LKPDPertemuan 4Bab 2Fase CSemester 1

LKPD IPAS Kelas 6: Penyelidikan Model Paru-Paru

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 6 dengan topik "Penyelidikan Model Paru-Paru". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPAS Kelas 6: Penyelidikan Model Paru-Paru

IPAS - Kelas 6

Bab 2 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPAS — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Penyelidikan Model Paru-Paru

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikPenyelidikan Model Paru-Paru
Alokasi Waktu2 x 35 menit (70 menit)
Tipe Aktivitascampuran (eksperimen, analisis, refleksi)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat merencanakan dan melakukan penyelidikan pembuatan model paru-paru menggunakan botol plastik, balon, dan sedotan untuk mensimulasikan mekanisme pernapasan.
  2. Murid dapat menjelaskan fungsi setiap komponen model paru-paru (balon kecil sebagai paru-paru, balon besar sebagai diafragma, botol sebagai rongga dada) dikaitkan dengan proses pernapasan sebenarnya.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan saksama sebelum memulai kegiatan.
  • Kerjakan LKPD ini secara berkelompok (4-5 orang) untuk kegiatan penyelidikan.
  • Siapkan alat dan bahan yang diperlukan sebelum memulai eksperimen.
  • Tuliskan semua hasil pengamatan dan jawaban dengan jelas di kolom yang disediakan.
  • Bekerjalah dengan teliti dan hati-hati saat merangkai model paru-paru.
  • Jika ada yang kurang jelas, jangan ragu bertanya kepada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Merencanakan Penyelidikan Model Paru-Paru

Estimasi: 15 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati alat dan bahan yang telah disiapkan di meja kelompokmu.
  2. Diskusikan bersama kelompok: bagaimana cara merangkai alat-alat ini menjadi model paru-paru?
  3. Buatlah rencana langkah kerja secara tertulis sebelum mulai merangkai.
  4. Tuliskan prediksimu: apa yang akan terjadi pada balon-balon saat model digunakan?
  5. Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut untuk melengkapi perencanaan penyelidikanmu.

Pertanyaan:

1. Tuliskan daftar alat dan bahan yang akan kalian gunakan untuk membuat model paru-paru!

2. Lengkapi tabel rencana langkah kerja pembuatan model paru-paru! Tuliskan langkah-langkahnya secara berurutan.

Ruang tabel jawaban

3. Menurut prediksi kelompokmu, apa yang akan terjadi pada balon kecil saat kalian menarik balon besar di bagian bawah botol? Mengapa?

Nomor 1: tulis dalam bentuk daftar bernomor. Nomor 2: buat tabel dengan 2 kolom (No. Langkah | Cara Kerja), minimal 7 langkah. Nomor 3: tulis penjelasan dalam 3-5 kalimat lengkap.

Kegiatan 2: Melakukan Penyelidikan dan Mengamati Model Paru-Paru

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • 1 botol plastik bening ukuran 1,5 L
  • 2 sedotan
  • 1 balon karet besar (9-10 inci)
  • 2 balon karet kecil (5 inci)
  • 1 karet gelang
  • Selotip secukupnya
  • Plastisin secukupnya
  • 1 gunting

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Rangkailah model paru-paru sesuai rencana langkah kerja yang telah kalian buat.
  2. Pastikan semua bagian terpasang dengan rapat agar tidak ada kebocoran udara.
  3. Lakukan 4 percobaan berikut dan amati dengan seksama apa yang terjadi.
  4. Catat semua hasil pengamatanmu di tabel yang tersedia.
  5. Bandingkan hasil pengamatan dengan prediksi yang telah kalian buat sebelumnya.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel hasil pengamatan percobaan model paru-paru berikut!

Ruang tabel jawaban

2. Gambarkan model paru-paru yang telah kalian buat! Beri label pada setiap bagian: botol plastik, sedotan, balon kecil (2 buah), dan balon besar.

Ruang gambar

3. Apakah hasil pengamatan kalian sesuai dengan prediksi awal? Jelaskan persamaan dan perbedaannya!

Nomor 1: buat tabel dengan 3 kolom (Jenis Percobaan | Apa yang Dilakukan | Hasil Pengamatan pada Balon Kecil), isi 4 baris untuk 4 percobaan. Nomor 2: gambar di kotak kosong ukuran 10x10 cm, beri label panah untuk setiap bagian. Nomor 3: tulis penjelasan 4-6 kalimat.

Kegiatan 3: Menjelaskan Fungsi Komponen Model dan Kaitannya dengan Sistem Pernapasan

Estimasi: 25 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya menghubungkan model yang telah kalian buat dengan sistem pernapasan manusia yang sesungguhnya.
  2. Diskusikan bersama kelompok: setiap bagian model mewakili organ apa dalam tubuh manusia?
  3. Pikirkan bagaimana cara kerja model ini mirip dengan cara kerja paru-paru ketika kita bernapas.
  4. Jawablah pertanyaan-pertanyaan analisis berikut dengan lengkap.
  5. Gunakan informasi dari bacaan yang telah kalian pelajari sebelumnya.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel analogi (persamaan) antara komponen model dengan organ pernapasan manusia!

Ruang tabel jawaban

2. Jelaskan dengan lengkap: bagaimana cara kerja diafragma (balon besar) dalam model ini dapat menunjukkan proses inspirasi (menarik napas) dan ekspirasi (menghembuskan napas)?

3. Mengapa penting bagi manusia untuk memiliki dua paru-paru (seperti dua balon kecil dalam model)? Diskusikan bersama kelompokmu!

4. Apa keterbatasan model ini jika dibandingkan dengan sistem pernapasan manusia yang sesungguhnya? Sebutkan minimal 2 hal!

Nomor 1: buat tabel dengan 3 kolom (Komponen Model | Mewakili Organ | Fungsi dalam Pernapasan), isi 4 baris untuk 4 komponen utama. Nomor 2: tulis penjelasan lengkap 6-8 kalimat, gunakan istilah inspirasi dan ekspirasi. Nomor 3: tulis hasil diskusi dalam 4-5 kalimat. Nomor 4: tulis daftar bernomor, minimal 2 keterbatasan dengan penjelasan singkat.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari dari kegiatan membuat model paru-paru ini?

2. Bagaimana kegiatan hari ini membantumu memahami cara kerja sistem pernapasan dalam tubuhmu sendiri?

3. Setelah memahami pentingnya paru-paru dan diafragma, apa yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kesehatan sistem pernapasanmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.