LKPDPertemuan 5Bab 6Fase CSemester 2

LKPD IPAS Kelas 5: Pergaulan Sehat dan Menjaga Kesehatan Emosional di Masa Pubertas

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 5 dengan topik "Pergaulan Sehat dan Menjaga Kesehatan Emosional di Masa Pubertas". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPAS Kelas 5: Pergaulan Sehat dan Menjaga Kesehatan Emosional di Masa Pubertas

IPAS - Kelas 5

Bab 6 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPAS — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Pergaulan Sehat dan Menjaga Kesehatan Emosional di Masa Pubertas

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikPergaulan Sehat dan Menjaga Kesehatan Emosional di Masa Pubertas
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membedakan ciri-ciri pergaulan yang sehat dan tidak sehat pada masa pubertas berdasarkan nilai moral, agama, dan norma sosial.
  2. Murid dapat menganalisis cara menjaga kesehatan emosional di masa pubertas, termasuk strategi mengelola perubahan suasana hati dan membangun komunikasi yang baik dengan orang tua atau orang dewasa terpercaya.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan semua kegiatan dengan jujur sesuai pengalaman dan pemahamanmu sendiri.
  • Kamu boleh berdiskusi dengan teman saat ada kegiatan kelompok, tetapi tetap tulis jawabanmu sendiri.
  • Jika ada yang kurang jelas, jangan ragu bertanya kepada guru.
  • Siapkan alat tulis dan buku catatanmu. Mari belajar dengan semangat!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenali Pergaulan: Sehat atau Tidak?

Estimasi: 25 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah 6 cerita situasi pergaulan yang akan dibagikan guru atau tertulis di bawah ini.
  2. Untuk setiap situasi, tentukan apakah termasuk pergaulan sehat atau tidak sehat.
  3. Berikan alasanmu berdasarkan nilai moral, agama, atau norma sosial yang kamu ketahui.
  4. Tuliskan jawabanmu pada tabel yang sudah disediakan.
  5. Setelah selesai, siap untuk berdiskusi dengan kelompok kecil (3-4 orang).

Pertanyaan:

1. Situasi A: Rina dan teman-temannya sering berkumpul untuk belajar bersama setelah sekolah. Mereka saling membantu mengerjakan tugas dan berbagi makanan ringan. Termasuk pergaulan sehat atau tidak sehat? Mengapa?

2. Situasi B: Doni diajak temannya untuk bolos sekolah dan pergi ke warnet bermain game sampai sore. Teman itu bilang 'Sekali-sekali gak papa, jangan jadi anak penakut.' Termasuk pergaulan sehat atau tidak sehat? Mengapa?

3. Situasi C: Ani merasa sedih karena mendapat nilai kurang bagus. Sahabatnya, Mila, mendengarkan curahan hati Ani dan memberi semangat agar Ani belajar lebih giat. Termasuk pergaulan sehat atau tidak sehat? Mengapa?

4. Situasi D: Budi sering diejek teman-temannya karena badannya mulai berjerawat dan suaranya berubah. Teman-teman itu memanggil Budi dengan julukan yang tidak sopan dan membuat Budi malu. Termasuk pergaulan sehat atau tidak sehat? Mengapa?

5. Situasi E: Sari diajak teman-temannya untuk mengikuti kegiatan kerohanian di sekolah setiap Jumat sore. Mereka berdoa, berbagi cerita inspiratif, dan melakukan kegiatan sosial seperti mengumpulkan sumbangan untuk korban bencana. Termasuk pergaulan sehat atau tidak sehat? Mengapa?

6. Situasi F: Andi sering dipaksa temannya untuk memberikan uang jajan. Jika Andi tidak memberikan, teman itu mengancam akan menyebarkan foto Andi yang memalukan. Termasuk pergaulan sehat atau tidak sehat? Mengapa?

7. Dari 6 situasi di atas, buatlah kesimpulan: Apa 3 ciri utama pergaulan SEHAT dan 3 ciri utama pergaulan TIDAK SEHAT di masa pubertas?

Ruang tabel jawaban

Buat tabel dengan 3 kolom: Nomor Situasi | Jenis Pergaulan (Sehat/Tidak Sehat) | Alasan. Untuk pertanyaan nomor 7, buat tabel 2 kolom: Ciri Pergaulan Sehat (3 poin) | Ciri Pergaulan Tidak Sehat (3 poin).

