LKPD IPAS Kelas 6: Mengolah dan Menyajikan Data Hasil Penyelidikan Kearifan Lokal
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 6 dengan topik "Mengolah dan Menyajikan Data Hasil Penyelidikan Kearifan Lokal". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD IPAS Kelas 6: Mengolah dan Menyajikan Data Hasil Penyelidikan Kearifan Lokal
IPAS - Kelas 6
Bab 4 - Pertemuan 5
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPAS — Kelas 6 (Fase C) Topik: Mengolah dan Menyajikan Data Hasil Penyelidikan Kearifan Lokal INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Merapikan Data: Dari Catatan Lapangan ke Tabel yang RapiEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Sebelum melihat data, tuliskan prediksimu: nilai kearifan lokal apa yang menurutmu paling banyak ditemukan di daerahmu? Mengapa kamu menduga demikian? 2. Lengkapi tabel berikut berdasarkan data hasil penyelidikanmu! (Salin dan isi minimal 5 baris data)
3. Setelah tabel terisi, hitung: berapa jumlah tradisi yang masih dipraktikkan? Berapa yang tidak? Tuliskan hasilnya. Jawaban no. 1: paragraf uraian singkat (3–5 kalimat). Jawaban no. 2: tabel 5 kolom dengan minimal 5 baris data. Jawaban no. 3: kalimat isian dengan angka hasil penghitungan. Kegiatan 2: Cek Prediksi vs. Kenyataan: Apa yang Benar-Benar Terjadi?Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lihat kembali prediksimu di Kegiatan 1. Apakah data penyelidikanmu mendukung prediksi tersebut? Tuliskan perbandingannya dengan mengisi tabel berikut!
2. Buatlah diagram batang sederhana di kotak berikut! Sumbu mendatar (X) berisi nama nilai kearifan lokal, sumbu tegak (Y) berisi jumlah tradisi yang mengandung nilai tersebut. Beri judul pada diagrammu. Ruang gambar 3. Berdasarkan diagram batang yang kamu buat, nilai kearifan lokal apa yang paling banyak ditemukan dalam penyelidikanmu? Apakah hasil ini sesuai dengan prediksimu? Berikan alasanmu berdasarkan bukti dari tabel data! Jawaban no. 1: tabel perbandingan 4 kolom (minimal 3 baris aspek yang dibandingkan). Jawaban no. 2: kotak gambar ukuran minimal 10x8 cm untuk diagram batang. Jawaban no. 3: uraian 4–6 kalimat dengan referensi data konkret. Kegiatan 3: Detektif Budaya: Mencari Pola Hubungan Tradisi dan Nilai Kearifan LokalEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Pilih 2 tradisi lokal dari tabel datamu. Untuk setiap tradisi, gambarlah diagram lingkaran sederhana (mind map mini) yang menunjukkan tradisi di tengah dan nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung di sekelilingnya. Gunakan garis penghubung! Ruang gambar 2. Berdasarkan seluruh data penyelidikanmu, jelaskan pola hubungan yang kamu temukan antara tradisi lokal dengan nilai kearifan lokal! Gunakan kalimat: 'Kami menemukan pola bahwa... Bukti dari data kami adalah...' 3. Diskusikan bersama kelompokmu: mengapa menurutmu nilai kearifan lokal dalam tradisi-tradisi ini penting untuk tetap dijaga di era sekarang? Tuliskan minimal 2 alasan dengan contoh nyata dari lingkungan sekitarmu! Jawaban no. 1: dua kotak gambar masing-masing minimal 8x8 cm untuk mind map mini. Jawaban no. 2: paragraf uraian menggunakan kalimat starter yang disediakan (minimal 5 kalimat). Jawaban no. 3: paragraf diskusi kelompok dengan minimal 2 alasan bernomor. REFLEKSI1. Dari seluruh data yang sudah kamu olah hari ini, tradisi atau nilai kearifan lokal mana yang paling membuatmu kagum? Ceritakan mengapa! 2. Apakah prediksimu di awal sesuai dengan data yang kamu temukan? Apa yang membuatmu terkejut atau hal baru apa yang kamu pelajari dari proses membandingkan prediksi dengan data? 3. Sebagai anak muda, satu hal konkret apa yang bisa kamu lakukan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga nilai kearifan lokal yang kamu temukan tetap hidup di komunitasmu? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.