LKPDPertemuan 5Bab 8Fase CSemester 2

LKPD IPAS Kelas 5: Tinggi Rendah dan Keras Lemah Bunyi: Frekuensi dan Intensitas

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 5 dengan topik "Tinggi Rendah dan Keras Lemah Bunyi: Frekuensi dan Intensitas". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPAS Kelas 5: Tinggi Rendah dan Keras Lemah Bunyi: Frekuensi dan Intensitas

IPAS - Kelas 5

Bab 8 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPAS — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Tinggi Rendah dan Keras Lemah Bunyi: Frekuensi dan Intensitas

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikTinggi Rendah dan Keras Lemah Bunyi: Frekuensi dan Intensitas
Alokasi Waktu2 x 35 menit (70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan perbedaan tinggi rendah bunyi (frekuensi) dan keras lemah bunyi (intensitas/amplitudo) disertai contoh fenomena yang berkaitan dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Murid dapat melakukan penyelidikan sederhana (misalnya menggunakan botol berisi air dengan volume berbeda) untuk mengamati pengaruh frekuensi terhadap tinggi rendah nada yang dihasilkan.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum memulai.
  • Kerjakan secara berkelompok atau individu sesuai instruksi pada setiap kegiatan.
  • Siapkan alat dan bahan yang diperlukan sebelum memulai percobaan.
  • Catat semua pengamatan kalian dengan teliti dan jujur.
  • Jangan ragu bertanya kepada guru jika ada yang belum dipahami.
  • Nikmati proses belajar dan bereksperimen!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenal Tinggi Rendah dan Keras Lemah Bunyi

Estimasi: 15 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca penjelasan singkat tentang frekuensi dan intensitas bunyi di bawah ini.
  2. Frekuensi adalah getaran bunyi per detik yang menentukan tinggi rendah nada. Bunyi dengan frekuensi tinggi terdengar melengking/tinggi (misal: peluit), bunyi dengan frekuensi rendah terdengar berat/rendah (misal: gendang besar).
  3. Intensitas adalah kekuatan bunyi yang menentukan keras lemah bunyi. Bunyi keras memiliki intensitas tinggi (misal: petir), bunyi lemah memiliki intensitas rendah (misal: bisikan).
  4. Dengarkan dengan seksama berbagai bunyi di sekitar kelasmu selama 3 menit.
  5. Identifikasi bunyi-bunyi tersebut berdasarkan tinggi rendah dan keras lemahnya.
  6. Isi tabel pengamatan yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Sebutkan 3 contoh bunyi tinggi (frekuensi tinggi) yang kamu dengar atau ketahui dalam kehidupan sehari-hari!

2. Sebutkan 3 contoh bunyi rendah (frekuensi rendah) yang kamu dengar atau ketahui dalam kehidupan sehari-hari!

3. Lengkapi tabel pengamatan bunyi berikut berdasarkan pengalamanmu!

Ruang tabel jawaban

4. Menurutmu, apa perbedaan antara bunyi tinggi-rendah dengan bunyi keras-lemah? Jelaskan dengan kata-katamu sendiri!

Untuk soal 1 dan 2: tulis jawabanmu dalam bentuk daftar bernomor. Untuk soal 3: buat tabel dengan 4 kolom (Sumber Bunyi | Tinggi/Rendah | Keras/Lemah | Keterangan) dan isi minimal 5 baris contoh bunyi. Untuk soal 4: tulis penjelasanmu dalam 3-5 kalimat lengkap.

