LKPDPertemuan 11Bab 2Fase CSemester 1

LKPD IPAS Kelas 6: Asesmen Sumatif Bab 2: Tarik dan Embuskan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 6 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 2: Tarik dan Embuskan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPAS Kelas 6: Asesmen Sumatif Bab 2: Tarik dan Embuskan

IPAS - Kelas 6

Bab 2 - Pertemuan 11

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPAS — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 2: Tarik dan Embuskan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikAsesmen Sumatif Bab 2: Tarik dan Embuskan
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang organ pernapasan, proses pernapasan, gangguan sistem pernapasan, dan cara menjaga kesehatannya melalui asesmen sumatif tertulis.
  2. Murid dapat menerapkan keterampilan proses (menganalisis data, memberikan alasan berbasis bukti) dalam menjawab soal kontekstual terkait sistem pernapasan pada kondisi nyata.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan — Kegiatan 1, lalu 2, lalu 3.
  • Kegiatan 1 dan 2 dikerjakan secara mandiri. Kegiatan 3 boleh didiskusikan berpasangan, lalu dijawab secara mandiri.
  • Tulis jawabanmu dengan kalimatmu sendiri. Jawaban yang menunjukkan pemahamanmu lebih dihargai daripada menghafal.
  • Gunakan bahasa Indonesia yang jelas dan rapi.
  • Jika ada kata yang belum kamu pahami, lingkari dan lanjutkan dulu — kamu bisa tanyakan setelah selesai.
  • Kelola waktumu dengan baik: perhatikan estimasi waktu di setiap kegiatan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kenali Mesin Napasmu!

Estimasi: 20 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar sistem pernapasan manusia yang tersedia di LKPD ini.
  2. Baca nomor-nomor yang ada pada gambar (1–6).
  3. Isi tabel nama organ dan fungsinya berdasarkan nomor pada gambar.
  4. Setelah mengisi tabel, buat skema alur perjalanan udara dari luar tubuh hingga terjadi pertukaran gas, menggunakan tanda panah (→).
  5. Jawab pertanyaan uraian yang mengikuti skema.

Pertanyaan:

1. Perhatikan gambar organ pernapasan berikut. Isi tabel di bawah ini dengan nama organ (sesuai nomor pada gambar) dan jelaskan fungsi utamanya!

[GAMBAR: Diagram sistem pernapasan manusia dengan 6 bagian bernomor: 1-hidung, 2-faring/tenggorokan, 3-laring, 4-trakea, 5-bronkus, 6-paru-paru]

Tabel: Nomor | Nama Organ | Fungsi Utama

Ruang tabel jawaban

2. Buat skema alur perjalanan udara dari luar tubuh hingga masuk ke paru-paru menggunakan tanda panah (→). Tuliskan minimal 5 organ yang dilewati!

3. Di dalam paru-paru terdapat jutaan kantung udara kecil bernama alveolus. Mengapa alveolus berbentuk seperti kantung-kantung kecil yang sangat banyak, bukan satu kantung besar saja? Jelaskan alasanmu!

Soal 1: isi tabel 3 kolom (Nomor | Nama Organ | Fungsi Utama) dengan 6 baris. Soal 2: tulis skema alur dengan tanda panah di kotak yang tersedia. Soal 3: tulis uraian minimal 3 kalimat di kotak jawaban.

Kegiatan 2: Waspada Gangguan Napas!

Estimasi: 25 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca dengan cermat kartu informasi tentang 4 gangguan sistem pernapasan yang tersedia.
  2. Gunakan informasi dari kartu tersebut serta pemahamanmu dari pembelajaran sebelumnya.
  3. Isi tabel analisis gangguan pernapasan.
  4. Jawab pertanyaan uraian dan analisis yang mengikutinya.
  5. Ingat: tulis jawabanmu dengan alasan yang jelas dan berbasis bukti/data yang kamu ketahui.

Pertanyaan:

1. Baca kartu informasi berikut tentang 4 gangguan pernapasan, lalu lengkapi tabel analisis!

[KARTU INFORMASI]

  • Asma: saluran napas menyempit dan meradang, dipicu debu/asap/stres, gejala mengi dan sesak napas.
  • Tuberkulosis (TBC): infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis pada paru-paru, gejala batuk lama, demam, berat badan turun.
  • Bronkitis: peradangan pada bronkus akibat infeksi atau polutan, gejala batuk berdahak.
  • Pneumonia: infeksi pada alveolus menyebabkan alveolus terisi cairan, gejala demam tinggi dan sesak napas.

