LKPDPertemuan 11Bab 4Fase CSemester 2

LKPD IPAS Kelas 6: Asesmen Sumatif Bab 4: Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 6 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 4: Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPAS Kelas 6: Asesmen Sumatif Bab 4: Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa

IPAS - Kelas 6

Bab 4 - Pertemuan 11

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPAS — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 4: Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikAsesmen Sumatif Bab 4: Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang keberagaman budaya, tradisi, dan nilai kearifan lokal daerah setempat melalui asesmen sumatif tertulis dan/atau unjuk kerja.
  2. Murid dapat menganalisis keterkaitan antara nilai kearifan lokal dengan upaya menjaga persatuan bangsa dalam konteks kebhinekaan berdasarkan bukti yang telah dikumpulkan sepanjang pembelajaran bab ini.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan secara mandiri dan jujur — ini adalah saatmu menunjukkan semua yang telah kamu pelajari!
  • Gunakan pengetahuan, pengalaman, dan bukti yang telah kamu kumpulkan selama belajar Bab 4.
  • Tulis jawaban dengan kalimatmu sendiri; tidak perlu sama persis dengan buku.
  • Jika ada kata atau instruksi yang kurang dipahami, tanyakan kepada gurumu sebelum mulai.
  • Kelola waktumu dengan baik: perhatikan estimasi waktu di setiap kegiatan.
  • Pastikan namamu, kelas, dan tanggal tertulis di bagian atas LKPD ini.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenal Kearifan Lokal di Sekitarku

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ingat kembali tradisi, budaya, atau kebiasaan masyarakat yang ada di daerahmu yang pernah kamu pelajari atau kamu alami langsung.
  2. Pilih 2 (dua) tradisi atau budaya daerahmu yang menurutmu paling menarik dan masih dipraktikkan hingga sekarang.
  3. Untuk setiap tradisi/budaya yang kamu pilih, lengkapi tabel yang tersedia dengan informasi yang kamu ketahui.
  4. Setelah mengisi tabel, jawab pertanyaan uraian di bawahnya.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan 2 tradisi atau budaya daerahmu yang kamu pilih!

Ruang tabel jawaban

2. Dari dua tradisi yang kamu tulis di tabel, manakah yang menurutmu paling mencerminkan semangat kebersamaan? Jelaskan alasanmu minimal 2 kalimat!

3. Apakah tradisi tersebut masih dipraktikkan di daerahmu saat ini? Berikan 1 contoh nyata yang pernah kamu lihat atau ikuti!

Isi tabel 4 kolom: (1) Nama Tradisi/Budaya, (2) Bentuk Kegiatannya, (3) Siapa Saja yang Terlibat, (4) Nilai Kearifan Lokal yang Terkandung. Setiap baris diisi untuk 1 tradisi/budaya. Jawaban pertanyaan uraian ditulis di bawah tabel dalam 2–4 kalimat.

Kegiatan 2: Menganalisis: Kearifan Lokal dan Persatuan Bangsa

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca dengan cermat kutipan situasi di bawah ini, lalu jawab pertanyaan-pertanyaan yang mengikutinya.
  2. Gunakan bukti dan pengetahuan yang telah kamu kumpulkan selama Bab 4 untuk mendukung jawabanmu.
  3. Pertanyaan ini melatihmu untuk berpikir lebih dalam — tidak ada satu jawaban yang paling benar, yang terpenting adalah alasanmu masuk akal dan didukung oleh fakta.
  4. Kerjakan sendiri terlebih dahulu, baru pada pertanyaan diskusi kamu boleh berbagi pendapat singkat dengan teman semeja.

Pertanyaan:

1. Bacalah situasi berikut:

"Indonesia memiliki lebih dari 300 suku bangsa dengan bahasa, adat, dan tradisi yang berbeda-beda. Namun, setiap daerah memiliki kearifan lokal yang mengajarkan nilai serupa: kebersamaan, saling menghormati, dan menjaga alam."

Menurutmu, mengapa nilai-nilai kearifan lokal yang berbeda-beda itu bisa menjadi 'jembatan' persatuan bagi seluruh rakyat Indonesia? Tuliskan analisamu dalam 3–5 kalimat!

