LKPDPertemuan 9Bab 4Fase CSemester 2

LKPD IPAS Kelas 6: Mengomunikasikan Hasil Penyelidikan Kearifan Lokal melalui Produk Kreatif

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 6 dengan topik "Mengomunikasikan Hasil Penyelidikan Kearifan Lokal melalui Produk Kreatif". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPAS Kelas 6: Mengomunikasikan Hasil Penyelidikan Kearifan Lokal melalui Produk Kreatif

IPAS - Kelas 6

Bab 4 - Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPAS — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Mengomunikasikan Hasil Penyelidikan Kearifan Lokal melalui Produk Kreatif

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMengomunikasikan Hasil Penyelidikan Kearifan Lokal melalui Produk Kreatif
Alokasi Waktu2 jam pelajaran (70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengomunikasikan hasil penyelidikan tentang kearifan lokal daerah setempat secara utuh melalui produk kreatif seperti buku kecil atau cerita bergambar. (elemen: Keterampilan Proses — Mengomunikasikan Hasil)
  2. Murid dapat mendukung hasil komunikasinya dengan argumen berdasarkan bukti nilai kearifan lokal yang telah ditemukan dalam penyelidikan. (elemen: Keterampilan Proses — Mengomunikasikan Hasil)

PETUNJUK UMUM

  • 1. Bacalah petunjuk setiap kegiatan dengan saksama sebelum mengerjakan.
  • 2. Gunakan hasil penyelidikan kearifan lokal dari pertemuan sebelumnya sebagai bahan utama.
  • 3. Bekerjalah dengan semangat gotong royong dan jangan ragu untuk bertanya kepada guru.
  • 4. Setiap kegiatan akan dinilai berdasarkan kelengkapan, kreativitas, dan kekuatan argumenmu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Merancang Produk Kreatif Kearifan Lokalku

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan penyelidikan
  • Alat tulis (pensil, penghapus, spidol warna)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Buka kembali catatan penyelidikan kearifan lokal daerahmu (nilai, contoh, bukti, dan aksi pelestarian).
  2. 2. Pilihlah satu atau dua kearifan lokal yang paling menarik dan kamu kuasai.
  3. 3. Tentukan format produk kreatifmu: buku kecil (mini book) atau cerita bergambar.
  4. 4. Buatlah kerangka isi produk sesuai panduan di bawah ini.

Pertanyaan:

1. Kearifan lokal apa yang akan kamu angkat dalam produk kreatifmu? Sebutkan nama dan daerah asalnya.

2. Apa saja bukti nyata yang kamu temukan bahwa kearifan lokal ini masih atau pernah dilakukan? Tuliskan minimal dua bukti.

3. Buatlah sketsa halaman depan (cover) dan isi produkmu. Tuliskan urutan cerita yang akan kamu buat di setiap halaman (misal: Halaman 1: pengertian kearifan lokal, Halaman 2: contoh, dst.).

Ruang gambar

Tanyakan jawaban pada kolom isian di bawah setiap nomor. Untuk nomor 3, gunakan kotak gambar atau halaman kosong untuk sketsa.

Kegiatan 2: Membuat Buku Mini atau Cerita Bergambar

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS atau kertas lipat (2-3 lembar)
  • Alat tulis warna (krayon, pensil warna, spidol)
  • Gunting dan lem (opsional)
  • Stapler (untuk menjilid buku mini)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Ambil selembar kertas HVS atau kertas lipat. Lipat menjadi buku kecil (4 halaman) jika membuat mini book.
  2. 2. Mulailah menulis dan menggambar sesuai kerangka yang sudah kamu buat di Kegiatan 1.
  3. 3. Pastikan setiap halaman memuat informasi lengkap: kearifan lokal, contoh nyata, nilai, dan aksi pelestarian.
  4. 4. Hias produkmu dengan gambar, warna, atau hiasan sederhana agar menarik.

Pertanyaan:

1. Tuliskan isi halaman pertama produkmu (misalnya tentang asal-usul atau makna kearifan lokal tersebut). Tulis dalam bentuk paragraf singkat (3-5 kalimat).

2. Gambarkan ilustrasi yang sesuai untuk halaman tersebut. Beri keterangan singkat pada gambar.

Ruang gambar

Gunakan kertas yang sudah dilipat sebagai buku mini. Tulis dan gambar langsung di setiap halaman. Jika menggunakan lembar terpisah, tempelkan nanti saat penyelesaian produk.

Kegiatan 3: Berbagi dan Membuktikan

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Produk kreatif yang sudah jadi
  • Buku catatan untuk mencatat hasil diskusi
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Carilah satu orang teman sebagai pasangan berbagi.
  2. 2. Tunjukkan produk kreatifmu kepada temanmu dan jelaskan isinya secara singkat (2-3 menit).
  3. 3. Dengarkan juga penjelasan temanmu dan catat hal-hal menarik dari produknya.
  4. 4. Setelah itu, jawab pertanyaan berikut secara tertulis untuk memperkuat argumenmu.

Pertanyaan:

1. Dari semua kearifan lokal yang ada di daerahmu, menurutmu mengapa kearifan lokal yang kamu pilih ini penting untuk dilestarikan? Berikan dua alasan yang didukung bukti dari penyelidikanmu.

2. Apa tantangan terbesar dalam melestarikan kearifan lokal ini menurut hasil penyelidikanmu? Bagaimana solusimu?

3. Setelah mendengarkan presentasi temanmu, apa satu kearifan lokal dari daerahnya yang menurutmu juga bisa diterapkan di daerahmu? Jelaskan.

Tulis jawaban di buku catatan atau lembar jawaban yang disediakan. Untuk pertanyaan diskusi, tulis hasil diskusimu setelah berbicara dengan teman.

REFLEKSI

1. 1. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil membuat produk kreatif tentang kearifan lokal daerahmu? Hal baru apa yang paling berkesan?

2. 2. Menurutmu, apa manfaat dari mengomunikasikan hasil penyelidikan dalam bentuk produk kreatif (buku mini/cerita bergambar) dibandingkan hanya tulisan biasa?

3. 3. Jika kamu harus menyampaikan pesan tentang kearifan lokal kepada teman-teman di sekolah lain, cara apa yang akan kamu pilih dan mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.