LKPDPertemuan 6Bab 4Fase CSemester 2

LKPD IPAS Kelas 6: Menggali Ragam Nilai Kearifan Lokal dalam Kehidupan Sehari-hari

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 6 dengan topik "Menggali Ragam Nilai Kearifan Lokal dalam Kehidupan Sehari-hari". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPAS Kelas 6: Menggali Ragam Nilai Kearifan Lokal dalam Kehidupan Sehari-hari

IPAS - Kelas 6

Bab 4 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPAS — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menggali Ragam Nilai Kearifan Lokal dalam Kehidupan Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenggali Ragam Nilai Kearifan Lokal dalam Kehidupan Sehari-hari
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menggali nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong, kebersamaan, dan keselarasan alam yang terkandung dalam budaya dan tradisi di daerah setempat. (elemen: Pemahaman IPAS)
  2. Murid dapat memberikan contoh nyata penerapan nilai-nilai kearifan lokal dalam perilaku kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitarnya. (elemen: Pemahaman IPAS)

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah LKPD ini dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan dari nomor 1 sampai 3.
  • Diskusikan bersama teman kelompok jika ada kegiatan diskusi.
  • Tanyakan kepada guru apabila ada instruksi yang kurang jelas.
  • Gunakan buku tugas untuk menulis jawaban dan tabel.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menggali Nilai Kearifan Lokal dari Tradisi Daerahku

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tugas
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amatilah tabel contoh tradisi dari berbagai daerah di Indonesia yang disediakan pada pertanyaan nomor 1.
  2. Diskusikan dengan teman sebangkumu: nilai-nilai kearifan lokal apa saja yang terkandung dalam setiap tradisi tersebut?
  3. Tuliskan hasil diskusi langsung pada tabel di buku tugasmu.

Pertanyaan:

1. Amatilah tabel berikut. Isilah kolom 'Nilai Kearifan Lokal yang Terkandung' berdasarkan tata cara pelaksanaan tradisi tersebut.

NoNama TradisiTata Cara SingkatNilai Kearifan Lokal yang Terkandung
1Seren Taun (Jawa Barat)Upacara syukur panen; masyarakat bersama-sama membawa hasil bumi ke balai desa, doa bersama, dan pesta rakyat.[tulis jawabanmu]
2Lompat Batu (Nias)Pemuda melompati batu setinggi 2 meter sebagai simbol keberanian dan kedewasaan, disaksikan masyarakat.[tulis jawabanmu]
3Ngaben (Bali)Upacara kremasi jenazah; seluruh keluarga besar dan masyarakat bergotong royong mempersiapkan dan melaksanakan upacara.[tulis jawabanmu]

Salin tabel di atas ke buku tugas (4 kolom: No, Nama Tradisi, Tata Cara Singkat, Nilai Kearifan Lokal yang Terkandung). Isi kolom keempat dengan hasil diskusimu.

Kegiatan 2: Menyelidiki Penerapan Nilai Kearifan Lokal di Kehidupan Sehari-hari

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tugas
  • Alat tulis
  • Pertanyaan survei (lisan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah mengetahui berbagai nilai kearifan lokal, sekarang saatnya kamu menyelidiki apakah nilai-nilai tersebut sudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah dan rumahmu.
  2. Lakukan survei sederhana: tanyakan kepada 5 orang teman atau anggota keluarga tentang contoh perilaku yang mencerminkan nilai kearifan lokal (gotong royong, kebersamaan, keselarasan alam).
  3. Catat hasil survei dalam tabel pada pertanyaan nomor 1.
  4. Jawab pertanyaan nomor 2 berdasarkan hasil survei.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel berikut dengan hasil surveimu.
Kolom 'Nilai Kearifan Lokal' diisi dengan salah satu nilai (gotong royong/kebersamaan/keselarasan alam), kolom 'Contoh Perilaku Sehari-hari' diisi dengan contoh nyata, dan kolom 'Masih Dilaksanakan?' diisi dengan centang (✓) pada kolom 'Ya' atau 'Tidak'.

| No | Nilai Kearifan Lokal | Contoh Perilaku Sehari-hari | Masih Dilaksanakan? |

YaTidak
12
34
5

2. Berdasarkan hasil survei, manakah nilai kearifan lokal yang paling sering dipraktikkan? Dan manakah yang jarang? Mengapa menurutmu demikian?

Buat tabel di buku tugas dengan 4 kolom (No, Nilai Kearifan Lokal, Contoh Perilaku Sehari-hari, Masih Dilaksanakan? dengan dua subkolom Ya/Tidak). Isi minimal 5 baris dari hasil survei. Jawab pertanyaan nomor 2 dalam bentuk uraian di bawah tabel.

Kegiatan 3: Berdiskusi: Aksi Kita Menjaga Kearifan Lokal

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok kecil bersama 3–4 orang teman.
  2. Diskusikan dua pertanyaan berikut secara mendalam.
  3. Tuliskan hasil diskusi dalam bentuk kesimpulan singkat di selembar kertas.
  4. Siapkan perwakilan kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas.

Pertanyaan:

1. Menurut kelompokmu, mengapa penting bagi kita untuk terus menerapkan nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong, kebersamaan, dan keselarasan alam dalam kehidupan sehari-hari?

2. Apa saja aksi nyata yang dapat kalian lakukan mulai minggu ini untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kearifan lokal di lingkungan sekolah atau rumah? Sebutkan minimal 2 aksi!

Tulis hasil diskusi pada kertas: jawaban untuk pertanyaan 1 (paragraf) dan pertanyaan 2 (daftar aksi). Siapkan untuk presentasi lisan.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari dari kegiatan menggali nilai kearifan lokal hari ini?

2. Setelah mengikuti pembelajaran ini, adakah perubahan cara pandangmu terhadap tradisi dan budaya di daerahmu? Jelaskan!

3. Tuliskan satu tekadmu untuk menerapkan salah satu nilai kearifan lokal dalam minggu ini!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.