2. Perhatikan pasangan nilai kearifan lokal dan contoh penerapannya berikut. Hubungkan (pasangkan) dengan cara mengisi kolom 'Dampaknya bagi Persatuan' pada tabel!

Nilai Kearifan Lokal yang tersedia: (a) Musyawarah mufakat, (b) Gotong royong, (c) Saling menghormati perbedaan adat

Contoh Penerapan yang tersedia:

  1. Warga dari berbagai suku bersama-sama membangun jembatan desa,
  2. Perwakilan warga berkumpul berdiskusi menentukan aturan kampung,
  3. Masyarakat pendatang ikut menyaksikan upacara adat setempat dengan khidmat.
Ruang tabel jawaban

3. Diskusi Singkat: Bayangkan kearifan lokal di daerahmu mulai ditinggalkan dan tidak lagi dipraktikkan. Apa dampak yang mungkin terjadi terhadap persatuan masyarakat di daerahmu? Diskusikan dengan teman semejamu, lalu tuliskan 2 dampak yang paling penting menurut kelompokmu!

Jawaban uraian ditulis dalam paragraf singkat (3–5 kalimat). Tabel pasangan diisi dengan 3 baris: kolom Nilai Kearifan Lokal | Contoh Penerapan | Dampaknya bagi Persatuan. Jawaban diskusi ditulis dalam 2 poin bernomor.

Kegiatan 3: Unjuk Pemahamanku: Surat untuk Sahabat Pena

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil/pulpen)
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan kamu memiliki seorang sahabat pena yang tinggal di daerah lain di Indonesia dan belum pernah mendengar tentang kearifan lokal di daerahmu.
  2. Tulislah sebuah surat pendek yang menceritakan: (1) satu tradisi atau budaya khas daerahmu, (2) nilai kearifan lokal yang terkandung di dalamnya, dan (3) bagaimana tradisi itu membantu menjaga persatuan di daerahmu.
  3. Surat ditulis minimal 3 paragraf: paragraf pertama perkenalan tradisi, paragraf kedua nilai kearifan lokalnya, paragraf ketiga hubungannya dengan persatuan dan kebhinekaan.
  4. Gunakan bahasa yang sopan, ramah, dan menarik — bayangkan kamu benar-benar sedang berkirim surat dengan teman!
  5. Setelah menulis, baca kembali suratmu dan pastikan sudah memuat ketiga poin di atas.

Pertanyaan:

1. Tulislah suratmu di ruang yang tersedia! Pastikan suratmu memuat:
✅ Nama tradisi/budaya dan penjelasan singkatnya
✅ Nilai kearifan lokal yang terkandung (minimal 2 nilai)
✅ Penjelasan bagaimana tradisi itu mendukung persatuan dan kebhinekaan
✅ Penutup surat yang mengajak sahabat penamu untuk melestarikan budayanya sendiri

2. Setelah menulis surat, berilah tanda centang (✓) pada daftar periksa berikut sebagai bentuk evaluasi dirimu sendiri:
□ Saya menyebut nama tradisi/budaya dengan jelas.
□ Saya menjelaskan minimal 2 nilai kearifan lokal.
□ Saya menjelaskan hubungan tradisi itu dengan persatuan bangsa.
□ Saya menulis dengan kalimat yang runtut dan mudah dipahami.
□ Saya sudah membaca ulang surat saya sebelum dikumpulkan.

Tulis surat di kotak teks bergaris yang tersedia, minimal setengah halaman. Format surat: tempat & tanggal di pojok kanan atas, salam pembuka, isi 3 paragraf, salam penutup, dan nama pengirim. Daftar periksa dicentang di bawah surat.

REFLEKSI

1. Dari semua yang kamu pelajari di Bab 4, nilai kearifan lokal mana yang paling berkesan bagimu dan ingin kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari? Mengapa?

2. Apakah ada tradisi atau budaya di daerahmu yang belum kamu ketahui sebelum belajar bab ini? Apa yang membuatmu ingin tahu lebih dalam tentangnya?

3. Setelah memahami makna kearifan lokal dan kebhinekaan, satu hal konkret apa yang bisa kamu lakukan mulai hari ini untuk ikut menjaga persatuan di lingkunganmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.