LKPDPertemuan 5Bab 2Fase CSemester 1

LKPD IPAS Kelas 6: Pencatatan Data Frekuensi Napas Saat Kondisi Istirahat dan Beraktivitas (Penilaian Unjuk Kerja Mandiri 6 Murid Giliran 4)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPAS kelas 6 dengan topik "Pencatatan Data Frekuensi Napas Saat Kondisi Istirahat dan Beraktivitas (Penilaian Unjuk Kerja Mandiri 6 Murid Giliran 4)".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPAS Kelas 6: Pencatatan Data Frekuensi Napas Saat Kondisi Istirahat dan Beraktivitas (Penilaian Unjuk Kerja Mandiri 6 Murid Giliran 4)

IPAS - Kelas 6

Bab 2 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPAS — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Pencatatan Data Frekuensi Napas Saat Kondisi Istirahat dan Beraktivitas (Penilaian Unjuk Kerja Mandiri 6 Murid Giliran 4)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase Fase C / Kelas 6
TopikPencatatan Data Frekuensi Napas Saat Kondisi Istirahat dan Beraktivitas (Penilaian Unjuk Kerja Mandiri 6 Murid Giliran 4)
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melakukan langkah-langkah operasional untuk menjawab pertanyaan tentang cara kerja sistem pernapasan melalui model pernapasan
  2. Menjelaskan hasil pengamatan dan pola pada data frekuensi pernapasan

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah setiap langkah operasional dengan saksama dan teliti.
  • Gunakan alat peraga model pernapasan dan stopwatch dengan hati-hati.
  • Catatlah data frekuensi napas sesuai hasil hitungan nyata selama 1 menit penuh.
  • Jawablah seluruh pertanyaan analisis data secara runtut dan mandiri.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Uji Operasional Model Paru-Paru Sederhana

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • 1 unit model pernapasan mekanik (botol plastik bening berpipa Y berbalon)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan model pernapasan sederhana (botol plastik dengan membran balon di bagian bawah dan dua balon kecil di dalam).
  2. Lakukan langkah operasional 1: Tarik membran karet balon bagian bawah botol ke arah bawah secara perlahan. Amati perubahan bentuk balon di dalam botol.
  3. Lakukan langkah operasional 2: Lepaskan/dorong membran karet balon bagian bawah kembali ke posisi semula. Amati perubahan bentuk balon di dalam botol.
  4. Ulangi langkah tersebut sebanyak 3 kali untuk memastikan pengamatanmu tepat, lalu catat hasil pengamatan pada kolom yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan langkah operasional yang telah kamu lakukan pada model pernapasan, jelaskan apa yang terjadi pada balon di dalam botol saat membran karet bawah ditarik ke bawah dan saat membran karet dilepaskan/didorong ke atas!

Tuliskan uraian penjelasanmu dalam format dua kondisi: (1) Kondisi saat membran ditarik ke bawah: [jelaskan perubahan balon dan aliran udara]. (2) Kondisi saat membran dilepaskan/didorong ke atas: [jelaskan perubahan balon dan aliran udara].

Kegiatan 2: Pengukuran dan Pencatatan Frekuensi Napas Istirahat vs Aktivitas

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Stopwatch atau penunjuk waktu detik pada jam dinding/ponsel

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah dengan tenang di kursimu selama 1 menit sebelum memulai pengukuran.
  2. Langkah 1 (Istirahat): Pasang stopwatch selama 1 menit (60 detik). Hitunglah frekuensi napasmu (1 kali tarikan napas dan 1 kali hembusan napas dihitung sebagai 1 kali frekuensi napas). Catat hasilnya ke dalam tabel baris 'Kondisi Istirahat'.
  3. Langkah 2 (Aktivitas): Berdirilah lalu lakukan gerakan lari di tempat atau melompat ringan secara teratur selama 1 menit.
  4. Langkah 3: Segera setelah selesai beraktivitas, hitung kembali frekuensi napasmu selama 1 menit menggunakan stopwatch. Catat hasilnya ke dalam tabel baris 'Kondisi Beraktivitas'.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel pencatatan frekuensi pernapasan berikut sesuai hasil pengukuran mandiri yang kamu lakukan selama 1 menit!

Ruang tabel jawaban

Isi tabel 2 baris data: Baris 1: Kondisi Istirahat (Duduk Tenang) = ... kali per menit. Baris 2: Kondisi Beraktivitas (Setelah Bergerak 1 Menit) = ... kali per menit.

Kegiatan 3: Penjelasan Pola Data Frekuensi Pernapasan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Tabel hasil pencatatan data frekuensi napas dari Kegiatan 2

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan kembali tabel data frekuensi napas yang telah kamu peroleh pada Kegiatan 2.
  2. Bandingkan angka frekuensi napas pada kondisi istirahat dengan frekuensi napas setelah beraktivitas.
  3. Jelaskan pola hubungan antara jenis aktivitas fisik tubuh dengan peningkatan frekuensi pernapasan berdasarkan data pengamatanmu.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan data tabel pada Kegiatan 2, bandingkan jumlah frekuensi napas saat istirahat dan setelah beraktivitas. Apakah terjadi peningkatan, penurunan, atau tetap sama? Tuliskan selisih perbedaannya!

2. Jelaskan pola yang terbentuk pada frekuensi pernapasan ketika tubuh melakukan aktivitas fisik yang lebih berat dibandingkan saat tubuh sedang beristirahat!

Tuliskan jawaban nomor 1 berupa pernyataan perbandingan dan nominal selisih angka frekuensi napas. Tuliskan jawaban nomor 2 berupa uraian pola hubungan sebab-akibat antara tingkat aktivitas fisik dengan laju frekuensi napas.

REFLEKSI

1. Bagaimana caramu memastikan langkah operasional penghitungan napas selama 1 menit berjalan tepat dan akurat?

2. Pola apa yang paling jelas terlihat dari tubuhmu sendiri saat beralih dari posisi istirahat ke posisi bergerak aktif?

3. Langkah apa yang menurutmu perlu diperbaiki agar data pencatatan frekuensi napas pada penyelidikan berikutnya lebih konsisten?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.