Tabel: Nama Gangguan | Penyebab Utama | Organ yang Terdampak | Cara Mencegah

Ruang tabel jawaban

2. Dari keempat gangguan di atas, manakah yang menurutmu paling berbahaya jika tidak segera ditangani? Jelaskan alasanmu dengan menyebutkan minimal 2 bukti atau fakta dari kartu informasi!

3. Perhatikan grafik batang berikut yang menunjukkan jumlah penderita penyakit pernapasan di Kota X selama 3 tahun:

[GRAFIK BATANG]
Tahun 2021: Asma 120 orang, TBC 85 orang, Bronkitis 60 orang
Tahun 2022: Asma 135 orang, TBC 70 orang, Bronkitis 90 orang
Tahun 2023: Asma 150 orang, TBC 55 orang, Bronkitis 115 orang

  1. Penyakit apa yang menunjukkan tren MENINGKAT dari tahun ke tahun?
    1. Penyakit apa yang menunjukkan tren MENURUN? Apa yang mungkin menyebabkannya?
    2. Apa kesimpulan yang dapat kamu ambil dari data ini?

Soal 1: isi tabel 4 kolom (Nama Gangguan | Penyebab Utama | Organ Terdampak | Cara Mencegah) dengan 4 baris. Soal 2: tulis uraian minimal 4 kalimat di kotak jawaban. Soal 3: tulis jawaban a, b, c masing-masing minimal 2 kalimat.

Kegiatan 3: Jadilah Detektif Udara!

Estimasi: 25 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca dua skenario kasus di bawah ini dengan seksama.
  2. Diskusikan dengan teman sebangkumu selama 3 menit untuk memahami permasalahan.
  3. Setelah berdiskusi, jawab setiap pertanyaan secara MANDIRI di lembar jawabanmu.
  4. Berikan argumenmu berdasarkan bukti dan pengetahuan tentang sistem pernapasan — bukan hanya pendapat biasa.
  5. Untuk soal terakhir, kamu akan membuat rekomendasi nyata. Tuliskan dengan percaya diri!

Pertanyaan:

1. KASUS 1 — Banu dan Sepedanya

Hampir setiap hari Banu pergi ke sekolah dengan sepeda. Ia menikmati udara segar di pagi hari. Namun saat pulang sekolah, jalan raya penuh asap kendaraan bermotor. Banu tidak memakai masker.

  1. Apa risiko yang dihadapi sistem pernapasan Banu saat pulang sekolah? Sebutkan minimal 2 risiko!
    1. Bagian organ pernapasan mana yang pertama kali terdampak oleh polusi udara? Jelaskan prosesnya!
    2. Apa saran konkretmu untuk Banu agar tetap bisa bersepeda tanpa membahayakan sistem pernapasannya?

2. KASUS 2 — Rumah Impian Aga

Aga bercita-cita menjadi arsitek. Ia ingin membangun rumah di pinggiran pantai. Aga belum memikirkan ventilasi dan sirkulasi udara dalam desainnya.

  1. Faktor apa saja yang harus diperhatikan Aga dalam merancang rumah agar aman untuk sistem pernapasan penghuninya? Sebutkan dan jelaskan minimal 3 faktor!
    1. Apa yang terjadi pada sistem pernapasan penghuni jika rumah tidak memiliki ventilasi yang baik? Jelaskan secara ilmiah!

3. Berdasarkan pemahamanmu dari Kegiatan 1, 2, dan 3, buatlah sebuah REKOMENDASI SINGKAT (minimal 4 poin) untuk teman-teman sekelasmu tentang cara menjaga kesehatan sistem pernapasan dalam kehidupan sehari-hari. Tuliskan seolah-olah kamu adalah seorang dokter cilik yang memberikan nasihat!

Soal 1 dan 2: tulis jawaban berlabel a, b, c dengan uraian minimal 2–3 kalimat per poin. Soal 3: tulis daftar rekomendasi bernomor minimal 4 poin di kotak khusus bertanda 'Rekomendasi Dokter Cilik'.

REFLEKSI

1. Dari semua materi tentang sistem pernapasan yang sudah kamu pelajari, bagian mana yang paling membuatmu terkejut atau penasaran? Mengapa?

2. Setelah mengerjakan LKPD ini, adakah kebiasaan sehari-harimu yang ingin kamu ubah untuk menjaga kesehatan sistem pernapasanmu? Ceritakan!

3. Menurutmu, mengapa penting bagi semua orang — bukan hanya dokter — untuk memahami cara kerja sistem pernapasan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.