LKPD IPAS Kelas 6: Asesmen Sumatif Bab 4: Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 6 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 4: Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD IPAS Kelas 6: Asesmen Sumatif Bab 4: Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa
IPAS - Kelas 6
Bab 4 - Pertemuan 11
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPAS — Kelas 6 (Fase C) Topik: Asesmen Sumatif Bab 4: Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mengenal Kearifan Lokal di SekitarkuEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan 2 tradisi atau budaya daerahmu yang kamu pilih! Ruang tabel jawaban 2. Dari dua tradisi yang kamu tulis di tabel, manakah yang menurutmu paling mencerminkan semangat kebersamaan? Jelaskan alasanmu minimal 2 kalimat! 3. Apakah tradisi tersebut masih dipraktikkan di daerahmu saat ini? Berikan 1 contoh nyata yang pernah kamu lihat atau ikuti! Isi tabel 4 kolom: (1) Nama Tradisi/Budaya, (2) Bentuk Kegiatannya, (3) Siapa Saja yang Terlibat, (4) Nilai Kearifan Lokal yang Terkandung. Setiap baris diisi untuk 1 tradisi/budaya. Jawaban pertanyaan uraian ditulis di bawah tabel dalam 2–4 kalimat. Kegiatan 2: Menganalisis: Kearifan Lokal dan Persatuan BangsaEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Bacalah situasi berikut: "Indonesia memiliki lebih dari 300 suku bangsa dengan bahasa, adat, dan tradisi yang berbeda-beda. Namun, setiap daerah memiliki kearifan lokal yang mengajarkan nilai serupa: kebersamaan, saling menghormati, dan menjaga alam." Menurutmu, mengapa nilai-nilai kearifan lokal yang berbeda-beda itu bisa menjadi 'jembatan' persatuan bagi seluruh rakyat Indonesia? Tuliskan analisamu dalam 3–5 kalimat! 2. Perhatikan pasangan nilai kearifan lokal dan contoh penerapannya berikut. Hubungkan (pasangkan) dengan cara mengisi kolom 'Dampaknya bagi Persatuan' pada tabel! Nilai Kearifan Lokal yang tersedia: (a) Musyawarah mufakat, (b) Gotong royong, (c) Saling menghormati perbedaan adat Contoh Penerapan yang tersedia:
Ruang tabel jawaban 3. Diskusi Singkat: Bayangkan kearifan lokal di daerahmu mulai ditinggalkan dan tidak lagi dipraktikkan. Apa dampak yang mungkin terjadi terhadap persatuan masyarakat di daerahmu? Diskusikan dengan teman semejamu, lalu tuliskan 2 dampak yang paling penting menurut kelompokmu! Jawaban uraian ditulis dalam paragraf singkat (3–5 kalimat). Tabel pasangan diisi dengan 3 baris: kolom Nilai Kearifan Lokal | Contoh Penerapan | Dampaknya bagi Persatuan. Jawaban diskusi ditulis dalam 2 poin bernomor. Kegiatan 3: Unjuk Pemahamanku: Surat untuk Sahabat PenaEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tulislah suratmu di ruang yang tersedia! Pastikan suratmu memuat: 2. Setelah menulis surat, berilah tanda centang (✓) pada daftar periksa berikut sebagai bentuk evaluasi dirimu sendiri: Tulis surat di kotak teks bergaris yang tersedia, minimal setengah halaman. Format surat: tempat & tanggal di pojok kanan atas, salam pembuka, isi 3 paragraf, salam penutup, dan nama pengirim. Daftar periksa dicentang di bawah surat. REFLEKSI1. Dari semua yang kamu pelajari di Bab 4, nilai kearifan lokal mana yang paling berkesan bagimu dan ingin kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari? Mengapa? 2. Apakah ada tradisi atau budaya di daerahmu yang belum kamu ketahui sebelum belajar bab ini? Apa yang membuatmu ingin tahu lebih dalam tentangnya? 3. Setelah memahami makna kearifan lokal dan kebhinekaan, satu hal konkret apa yang bisa kamu lakukan mulai hari ini untuk ikut menjaga persatuan di lingkunganmu? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.