LKPDPertemuan 6Bab 4Fase CSemester 1

LKPD IPAS Kelas 5: Dampak Aktivitas Manusia terhadap Siklus Air dan Ketersediaan Air Bersih

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 5 dengan topik "Dampak Aktivitas Manusia terhadap Siklus Air dan Ketersediaan Air Bersih". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPAS Kelas 5: Dampak Aktivitas Manusia terhadap Siklus Air dan Ketersediaan Air Bersih

IPAS - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPAS — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Dampak Aktivitas Manusia terhadap Siklus Air dan Ketersediaan Air Bersih

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikDampak Aktivitas Manusia terhadap Siklus Air dan Ketersediaan Air Bersih
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menganalisis bagaimana aktivitas manusia (penebangan hutan, pencemaran, pembetonan lahan) mempengaruhi siklus air dan ketersediaan air bersih.
  2. Murid dapat membandingkan kondisi ketersediaan air pada lahan yang terjaga vegetasinya dengan lahan yang gundul berdasarkan data dan informasi yang diperoleh.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan LKPD ini secara jujur berdasarkan pengamatan dan pemahamanmu sendiri.
  • Pada kegiatan diskusi, dengarkan pendapat temanmu dan sampaikan pendapatmu dengan sopan.
  • Jika ada kata atau instruksi yang kurang kamu pahami, tanyakan kepada gurumu.
  • Tuliskan namamu, kelas, dan tanggal di bagian atas LKPD sebelum mulai.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Air: Apa yang Manusia Lakukan pada Siklus Air?

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Gambar dua wilayah (disediakan guru atau buku siswa hal. 78–80)
  • Alat tulis (pensil/pulpen)
  • Penggaris (untuk membuat tabel)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan dua gambar berikut yang menggambarkan kondisi dua wilayah berbeda (gambar disediakan guru atau ada di buku siswa halaman 78–80): Wilayah A — hutan lebat dengan sungai jernih; Wilayah B — lahan gundul, jalan beton, dan sungai keruh.
  2. Amati masing-masing gambar selama 2 menit. Perhatikan kondisi tanah, tanaman, air, dan aktivitas manusia yang terlihat.
  3. Catat minimal 3 perbedaan yang kamu temukan antara Wilayah A dan Wilayah B pada tabel di bawah.
  4. Kemudian jawab pertanyaan analisis yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel perbandingan berikut berdasarkan pengamatanmu terhadap Wilayah A dan Wilayah B. Isi kolom 'Kondisi' dan 'Dugaan Dampak pada Air' untuk masing-masing wilayah.

Ruang tabel jawaban

2. Menurutmu, aktivitas manusia apa yang menyebabkan Wilayah B berubah menjadi seperti itu? Tuliskan minimal 2 aktivitas dan jelaskan bagaimana setiap aktivitas tersebut mengubah kondisi wilayah itu.

3. Dari tiga aktivitas manusia berikut — penebangan hutan, pencemaran air, dan pembetonan lahan — menurutmu manakah yang paling berdampak besar pada siklus air? Berikan alasanmu!

Untuk soal no. 1: buat tabel 3 kolom dengan judul 'Aspek yang Diamati', 'Wilayah A (Hutan Lebat)', dan 'Wilayah B (Lahan Gundul)'. Isi minimal 3 baris aspek berbeda. Untuk soal no. 2 dan 3: tulis jawaban dalam paragraf singkat minimal 3 kalimat.

Kegiatan 2: Kita Uji Datanya! Membandingkan Lahan Hijau vs. Lahan Gundul

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks data Desa Hijau Lestari dan Desa Gundul Gersang (tercetak di LKPD)
  • Alat tulis
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua informasi data berikut dengan seksama.
  2. DATA 1 — Desa Hijau Lestari: Desa ini memiliki 70% lahan tertutup hutan dan kebun. Saat musim hujan, air hujan meresap ke tanah dengan baik. Warga menggunakan sumur dan mata air yang tidak pernah kering bahkan di musim kemarau. Debit air sungai stabil sepanjang tahun.
  3. DATA 2 — Desa Gundul Gersang: Desa ini dulunya berhutan, namun 10 tahun terakhir sebagian besar hutan ditebang untuk perkebunan dan perumahan. Saat hujan, air langsung mengalir deras dan menyebabkan banjir. Di musim kemarau, sumur warga mengering. Debit air sungai turun drastis.
  4. Gunakan kedua data tersebut untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini.
  5. Diskusikan jawabanmu dengan satu teman sebangku, lalu tuliskan kesimpulan bersama.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel perbandingan ketersediaan air di kedua desa berikut berdasarkan data yang kamu baca.