Kegiatan 2: Strategi Jitu Kelola Emosi di Masa Pubertas

Estimasi: 30 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Di masa pubertas, kamu mungkin sering merasakan perubahan suasana hati: kadang senang, tiba-tiba sedih, atau mudah marah. Itu wajar!
  2. Sekarang kamu akan menganalisis cara-cara menjaga kesehatan emosional.
  3. Ikuti langkah-langkah berikut:
  4. Langkah 1: Tuliskan 3 situasi kapan kamu pernah merasakan perubahan suasana hati yang cepat (contoh: tiba-tiba sedih tanpa sebab jelas, mudah tersinggung, dll).
  5. Langkah 2: Untuk setiap situasi, pikirkan: Apa yang kamu lakukan untuk meredakan perasaan itu? Apakah berhasil?
  6. Langkah 3: Pelajari 'Bank Strategi Kelola Emosi' yang akan dijelaskan guru atau baca di buku siswa halaman terkait.
  7. Langkah 4: Pilih 5 strategi dari Bank Strategi yang menurutmu paling cocok untukmu, lalu jelaskan mengapa kamu memilihnya dan kapan akan kamu gunakan.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 3 situasi di mana kamu merasakan perubahan suasana hati yang mendadak. Deskripsikan apa yang kamu rasakan dan apa yang terjadi saat itu.

2. Dari 3 situasi tadi, apa yang biasanya kamu lakukan untuk meredakan perasaan tersebut? Apakah cara itu efektif (berhasil membuat perasaanmu lebih baik)?

3. BANK STRATEGI KELOLA EMOSI (pilih 5 yang paling cocok untukmu): (A) Berbicara dengan orang tua/wali, (B) Menulis diary/jurnal perasaan, (C) Berolahraga atau gerak fisik, (D) Melakukan hobi (menggambar, musik, membaca), (E) Berdoa/beribadah, (F) Bernapas dalam-dalam (teknik relaksasi), (G) Curhat ke sahabat atau guru BK, (H) Tidur cukup 8-9 jam, (I) Mengurangi waktu bermain gadget, (J) Makan makanan bergizi. Tuliskan 5 pilihanmu dan jelaskan: Mengapa kamu memilih strategi ini? Kapan kamu akan menggunakannya?

Ruang tabel jawaban

4. Mengapa komunikasi dengan orang tua atau orang dewasa terpercaya itu penting di masa pubertas? Berikan 3 alasan berdasarkan analisismu!

Untuk nomor 1-2 dan 4: tulis dalam bentuk paragraf atau poin-poin. Untuk nomor 3: buat tabel dengan 3 kolom: Strategi yang Dipilih (kode huruf & nama strategi) | Alasan Memilih | Kapan Menggunakannya.

Kegiatan 3: Rencana Aksi: Jaga Kesehatan Emosionalku!

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS atau buku tugas
  • Pensil warna atau spidol (opsional untuk menghias)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya kamu membuat komitmen pribadi untuk menjaga kesehatan emosionalmu di masa pubertas.
  2. Kamu akan membuat 'Kontrak Diri' berisi rencana konkret yang akan kamu lakukan minggu ini.
  3. Ikuti format yang sudah disediakan dan isi dengan jujur.
  4. Setelah selesai, kamu boleh menghias kontrak dirimu agar lebih menarik (opsional).
  5. Di akhir minggu, kamu akan merefleksikan: Apakah kamu berhasil melakukan rencana ini? Apa yang kamu rasakan?

Pertanyaan:

1. KONTRAK DIRIKU - Bagian A: Tuliskan 3 target yang ingin kamu capai untuk menjaga kesehatan emosionalmu minggu ini. Contoh: 'Aku akan curhat ke Ibu minimal 2 kali minggu ini' atau 'Aku akan tidur tepat waktu setiap hari.'

2. KONTRAK DIRIKU - Bagian B: Jika ada teman yang terlihat sedih atau bermasalah dengan pergaulan tidak sehat, apa yang akan kamu lakukan untuk membantu? Tuliskan minimal 2 tindakan konkret.

3. KONTRAK DIRIKU - Bagian C: Siapa orang dewasa terpercaya yang bisa kamu hubungi jika mengalami masalah emosional atau pergaulan yang tidak sehat? Tuliskan minimal 2 nama dan hubungannya denganmu (contoh: Ibu, Pak Guru BK, Kakak, dll).

4. Tanda Tangan Komitmen: Tuliskan namamu dan tanggal hari ini sebagai tanda kamu berkomitmen menjalankan kontrak diri ini. Kamu juga bisa menambahkan motto/semangat pribadimu!

Buat format KONTRAK DIRI dengan bagian-bagian berikut: Judul: KONTRAK DIRIKU UNTUK KESEHATAN EMOSIONAL. Bagian A: Target Minggu Ini (3 poin). Bagian B: Aksi untuk Teman (2 poin). Bagian C: Kontak Darurat (2 nama orang dewasa terpercaya). Bagian D: Tanda Tangan Komitmen (nama, tanggal, motto). Kamu boleh menghias tepinya dengan gambar atau warna.

REFLEKSI

1. Setelah mengerjakan LKPD ini, apa hal baru yang kamu pelajari tentang pergaulan sehat dan kesehatan emosional di masa pubertas?

2. Dari semua strategi mengelola emosi yang dipelajari hari ini, mana yang paling ingin kamu coba minggu ini? Mengapa?

3. Menurutmu, mengapa penting untuk memiliki orang dewasa terpercaya yang bisa kita ajak bicara saat menghadapi masa pubertas?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.