LKPDPertemuan 4Bab 4Fase CSemester 1

LKPD IPAS Kelas 5: Mengamati Fenomena Keberadaan dan Penyerapan Air pada Tanah serta Mencatat Hasilnya

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPAS kelas 5 dengan topik "Mengamati Fenomena Keberadaan dan Penyerapan Air pada Tanah serta Mencatat Hasilnya".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPAS Kelas 5: Mengamati Fenomena Keberadaan dan Penyerapan Air pada Tanah serta Mencatat Hasilnya

IPAS - Kelas 5

Bab 4 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPAS — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Mengamati Fenomena Keberadaan dan Penyerapan Air pada Tanah serta Mencatat Hasilnya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMengamati Fenomena Keberadaan dan Penyerapan Air pada Tanah serta Mencatat Hasilnya
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengamati fenomena pergerakan dan keberadaan air secara sederhana serta mencatat hasil pengamatannya

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar bersama kelompokmu.
  • Bacalah setiap petunjuk langkah pengamatan dengan cermat dan teliti.
  • Lakukan pengamatan secara langsung terhadap fenomena air yang disiapkan.
  • Catatlah apa yang kamu lihat dan amati secara jujur dan mandiri pada kolom/tabel yang disediakan.
  • Jaga kebersihan meja kerja dan berhati-hatilah saat menggunakan wadah berisi air.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Air: Mengamati Tetesan Air pada Berbagai Benda

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • 1 buah pipet tetes
  • 1 gelas kecil berisi air bersih
  • 1 mangkuk kecil berisi tanah kering
  • 1 buah spons cuci piring kering
  • 1 lembar plastik mika bening

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan 3 jenis permukaan benda di meja kelompok: (A) tanah kering di dalam mangkuk kecil, (B) spons cuci piring kering, dan (C) lempeng plastik/mika bening.
  2. Ambil air menggunakan pipet tetes.
  3. Teteskan 5 tetes air tepat di atas permukaan masing-masing benda.
  4. Amati dengan saksama apa yang terjadi pada air di permukaan benda tersebut selama 1 menit (apakah air bergerak masuk ke dalam pori-pori atau tetap menggenang di atas permukaan).
  5. Catat hasil pengamatanmu pada tabel pengamatan 1.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel hasil pengamatan keberadaan dan pergerakan tetesan air pada ketiga benda berikut!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan pengamatanmu pada tabel di atas, sebutkan benda apa saja yang membuat air bergerak masuk ke dalamnya dan benda apa yang membuat air tetap bertahan di permukaan!

Tabel 3 baris pengamatan: Kolom 1 (Nama Benda: Tanah Kering, Spons Kering, Plastik), Kolom 2 (Pergerakan Air saat Diteteskan), Kolom 3 (Keberadaan Akhir Air). Di bawah tabel tersedia 2 baris garis kosong untuk menjawab pertanyaan nomor 2.

Kegiatan 2: Uji Pergerakan Air: Mengamati Laju Penyerapan Air pada Jenis Tanah Berbeda

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • 2 buah gelas plastik transparan yang telah dilubangi 3 titik di bagian alas
  • 2 mangkuk penampung transparan
  • Tanah kebun/humus (cukup untuk 5 cm tinggi gelas)
  • Tanah pasir (cukup untuk 5 cm tinggi gelas)
  • Gelas ukur berisi 100 mL air (dibagi masing-masing 50 mL)
  • Stopwatch/penunjuk waktu

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan 2 gelas plastik transparan berlubang kecil di bawahnya: Gelas 1 diisi tanah kebun/humus setinggi 5 cm, Gelas 2 diisi tanah pasir setinggi 5 cm.
  2. Letakkan mangkuk penampung kosong di bawah masing-masing gelas berlubang.
  3. Siapkan stopwatch atau jam.
  4. Tuangkan 50 mL air secara bersamaan ke permukaan tanah di Gelas 1 dan Gelas 2.
  5. Amati ke mana air bergerak, catat waktu tetesan pertama menembus lubang bawah, dan amati kondisi tanah di dalam gelas.
  6. Catat seluruh hasil pengamatanmu ke dalam tabel perbandingan pengamatan.

Pertanyaan:

1. Catatlah hasil pengamatan laju pergerakan dan keberadaan air pada kedua jenis tanah ke dalam tabel pengamatan!

Ruang tabel jawaban

2. Tuliskan perbedaan pergerakan air yang kamu amati antara tanah pasir dan tanah kebun saat dituangkan air dalam jumlah yang sama!

Tabel 2 baris perbandingan: Kolom 1 (Jenis Tanah), Kolom 2 (Waktu Tetesan Pertama Muncul di Bawah), Kolom 3 (Arah dan Kecepatan Pergerakan Air), Kolom 4 (Keberadaan Air: Tertahan di Tanah atau Lolos ke Wadah Penampung). Tersedia ruang bergaris 4 baris untuk uraian nomor 2.

Kegiatan 3: Galeri Pengamatan: Mengamati Bukti Keberadaan Air Tersembunyi di Sekitar Kita

Estimasi: 30 menit (sudah termasuk refleksi, transisi, dan penutup kelas)

Alat & Bahan:

  • 1 kantong plastik klip bening transparan
  • 1 genggam tanah dari halaman sekolah
  • Sinar matahari langsung

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bawalah 1 genggam tanah yang tampak dari luar kering di halaman sekolah, lalu masukkan ke dalam kantong plastik klip bening dan tutup rapat.
  2. Jemur kantong plastik tersebut di bawah sinar matahari langsung selama 10-15 menit.
  3. Amati dinding bagian dalam plastik klip secara cermat.
  4. Gambarkan dan catat bukti keberadaan pergerakan air yang kamu lihat pada kantong plastik tersebut.

Pertanyaan:

1. Gambarkan apa yang terlihat pada dinding plastik bagian dalam setelah dijemur, lalu beri keterangan tanda panah di mana letak titik-titik air berada!

Ruang gambar

2. Catatlah hasil pengamatanmu: Dari manakah tetesan air di dinding plastik itu berasal dan bagaimana air tersebut bisa berpindah ke dinding plastik?

Kotak gambar berukuran 8x10 cm untuk menggambar kondisi plastik dan titik air, dilengkapi garis label. Di sampingnya disediakan 4 baris garis kosong untuk mencatat hasil pengamatan pergerakan air.

REFLEKSI

1. Dari ketiga pengamatan tadi, pada permukaan apa kamu paling jelas melihat pergerakan air?

2. Apa hal paling mengejutkan yang kamu amati tentang keberadaan air di dalam tanah yang semula terlihat kering?

3. Apakah kamu dapat mencatat seluruh hasil pengamatanmu tepat waktu dan sesuai dengan apa yang kamu lihat sendiri?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.