LKPDPertemuan 7Bab 6Fase CSemester 2

LKPD IPAS Kelas 5: Cara Menjaga Privasi Diri Sendiri dan Orang Lain

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 5 dengan topik "Cara Menjaga Privasi Diri Sendiri dan Orang Lain". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPAS Kelas 5: Cara Menjaga Privasi Diri Sendiri dan Orang Lain

IPAS - Kelas 5

Bab 6 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPAS — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Cara Menjaga Privasi Diri Sendiri dan Orang Lain

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikCara Menjaga Privasi Diri Sendiri dan Orang Lain
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan upaya konkret untuk menjaga privasi diri sendiri dan menghormati privasi orang lain dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Murid dapat mengomunikasikan hasil penyelidikan tentang cara menjaga privasi diri dalam bentuk karya orisinal (poster, infografis, atau tulisan) yang ditunjang dengan argumen.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan Kegiatan 1 secara individu, Kegiatan 2 berpasangan, dan Kegiatan 3 secara kelompok (3–4 orang).
  • Gunakan pensilmu untuk menulis, menggambar, atau mengisi tabel. Boleh memakai spidol warna untuk Kegiatan 3.
  • Jika ada kata atau kalimat yang belum kamu mengerti, tanyakan kepada gurumu.
  • Jagalah ketertiban dan saling menghormati pendapat temanmu saat berdiskusi.
  • Simpan LKPD ini dengan baik karena akan menjadi bagian dari portofolio belajarmu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aku dan Ruang Privasiku

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Pensil warna atau krayon (untuk menandai gambar)
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca narasi singkat berikut dalam hati selama 2 menit: 'Privasi adalah hak setiap orang untuk menjaga informasi, tubuh, dan ruang pribadinya agar tetap aman dan nyaman. Saat memasuki masa puber, privasi menjadi semakin penting karena tubuhmu mengalami perubahan yang bersifat pribadi.'
  2. Amati dirimu sendiri: pikirkan situasi sehari-hari di rumah dan di sekolah yang berkaitan dengan privasi.
  3. Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini secara jujur dan mandiri. Tidak ada jawaban yang salah — ini tentang pengalamanmu sendiri!
  4. Gunakan pensil dan isi setiap bagian dengan lengkap.

Pertanyaan:

1. Apa yang kamu pahami tentang 'privasi'? Tuliskan dengan kata-katamu sendiri.

2. Perhatikan tabel berikut. Beri tanda centang (✓) pada kolom yang tepat untuk setiap situasi. Kemudian tuliskan alasanmu di kolom 'Alasanku'.

Tabel: Kolom 1 = Situasi | Kolom 2 = Termasuk Privasi | Kolom 3 = Bukan Privasi | Kolom 4 = Alasanku

Situasi yang tersedia:

  1. Teman membaca buku harianmu tanpa izin
    1. Teman bertanya nama lengkapmu
    2. Seseorang memegang bahumu tanpa meminta izin
    3. Guru meminta tanda tanganmu di jurnal kelas
    4. Seseorang memfoto dirimu dan menyebarkannya tanpa izin
Ruang tabel jawaban

3. Gambarlah siluet tubuh manusia sederhana di ruang yang tersedia. Tandai dengan warna atau arsiran bagian tubuh yang termasuk 'area pribadi' yang tidak boleh dilihat atau disentuh orang lain tanpa izin. Beri keterangan singkat di sampingnya.

Ruang gambar

Pertanyaan 1: paragraf uraian minimal 2 kalimat. Pertanyaan 2: tabel 4 kolom — isi centang dan tuliskan alasan di kolom ke-4. Pertanyaan 3: gambar siluet tubuh dengan arsiran/warna dan keterangan label area pribadi.

Kegiatan 2: Detektif Privasi: Apa yang Harus Dilakukan?

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • LKPD masing-masing (untuk dicatat bersama)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dikerjakan berpasangan dengan teman sebangkumu.
  2. Bacalah setiap skenario di bawah ini bersama pasanganmu.
  3. Diskusikan: 'Apakah privasi seseorang dilanggar dalam skenario ini? Apa yang seharusnya dilakukan?'
  4. Tuliskan hasil diskusi kalian di kolom yang tersedia. Pastikan kalian berdua menyetujui jawaban sebelum menuliskannya.
  5. Setelah selesai, satu pasang akan berbagi jawaban kepada kelas.

