatu hari energi fosil seperti bensin, solar, atau gas habis? Tuliskan minimal 3 dampak yang mungkin terjadi! Isi tabel dengan rapi di kolom yang tersedia. Untuk pertanyaan uraian, tuliskan jawabanmu minimal 3-5 kalimat lengkap dengan penjelasan yang jelas. Kegiatan 2: Investigasi Penggunaan Energi Fosil di LingkungankuEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi lembar investigasi berikut berdasarkan pengamatanmu: **LEMBAR INVESTIGASI ENERGI FOSIL** Lokasi pengamatan: ☐ Rumah ☐ Sekolah ☐ Lingkungan sekitar
| **Total penggunaan energi fosil dalam 1 hari: _______ kali** 2. Berdasarkan investigasimu, tuliskan 3 kesimpulan tentang penggunaan energi fosil di lingkunganmu: 3. Diskusikan dengan kelompokmu: Apa persamaan dan perbedaan penggunaan energi fosil di rumah kalian masing-masing? Tuliskan hasil diskusi! Isi tabel investigasi dengan data pengamatanmu yang sebenarnya. Untuk kesimpulan, tuliskan dalam bentuk poin-poin yang jelas. Hasil diskusi ditulis berdasarkan pendapat bersama kelompok. Kegiatan 3: Keterbatasan dan Dampak Energi FosilEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Jelaskan dengan kalimatmu sendiri: Mengapa energi fosil disebut sebagai sumber energi yang TIDAK TERBARUKAN? 2. Berdasarkan buku siswa halaman 122, tuliskan 2 kelemahan utama energi fosil:
Contoh dampaknya dalam kehidupan: _______________________________
Contoh dampaknya dalam kehidupan: _______________________________ 3. Pernahkah kamu melihat atau merasakan dampak negatif dari penggunaan energi fosil di lingkunganmu? Ceritakan pengalamanmu! (Contoh: asap kendaraan, polusi udara, dll) 4. TUGAS KREATIF: Buatlah poster mini atau gambar ilustrasi sederhana yang menunjukkan:
Berikan judul menarik untuk postermu! Ruang gambar Untuk soal uraian, tuliskan jawabanmu minimal 4-5 kalimat. Untuk poster mini, gunakan kertas kosong atau bagian belakang LKPD ini. Buat gambar yang sederhana tapi bermakna, tidak perlu bagus, yang penting idenya jelas. Beri warna jika ada waktu. REFLEKSI1. Apa hal paling mengejutkan yang kamu temukan dari kegiatan investigasi hari ini tentang penggunaan energi fosil? 2. Setelah belajar tentang keterbatasan dan dampak energi fosil, hal apa yang ingin kamu lakukan untuk membantu menghemat energi di rumah atau sekolah? 3. Menurutmu, apakah kita harus berhenti menggunakan energi fosil sama sekali? Mengapa? Apa tantangannya? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.