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan data di atas, jelaskan mengapa lahan yang terjaga vegetasinya dapat mempertahankan ketersediaan air lebih baik dibandingkan lahan yang gundul. Gunakan kata-kata: infiltrasi, akar pohon, dan air tanah dalam jawabanmu.

3. Jika kamu adalah kepala desa di Desa Gundul Gersang, langkah apa yang akan kamu ambil untuk memperbaiki ketersediaan air di desa tersebut? Tuliskan minimal 2 langkah dan alasannya!

Untuk soal no. 1: buat tabel 4 kolom dengan judul 'Aspek Perbandingan', 'Desa Hijau Lestari', 'Desa Gundul Gersang', dan 'Kesimpulan Singkat'. Isi minimal 4 baris aspek. Untuk soal no. 2 dan 3: tulis jawaban dalam 1 paragraf (minimal 4 kalimat). Tandai kata kunci yang diminta dengan garis bawah.

Kegiatan 3: Aku Peduli Air: Membuat Poster Mini Aksi Nyata

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS atau kertas gambar (setengah halaman)
  • Pensil warna atau spidol
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya kamu menggunakan semua yang sudah kamu pelajari untuk membuat sesuatu yang berguna!
  2. Bayangkan kamu akan membuat sebuah poster mini (ukuran setengah halaman) untuk ditempel di lingkungan sekolah atau rumahmu.
  3. Poster ini berisi: (1) satu masalah nyata yang mengancam ketersediaan air bersih di sekitarmu, (2) penjelasan singkat mengapa hal itu berbahaya bagi siklus air, dan (3) satu ajakan aksi nyata yang bisa dilakukan teman-teman sebayamu.
  4. Sebelum menggambar/menulis poster, lengkapi dulu 'Rancangan Posterku' di bawah ini sebagai kerangka ideamu.
  5. Setelah selesai, ceritakan rancangan postermu kepada kelompok kecil (3–4 orang) selama 1–2 menit, lalu berikan satu masukan kepada rancangan poster temanmu.

Pertanyaan:

1. Isi 'Rancangan Posterku' berikut: (a) Masalah yang aku pilih: ...; (b) Dampaknya terhadap siklus air atau ketersediaan air bersih: ...; (c) Ajakan aksi yang aku tulis di poster: ...; (d) Gambar atau simbol yang akan aku gunakan: ...

2. Setelah mendengar rancangan poster temanmu, tuliskan: (a) Satu hal menarik dari rancangan poster temanmu; (b) Satu saran yang bisa kamu berikan agar posternya lebih efektif.

3. Berdasarkan seluruh kegiatan hari ini, tuliskan satu kalimat yang merangkum pemahamanmu: 'Aktivitas manusia dapat mempengaruhi siklus air karena ..., oleh karena itu kita perlu ...'

Untuk soal no. 1: isi empat titik-titik pada format 'Rancangan Posterku' yang sudah tersedia (masing-masing 2–3 kalimat). Untuk soal no. 2: tulis dalam format (a) dan (b) masing-masing 1–2 kalimat. Untuk soal no. 3: tulis tepat satu kalimat lengkap menggunakan struktur yang diberikan.

REFLEKSI

1. Dari kegiatan hari ini, hal baru apa yang paling membuatmu terkejut tentang hubungan antara aktivitas manusia dan ketersediaan air bersih? Mengapa hal itu mengejutkanmu?

2. Coba ingat lingkungan di sekitar rumah atau sekolahmu — apakah kamu melihat salah satu aktivitas manusia yang kita bahas hari ini (penebangan pohon, pembetonan, atau pencemaran) terjadi di sana? Ceritakan secara singkat!

3. Satu hal kecil apa yang bisa kamu lakukan mulai besok untuk membantu menjaga ketersediaan air bersih di lingkunganmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.