LKPDPertemuan 1Bab 1Fase CSemester 1

LKPD IPAS Kelas 6: Mengamati Perubahan Fisik Bahan Makanan Padat dan Lunak Terbimbing

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPAS kelas 6 dengan topik "Mengamati Perubahan Fisik Bahan Makanan Padat dan Lunak Terbimbing".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPAS Kelas 6: Mengamati Perubahan Fisik Bahan Makanan Padat dan Lunak Terbimbing

IPAS - Kelas 6

Bab 1 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPAS — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Mengamati Perubahan Fisik Bahan Makanan Padat dan Lunak Terbimbing

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMengamati Perubahan Fisik Bahan Makanan Padat dan Lunak Terbimbing
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengamati perubahan makanan secara sederhana serta mencatat hasil pengamatannya untuk mencari persamaan dan perbedaannya pada proses pencernaan

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bekerjasamalah secara tertib dan rukun bersama anggota kelompokmu.
  • Lakukan pengamatan dengan cermat menggunakan panca indra (penglihatan dan perabaan).
  • Hati-hati saat menggunakan air hangat agar tidak tumpah atau mengenai kulit secara langsung.
  • Catat setiap perubahan bentuk bahan makanan secara jujur dan teliti pada lembar kerja yang tersedia.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Mengamati: Perubahan Bentuk Bahan Makanan Awal dan Setelah Dihancurkan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • 1 keping biskuit (atau kacang)
  • 1 potong kecil roti tawar (atau pisang)
  • 2 lembar kantong plastik bening kecil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan dua jenis bahan makanan: bahan padat/keras (biskuit/kacang) dan bahan lunak (roti/potongan pisang).
  2. Amati bentuk, ukuran, dan tekstur awal kedua bahan makanan tersebut sebelum diberi perlakuan, lalu catat pada tabel.
  3. Masukkan bahan padat ke dalam kantong plastik A, lalu remas-remas dengan tangan selama 30 detik (meniru proses penghancuran mekanis oleh gigi di mulut).
  4. Masukkan bahan lunak ke dalam kantong plastik B, lalu remas-remas dengan tangan selama 30 detik.
  5. Amati perubahan fisik yang terjadi pada kedua bahan makanan dan catat hasil pengamatanmu pada tabel pengamatan 1.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah Tabel Pengamatan 1 berikut dengan mencatat kondisi awal dan kondisi setelah diremas pada kedua bahan makanan!

Ruang tabel jawaban

Tabel 4 kolom dan 3 baris: Kolom 1: Jenis Bahan Makanan (Bahan Padat: Biskuit; Bahan Lunak: Roti), Kolom 2: Bentuk/Tekstur Awal, Kolom 3: Bentuk/Tekstur Setelah Diremas, Kolom 4: Keterangan Perubahan Ukuran.

Kegiatan 2: Ayo Mengamati: Perubahan Makanan Setelah Diberi Cairan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Air hangat secukupnya
  • Sendok makan (takar)
  • Kantong plastik A dan B dari Kegiatan 1

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil kantong plastik A (berisi remahan bahan padat) dan kantong plastik B (berisi remasan bahan lunak) dari Kegiatan 1.
  2. Tuangkan masing-masing 3 sendok makan air hangat ke dalam kantong plastik A dan kantong plastik B (meniru pencampuran makanan dengan air liur/cairan pencernaan).
  3. Tutup rapat kantong plastik, kemudian tekan-tekan perlahan secara merata selama 1 menit.
  4. Amati perubahan fisik yang terjadi: kelembutan tekstur, kekentalan, dan kemudahan bahan makanan untuk mengalir atau ditekan.
  5. Catat hasil pengamatan ke dalam Tabel Pengamatan 2 dan jawab pertanyaan pengamatan.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah Tabel Pengamatan 2 dengan mencatat perubahan fisik bahan padat dan lunak setelah dicampur air hangat!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan hasil pengamatan pada kantong plastik A dan B, perubahan apa yang paling tampak pada kedua bahan setelah diberi air hangat?

1. Tabel Pengamatan 2 dengan kolom: Jenis Bahan Makanan, Bentuk Sebelum Diberi Air, Bentuk Setelah Diberi Air & Ditekan, Kelunakan (Sangat Lunak / Cukup Lunak).
2. Baris isian 2-3 baris kalimat.

Kegiatan 3: Mencari Persamaan dan Perbedaan Perubahan Bahan Makanan

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Tabel hasil pengamatan Kegiatan 1 dan Kegiatan 2
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bandingkan catatan hasil pengamatan dari Kegiatan 1 dan Kegiatan 2 bersama teman sekelompokmu.
  2. Identifikasi persamaan perubahan fisik yang dialami oleh kedua bahan makanan selama proses peremasan dan pencampuran air.
  3. Identifikasi perbedaan perubahan fisik antara bahan padat dan bahan lunak selama proses tersebut.
  4. Tuliskan temuan persamaan dan perbedaan tersebut ke dalam format perbandingan yang disediakan.
  5. Lakukan refleksi mandiri di akhir kegiatan pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan catatan pengamatanmu, sebutkan 2 persamaan perubahan fisik yang dialami oleh bahan makanan padat dan bahan makanan lunak setelah diremas dan diberi cairan!

2. Berdasarkan catatan pengamatanmu, sebutkan 2 perbedaan perubahan fisik antara bahan makanan padat dan bahan makanan lunak selama proses pengamatan berlangsung!

Kotak uraian terstruktur yang terbagi menjadi dua bagian: Bagian A untuk menuliskan butir-butir Persamaan Pengamatan dan Bagian B untuk menuliskan butir-butir Perbedaan Pengamatan.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari pengamatan perubahan makanan tadi yang paling jelas terlihat oleh matamu?

2. Kesulitan apa yang kamu hadapi saat mencatat perbedaan perubahan fisik antara bahan padat dan lunak?

3. Mengapa mencatat hasil pengamatan secara teliti membantumu melihat perbedaan perubahan makanan dengan tepat?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.