LKPDPertemuan 4Bab 2Fase CSemester 1

LKPD IPAS Kelas 6: Pengujian Mandiri Cara Kerja Model Pernapasan Tarik Balon Diafragma (Penilaian Unjuk Kerja Mandiri 6 Murid Giliran 3)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPAS kelas 6 dengan topik "Pengujian Mandiri Cara Kerja Model Pernapasan Tarik Balon Diafragma (Penilaian Unjuk Kerja Mandiri 6 Murid Giliran 3)".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPAS Kelas 6: Pengujian Mandiri Cara Kerja Model Pernapasan Tarik Balon Diafragma (Penilaian Unjuk Kerja Mandiri 6 Murid Giliran 3)

IPAS - Kelas 6

Bab 2 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPAS — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Pengujian Mandiri Cara Kerja Model Pernapasan Tarik Balon Diafragma (Penilaian Unjuk Kerja Mandiri 6 Murid Giliran 3)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikPengujian Mandiri Cara Kerja Model Pernapasan Tarik Balon Diafragma (Penilaian Unjuk Kerja Mandiri 6 Murid Giliran 3)
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melakukan langkah-langkah operasional untuk menjawab pertanyaan tentang cara kerja sistem pernapasan melalui model pernapasan

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Siapkan model pernapasan botol dan balon yang telah dirakit sebelumnya.
  • Bekerjalah secara mandiri dan cermat saat melakukan setiap perlakuan pada model pernapasan.
  • Ikuti urutan langkah operasional pengujian dengan teliti dan catat setiap perubahan kondisi balon pada lembar kerja yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Pemeriksaan Kesiapan dan Pengujian Kebocoran Model Pernapasan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • 1 unit model pernapasan botol plastik (dengan sedotan Y, 2 balon kecil di dalam, dan 1 balon diafragma di bagian dasar)
  • Plastisin secukupnya (untuk merapatkan tutup botol jika ada kebocoran)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Letakkan model pernapasan di atas meja kerja masing-masing.
  2. Periksa sambungan tutup botol dan plastisin, pastikan terpasang rapat dan tidak ada celah udara.
  3. Periksa ikatan balon karet bawah (diafragma) dan dua balon di dalam botol (paru-paru).
  4. Lakukan langkah operasional awal: tiup perlahan sedotan bagian atas, lalu amati apa yang terjadi pada kedua balon di dalam botol untuk memastikan aliran udara terbuka.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan langkah operasional peniupan sedotan, apa yang terjadi pada kedua balon kecil di dalam botol saat udara ditiupkan ke dalam sedotan?

2. Berdasarkan pengujian awal, langkah operasional apa yang harus dilakukan jika kedua balon di dalam botol tidak mengembang saat ditiup?

Tuliskan jawaban langsung pada garis bergaris 2-3 baris yang disediakan di bawah setiap pertanyaan.

Kegiatan 2: Pelaksanaan Langkah Operasional Penarikan dan Pelepasan Balon Diafragma

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • 1 unit model pernapasan botol plastik siap uji
  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pegang badan botol plastik secara tegak menggunakan salah satu tangan.
  2. Langkah Operasional A: Pegang simpul balon penutup di dasar botol (balon diafragma), lalu tarik ke arah bawah secara perlahan. Tahan selama 3 detik, amati kondisi balon kecil di dalam botol, lalu catat pada tabel.
  3. Langkah Operasional B: Lepaskan tarikan balon diafragma sehingga kembali ke posisi semula mendatar. Amati kondisi balon kecil di dalam botol, lalu catat pada tabel.
  4. Langkah Operasional C: Dorong balon diafragma ke arah dalam botol (ke atas). Amati kondisi balon kecil di dalam botol, lalu catat pada tabel.
  5. Ulangi langkah operasional penarikan dan pelepasan secara mandiri sebanyak 2 kali untuk memastikan konsistensi hasil.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel hasil pengamatan langkah operasional model pernapasan berikut sesuai dengan perlakuan yang telah dilakukan:

Format Tabel:

NoLangkah Operasional Perlakuan Balon DiafragmaKondisi Balon Kecil di Dalam Botol (Mengembang / Mengempis)Arah Aliran Udara pada Sedotan (Masuk ke Dalam / Keluar ke Atas)
1Balon dasar ditarik ke bawah......
2Balon dasar dilepaskan ke posisi semula......
3Balon dasar didorong ke arah dalam botol......

2. Berdasarkan langkah operasional penarikan balon dasar ke bawah, jelaskan perubahan yang terjadi pada model pernapasan sehingga menjawab pertanyaan bagaimana cara udara dapat masuk ke dalam paru-paru!

Isilah tabel 4 kolom x 4 baris yang telah tercetak di lembar kerja untuk butir 1. Untuk butir 2, sediakan ruang uraian berupa kotak bergaris 4 baris.

Kegiatan 3: Uji Mandiri Penyelidikan dan Verifikasi Cara Kerja Model

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • 1 unit model pernapasan botol plastik
  • Lembar penilaian mandiri/unjuk kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bagi 6 murid giliran ke-3 yang dinilai unjuk kerja mandirinya, lakukan demonstrasi langkah operasional di hadapan guru.
  2. Murid lainnya secara mandiri melakukan verifikasi operasional: tutup ujung sedotan atas menggunakan jari tangan, lalu lakukan penarikan balon diafragma ke bawah. Amati apakah balon kecil di dalam botol tetap mengembang atau tidak.
  3. Jawab pertanyaan penyelidikan operasional berdasarkan bukti tindakan yang telah dilakukan.

Pertanyaan:

1. Apa yang terjadi pada kedua balon kecil di dalam botol saat balon dasar ditarik ke bawah dengan kondisi ujung sedotan ditutup rapat oleh jari tangan? Jelaskan mengapa hal tersebut terjadi berdasarkan langkah operasional yang kamu lakukan!

2. Tuliskan 2 langkah operasional penting yang harus dijaga agar pengujian model pernapasan ini berhasil menunjukkan cara kerja kembang-kempis balon secara jelas!

Tuliskan jawaban pada kotak isian terstruktur yang disediakan (masing-masing 3 baris).

REFLEKSI

1. Langkah operasional mana yang paling menantang bagimu saat menguji model pernapasan ini secara mandiri?

2. Bagaimana ketelitianmu dalam menarik dan melepas balon dasar mempengaruhi perubahan bentuk balon kecil di dalam botol?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.