LKPD IPAS Kelas 5: Menyelidiki Peredaman Bunyi dan Bahan-Bahan Peredam Bunyi
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 5 dengan topik "Menyelidiki Peredaman Bunyi dan Bahan-Bahan Peredam Bunyi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD IPAS Kelas 5: Menyelidiki Peredaman Bunyi dan Bahan-Bahan Peredam Bunyi
IPAS - Kelas 5
Bab 8 - Pertemuan 4
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPAS — Kelas 5 (Fase C) Topik: Menyelidiki Peredaman Bunyi dan Bahan-Bahan Peredam Bunyi INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Aku Tahu Apa? — Eksplorasi Awal tentang Peredam BunyiEstimasi: 15 menit Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Apa yang kamu ketahui tentang 'peredaman bunyi'? Tuliskan penjelasanmu dengan kata-katamu sendiri. 2. Dari daftar bahan berikut, urutkan mana yang menurutmu paling baik meredam bunyi hingga yang paling buruk. Tulis nomor urut 1 (terbaik) sampai 6 (terburuk) di kolom 'Prediksi Urutanku'. Bahan: busa/spons, kayu papan, karpet tebal, kertas tipis, kain wol, keramik lantai. Ruang tabel jawaban 3. Tuliskan alasanmu memilih bahan nomor 1 (yang menurutmu paling baik meredam bunyi). Mengapa bahan itu kamu pilih? Jawaban nomor 1 dan 3: tulis uraian minimal 2 kalimat di kotak yang tersedia. Jawaban nomor 2: isi tabel 2 kolom (Nama Bahan | Prediksi Urutan 1–6) dengan menulis angka urutan di kolom kanan. Kegiatan 2: Ayo Menyelidiki! — Uji Kemampuan Bahan Meredam BunyiEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Catat hasil pengujianmu ke dalam tabel berikut. Isi setiap kolom dengan teliti. Ruang tabel jawaban 2. Bandingkan urutan hasil percobaan dengan prediksi awalmu di Kegiatan 1. Apakah hasilnya sama atau berbeda? Tuliskan perbedaannya jika ada. 3. Berdasarkan data hasil percobaan, jelaskan: mengapa bahan yang berpori atau lembut (seperti busa dan karpet) lebih baik meredam bunyi dibandingkan bahan yang keras dan padat (seperti keramik)? Gunakan kata 'menyerap' dan 'memantulkan' dalam jawabanmu. Nomor 1: isi tabel 5 kolom (No. | Nama Bahan | Tekstur Bahan: keras/lunak/berpori | Skor Kekerasan Bunyi (1–5) | Urutan Kemampuan Meredam: 1=terbaik). Nomor 2 dan 3: tulis uraian di kotak yang tersedia, minimal 3 kalimat per jawaban. Kegiatan 3: Jadilah Ilmuwan Cilik! — Rancang Ruangan Anti-Bising ImpiankuEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Pilih minimal 3 bahan peredam bunyi yang akan kamu gunakan untuk melapisi dinding, lantai, dan langit-langit ruangan rekaman tersebut. Lengkapi tabel perancanganmu. Ruang tabel jawaban 2. Jelaskan mengapa kamu memilih bahan-bahan tersebut. Hubungkan jawabanmu dengan hasil penyelidikan di Kegiatan 2. 3. Diskusikan bersama kelompokmu: Selain untuk studio musik, di mana lagi peredaman bunyi sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari? Sebutkan minimal 2 tempat dan jelaskan mengapa peredaman bunyi penting di sana. Nomor 1: isi tabel 3 kolom (Bagian Ruangan | Bahan yang Dipilih | Alasan Singkat). Nomor 2: tulis uraian minimal 3 kalimat di kotak yang tersedia. Nomor 3: tulis hasil diskusi dalam bentuk poin-poin (minimal 2 poin, masing-masing berisi nama tempat dan alasan). REFLEKSI1. Hal baru apa yang kamu pelajari hari ini tentang bunyi yang belum pernah kamu sadari sebelumnya? Ceritakan dengan kata-katamu sendiri. 2. Pernahkah kamu merasakan manfaat peredam bunyi di rumah atau di tempat yang pernah kamu kunjungi? Ceritakan pengalamanmu dan hubungkan dengan apa yang kamu pelajari hari ini. 3. Jika kamu bisa merancang ulang salah satu ruangan di rumahmu agar lebih senyap, ruangan mana yang kamu pilih dan bahan apa yang akan kamu gunakan? Mengapa? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.