LKPDPertemuan 1Bab 8Fase CSemester 2

LKPD IPAS Kelas 5: Pengamatan Sederhana Fenomena Perambatan Gelombang Bunyi pada Benda Padat dan Cair

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPAS kelas 5 dengan topik "Pengamatan Sederhana Fenomena Perambatan Gelombang Bunyi pada Benda Padat dan Cair".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPAS Kelas 5: Pengamatan Sederhana Fenomena Perambatan Gelombang Bunyi pada Benda Padat dan Cair

IPAS - Kelas 5

Bab 8 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPAS — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Pengamatan Sederhana Fenomena Perambatan Gelombang Bunyi pada Benda Padat dan Cair

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikPengamatan Sederhana Fenomena Perambatan Gelombang Bunyi pada Benda Padat dan Cair
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengamati fenomena perambatan dan pemantulan gelombang bunyi secara sederhana serta mencatat hasil pengamatannya

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bentuk kelompok kecil yang terdiri dari 3–4 orang murid.
  • Bacalah langkah-langkah percobaan dengan saksama sebelum mulai mengamati.
  • Bagi tugas dalam kelompok: ada yang melakukan ketukan/sumber bunyi, dan ada yang mengamati serta mencatat.
  • Lakukan pengamatan secara cermat dan catat hasil yang sebenarnya terdengar pada tabel yang tersedia.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Mengamati Perambatan Bunyi pada Benda Padat (Meja Belajar)

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Meja belajar kayu/plastik kelas
  • 1 buah pensil kayu

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Satu anggota kelompok menempelkan telinga kanannya rapat-rapat pada permukaan meja kayu/plastik di kelas, sementara telinga kiri ditutup tangan.
  2. Anggota kelompok yang lain mengetuk permukaan meja dengan ujung pensil secara perlahan sebanyak 3 kali dari ujung meja yang berbeda.
  3. Anggota yang mendengar mengangkat kepalanya dari meja (posisi telinga berada di udara terbuka di atas meja) pada jarak yang sama.
  4. Anggota lain mengetukkan kembali pensil pada meja dengan kekuatan yang sama persis.
  5. Amati perbedaan kenyaringan bunyi yang didengar saat telinga menempel di meja dibandingkan saat telinga berada di udara terbuka.
  6. Catat hasil pengamatan kalian ke dalam tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel hasil pengamatan perambatan bunyi melalui meja berikut dengan tanda centang (✓) pada tingkat kenyaringan bunyi yang terdengar (Sangat Jelas/Keras atau Kurang Keras/Lemah).

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan pengamatan langsung yang kalian lakukan, melalui benda apakah bunyi ketukan pensil terdengar lebih jelas dan keras saat merambat ke telinga?

Tabel 2 baris dengan kolom: [Kondisi Pengamatan | Bunyi Terdengar Sangat Jelas/Keras | Bunyi Terdengar Kurang Keras/Lemah]. Baris 1: Telinga menempel rapat di meja; Baris 2: Telinga diangkat di udara di atas meja. Di bawah tabel disediakan 2 baris kosong untuk menjawab pertanyaan nomor 2.

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Mengamati Perambatan Bunyi pada Benda Cair (Air)

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Ember atau wadah plastik berisi air
  • Corong plastik kecil
  • 2 buah batu kerikil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan satu ember atau wadah yang sudah terisi penuh dengan air bersih.
  2. Masukkan corong plastik ke dalam air secara tegak lurus dengan bagian lebar berada di dalam air dan bagian pipa sempit mencuat ke atas (pastikan air tidak tumpah/masuk ke lubang atas).
  3. Satu anggota menempelkan telinganya pada lubang corong plastik bagian atas.
  4. Anggota lain memegang dua buah batu kecil di dalam air, lalu mengetukkan kedua batu tersebut secara perlahan di dekat dasar ember.
  5. Dengarkan bunyi ketukan batu melalui corong.
  6. Sebagai pembanding, angkat telinga dari corong (mendengarkan ketukan batu dari udara bebas di atas ember) saat batu diketukkan kembali di dalam air dengan kekuatan yang sama.
  7. Catat hasil pengamatan bunyi yang kalian dengar pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel pengamatan pendengaran bunyi ketukan batu di dalam air berikut!

Ruang tabel jawaban

2. Apakah getaran gelombang bunyi ketukan batu dapat merambat melalui air hingga terdengar ke telingamu melalui corong? Tuliskan 'Ya' atau 'Tidak' beserta bukti bunyi yang kalian amati.

Tabel 2 baris dengan kolom: [Cara Pengamatan | Hasil Pendengaran Bunyi (Jelas / Sangat Lemah)]. Baris 1: Telinga menempel pada corong di dalam air; Baris 2: Telinga di udara terbuka tanpa corong. Serta baris kosong 2 baris untuk menjawab pertanyaan nomor 2.

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Membandingkan Hasil Pengamatan Perambatan Gelombang Bunyi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar catatan pengamatan Aktivitas 1 dan 2
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati kembali seluruh catatan hasil pendengaran bunyi dari Aktivitas 1 (meja/benda padat) dan Aktivitas 2 (air/benda cair).
  2. Diskusikan bersama anggota kelompok untuk mencocokkan hasil pengamatan yang telah dicatat.
  3. Tuliskan perbandingan keterdengaran bunyi pada kedua media tersebut ke dalam format ringkasan pengamatan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan catatan pengamatan dari Aktivitas 1 dan 2, berikan tanda centang (✓) pada media perantara yang terbukti dapat merambatkan gelombang bunyi saat diamati!

Ruang tabel jawaban

2. Tuliskan hasil pengamatanmu mengenai perbedaan suara ketukan pensil pada meja padat dibandingkan dengan suara ketukan di udara biasa!

Format tabel perbandingan 2 kolom [Media Perambatan | Mengantarkan Bunyi (Bisa / Tidak Bisa)] untuk butir 1. Serta kotak uraian bergaris 3 baris untuk mencatat uraian butir 2.

REFLEKSI

1. Hal baru apa yang kamu amati hari ini mengenai bunyi yang merambat melalui benda di sekitarmu?

2. Bagian pengamatan mana (pada meja kayu atau di dalam ember air) yang paling jelas terdengar bunyinya menurutmu?

3. Sikap apa yang kamu dan kelompokmu tunjukkan agar pengamatan suara bunyi yang halus dapat terdengar dengan teliti?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.