LKPDPertemuan 3Bab 2Fase CSemester 1

LKPD IPAS Kelas 6: Pelaksanaan Langkah Operasional Pembuatan Model Botol Paru-Paru (Penilaian Unjuk Kerja Mandiri 6 Murid Giliran 2)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPAS kelas 6 dengan topik "Pelaksanaan Langkah Operasional Pembuatan Model Botol Paru-Paru (Penilaian Unjuk Kerja Mandiri 6 Murid Giliran 2)".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPAS Kelas 6: Pelaksanaan Langkah Operasional Pembuatan Model Botol Paru-Paru (Penilaian Unjuk Kerja Mandiri 6 Murid Giliran 2)

IPAS - Kelas 6

Bab 2 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPAS — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Pelaksanaan Langkah Operasional Pembuatan Model Botol Paru-Paru (Penilaian Unjuk Kerja Mandiri 6 Murid Giliran 2)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikPelaksanaan Langkah Operasional Pembuatan Model Botol Paru-Paru (Penilaian Unjuk Kerja Mandiri 6 Murid Giliran 2)
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melakukan langkah-langkah operasional untuk menjawab pertanyaan tentang cara kerja sistem pernapasan melalui model pernapasan

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bekerjalah secara tertib dan berhati-hati saat menggunakan alat seperti gunting.
  • Bagi murid yang bertugas pada Giliran 2, lakukan perakitan dan pengujian model secara mandiri di meja kerja unjuk kerja.
  • Murid lain bekerja sama dalam kelompok untuk mengamati, mencatat data operasional, dan mendiskusikan langkah pembuktian.
  • Ikuti setiap tahapan langkah operasional secara runtut sesuai petunjuk lembar kerja.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyiapkan dan Merakit Langkah Operasional Model Paru-Paru

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • 1 buah botol plastik bening 1,5 L (sudah dipotong setengah bagian bawah)
  • 2 buah sedotan plastik (bisa ditekuk/dibentuk Y)
  • 2 buah balon karet kecil
  • 1 buah balon karet besar (sudah dipotong 3/4 bagian)
  • Plastisin/malam secukupnya
  • Karet gelang dan selotip secukupnya
  • Gunting

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan alat dan bahan di atas meja kerja: botol plastik 1,5 L terpotong bagian bawahnya, 2 sedotan bercabang berbentuk Y terbalik, 2 balon kecil, 1 balon besar yang sudah digunting ujungnya, plastisin, karet gelang, dan selotip.
  2. Ikat 2 balon kecil pada ujung bawah masing-masing sedotan dengan karet gelang hingga rapat.
  3. Masukkan rangkaian sedotan berbalon ke dalam botol lewat bagian bawah, lalu lewatkan ujung atas sedotan melalui lubang tutup botol.
  4. Tutup rapat celah di tutup botol menggunakan plastisin agar kedap udara.
  5. Pasang potongan balon karet besar untuk menutup bagian bawah botol yang terbuka, lalu kencangkan tepinya dengan karet gelang/selotip.
  6. Periksa apakah seluruh tahapan perakitan telah dilakukan secara tepat dan tidak ada kebocoran udara pada botol.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan langkah operasional perakitan yang telah kalian lakukan, sebutkan bagian alat model yang mewakili: (a) trakea/tenggorokan dan bronkus, (b) paru-paru kanan dan kiri, (c) rongga dada, serta (d) otot diafragma!

Ruang tabel jawaban

Tabel 4 baris: Kolom 1 = Bagian pada Model Botol, Kolom 2 = Organ Tubuh yang Diwakili.

Kegiatan 2: Melakukan Uji Operasional Mekanisme Pernapasan pada Model

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Model botol paru-paru yang telah dirakit pada Kegiatan 1

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan tindakan operasional 1: Tarik membran balon besar di bagian bawah botol ke arah luar/bawah, lalu amati perubahan bentuk kedua balon kecil di dalam botol.
  2. Lakukan tindakan operasional 2: Lepaskan tarikan/dorong sedikit membran balon besar ke arah dalam botol, lalu amati kembali kondisi kedua balon kecil di dalam botol.
  3. Lakukan tindakan operasional 3: Periksa apakah udara masuk atau keluar melalui ujung sedotan atas saat kedua tindakan tersebut dilakukan.
  4. Catat hasil pengamatan operasional kalian pada tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel hasil uji operasional berikut berdasarkan tindakan yang kalian lakukan pada model botol paru-paru:

  • Tindakan A: Balon bawah (diafragma) ditarik ke bawah -> Bagaimana kondisi 2 balon kecil di dalam botol? Apakah udara masuk atau keluar melalui sedotan?
  • Tindakan B: Balon bawah (diafragma) dilepas/didorong ke atas -> Bagaimana kondisi 2 balon kecil di dalam botol? Apakah udara masuk atau keluar melalui sedotan?
Ruang tabel jawaban

Tabel 2 baris: Kolom 1 = Tindakan Operasional pada Balon Bawah, Kolom 2 = Kondisi Balon Kecil (Mengembang/Mengempis), Kolom 3 = Arah Gerak Udara (Masuk/Keluar).

Kegiatan 3: Menjawab Pertanyaan Cara Kerja Sistem Pernapasan Berdasarkan Data Model

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Model botol paru-paru
  • Tabel hasil pengamatan Kegiatan 2

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan hasil data uji operasional pada Kegiatan 2 untuk membuktikan cara kerja sistem pernapasan manusia.
  2. Diskusikan dalam kelompok bagaimana langkah operasional menarik dan melepas balon bawah dapat menjawab proses menarik napas (inspirasi) dan mengembuskan napas (ekspirasi).
  3. Jawab pertanyaan penyelidikan secara jelas dan runtut.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan langkah operasional yang telah dilakukan, jelaskan bagaimana cara kerja paru-paru saat manusia menarik napas (inspirasi) dan mengembuskan napas (ekspirasi) menggunakan bukti dari model botol!

2. Apa yang terjadi pada kerja model paru-paru jika plastisin di leher botol bocor atau longgar saat balon bawah ditarik? Tindakan operasional apa yang harus dilakukan untuk memperbaikinya?

Kolom uraian teks bergaris untuk nomor 1 dan nomor 2.

REFLEKSI

1. Langkah operasional apa yang paling menantang saat merakit atau menguji model botol paru-paru hari ini?

2. Bagaimana pengamatan langsung pada model botol membantu kalian membuktikan cara kerja paru-paru di dalam tubuh sendiri?

3. Apakah kamu dan kelompokmu sudah melakukan pembagian tugas secara adil dan tertib selama unjuk kerja mandiri giliran 2?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.