Pertanyaan:

1. Baca skenario-skenario berikut, lalu isi tabel respons:

Skenario A: Dina mendapati adiknya membaca pesan di ponselnya tanpa izin.
Skenario B: Saat olahraga, baju Riko terangkat dan teman-temannya menertawakannya serta mengambil foto.
Skenario C: Ibu guru meminta Sari menceritakan masalah pribadinya di depan kelas.
Skenario D: Budi ingin masuk kamar kakaknya dan mengetuk pintu terlebih dahulu, tetapi kakaknya tidak menjawab sehingga Budi langsung masuk.

Untuk setiap skenario, jawab:

  1. Apakah privasi dilanggar? (Ya/Tidak/Sebagian),
  2. Siapa yang terlibat?,
  3. Apa yang seharusnya dilakukan agar privasi tetap terjaga?
Ruang tabel jawaban

2. Dari keempat skenario di atas, pilih satu yang menurutmu paling sering terjadi di kehidupan sehari-hari. Jelaskan: mengapa situasi itu sering terjadi, dan apa dampaknya bagi orang yang privasinya dilanggar?

3. Tuliskan 3 kalimat 'berani berkata TIDAK' yang bisa digunakan saat seseorang merasa privasinya terancam. Gunakan kata-kata yang sopan tetapi tegas.

Pertanyaan 1: tabel 4 baris (satu per skenario) dengan 3 kolom — status pelanggaran, pihak yang terlibat, dan tindakan yang seharusnya dilakukan. Pertanyaan 2: paragraf uraian minimal 3 kalimat. Pertanyaan 3: daftar 3 kalimat bernomor.

Kegiatan 3: Karya Privasiku: Sampaikan Pesanmu!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS atau karton (untuk karya akhir)
  • Spidol warna
  • Pensil warna atau krayon
  • Penggaris
  • Pensil dan penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bergabunglah dalam kelompok 3–4 orang sesuai arahan gurumu.
  2. Diskusikan bersama: dari semua yang sudah kalian pelajari tentang privasi, pesan terpenting apa yang ingin kalian sampaikan kepada teman-teman sebayamu?
  3. Pilih salah satu bentuk karya: (A) Poster tangan, (B) Infografis sederhana, atau (C) Tulisan pendek persuasif (minimal 1 paragraf berisi 5 kalimat).
  4. Rencanakan dulu isi karya kalian di kotak perencanaan yang tersedia sebelum membuat karya akhir.
  5. Karya harus memuat: minimal 3 upaya konkret menjaga privasi, minimal 1 alasan mengapa privasi itu penting, dan pesan ajakan kepada pembaca.
  6. Setelah selesai, setiap kelompok mempresentasikan karyanya dalam 2 menit kepada kelas.
  7. Dengarkan kelompok lain dengan saksama dan catat satu hal menarik dari presentasi mereka.

Pertanyaan:

1. Sebelum membuat karya, isi kotak perencanaan berikut:
(a) Bentuk karya yang dipilih kelompokmu: ...
(b) Judul karya: ...
(c) Tiga upaya menjaga privasi yang akan kalian masukkan:

  1. ...
    1. ...
    2. ...

(d) Satu alasan mengapa privasi itu penting menurut kelompokmu: ...
(e) Kalimat ajakan yang akan kalian gunakan: ...

2. Setelah mendengarkan presentasi kelompok lain, tuliskan: (a) Nama kelompok yang kamu amati, (b) Satu hal menarik atau baru yang kamu pelajari dari karya mereka, (c) Satu pertanyaan atau saran yang ingin kamu sampaikan kepada mereka.

Pertanyaan 1: kotak perencanaan dengan 5 poin isian (bisa dibuat kotak terpisah di lembar kerja). Karya akhir dibuat di kertas HVS/karton terpisah yang dilampirkan bersama LKPD. Pertanyaan 2: isian singkat 3 poin bernomor setelah sesi presentasi.

REFLEKSI

1. Setelah belajar hari ini, satu hal baru yang aku pelajari tentang privasi adalah... Mengapa hal itu terasa penting bagimu secara pribadi?

2. Pernahkah kamu tanpa sengaja melanggar privasi orang lain? Apa yang akan kamu lakukan berbeda mulai sekarang?

3. Jika kamu bisa menyampaikan satu pesan tentang privasi kepada seluruh murid di sekolahmu, apa pesan itu dan mengapa kamu memilihnya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.