Kegiatan 2: Penyelidikan: Botol Bermusik - Mengamati Frekuensi Bunyi

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • 5 botol kaca atau plastik bening ukuran sama
  • Air secukupnya
  • Spidol atau kertas label untuk memberi nomor
  • Sendok atau pensil untuk mengetuk (alternatif)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
  2. Siapkan 5 botol kaca atau plastik bening yang sama ukurannya.
  3. Isi botol dengan air dengan volume yang berbeda: Botol 1 (kosong/sedikit air), Botol 2 (1/4 penuh), Botol 3 (1/2 penuh), Botol 4 (3/4 penuh), Botol 5 (hampir penuh).
  4. Tandai setiap botol dengan nomor 1-5 menggunakan spidol atau kertas.
  5. Tiup mulut setiap botol secara bergantian dengan kekuatan yang sama, atau ketuk botol dengan sendok/pensil dengan kekuatan sama.
  6. Dengarkan baik-baik bunyi yang dihasilkan setiap botol.
  7. Catat pengamatanmu: botol mana yang menghasilkan nada paling tinggi dan mana yang paling rendah?
  8. Diskusikan dengan kelompokmu: mengapa volume air memengaruhi tinggi rendah nada?

Pertanyaan:

1. Isi tabel hasil percobaan botol berisi air berikut!

Ruang tabel jawaban

2. Botol dengan volume air berapa yang menghasilkan nada paling tinggi? Botol nomor berapa?

3. Botol dengan volume air berapa yang menghasilkan nada paling rendah? Botol nomor berapa?

4. Apa yang terjadi pada tinggi nada bunyi ketika volume air di dalam botol bertambah? Jelaskan!

5. Berdasarkan percobaan ini, tuliskan kesimpulan kelompokmu tentang hubungan antara frekuensi dan tinggi rendah nada bunyi!

Untuk soal 1: buat tabel dengan 4 kolom (No. Botol | Volume Air | Tinggi/Rendah Nada | Keterangan) dan isi untuk 5 botol. Untuk soal 2-3: tulis jawaban singkat. Untuk soal 4-5: tulis penjelasan lengkap dalam 3-5 kalimat.

Kegiatan 3: Menerapkan Pemahaman: Fenomena Bunyi di Sekitarku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil warna atau spidol (untuk menggambar)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah setiap situasi atau kasus berikut dengan cermat.
  2. Gunakan pemahamanmu tentang frekuensi (tinggi-rendah) dan intensitas (keras-lemah) bunyi untuk menjawab pertanyaan.
  3. Kamu boleh berdiskusi dengan teman sebangkumu.
  4. Berikan alasan yang logis untuk setiap jawabanmu!

Pertanyaan:

1. Saat konser musik, penyanyi menggunakan mikrofon dan speaker besar. Apa yang terjadi pada intensitas bunyi suara penyanyi? Apakah frekuensi suaranya berubah? Jelaskan!

2. Mengapa suara ayah biasanya lebih rendah daripada suara ibu atau kakak perempuan? Kaitkan dengan konsep frekuensi!

3. Kamu diminta membuat alat musik sederhana dari bahan bekas untuk menghasilkan berbagai nada (tinggi-rendah). Bahan apa yang akan kamu gunakan dan bagaimana cara membuatnya agar bisa menghasilkan nada berbeda? Gambar rancanganmu!

Ruang gambar

4. Di dekat sekolahmu akan dibangun jalan raya yang ramai. Kepala sekolah khawatir bunyi kendaraan akan mengganggu proses belajar. Berdasarkan pemahamanmu tentang intensitas bunyi, berikan 2 saran untuk mengurangi gangguan bunyi (polusi suara) di sekolah!

Untuk soal 1-2: tulis jawabanmu dalam bentuk paragraf (4-6 kalimat), jelaskan dengan lengkap. Untuk soal 3: gambar rancangan alat musikmu di kotak yang disediakan, beri keterangan/label pada setiap bagian. Untuk soal 4: tulis minimal 2 saran dalam bentuk poin-poin, masing-masing disertai penjelasan singkat (2-3 kalimat).

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang bunyi?

2. Bagaimana percobaan botol berisi air membantumu memahami perbedaan tinggi rendah bunyi?

3. Sebutkan 2 contoh penerapan konsep frekuensi dan intensitas bunyi dalam kehidupan sehari-harimu!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.