LKPDPertemuan 4Bab 4Fase CSemester 1

LKPD IPAS Kelas 5: Tahapan Siklus Air: Presipitasi, Infiltrasi, dan Aliran Permukaan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 5 dengan topik "Tahapan Siklus Air: Presipitasi, Infiltrasi, dan Aliran Permukaan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPAS Kelas 5: Tahapan Siklus Air: Presipitasi, Infiltrasi, dan Aliran Permukaan

IPAS - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPAS — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Tahapan Siklus Air: Presipitasi, Infiltrasi, dan Aliran Permukaan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikTahapan Siklus Air: Presipitasi, Infiltrasi, dan Aliran Permukaan
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan proses presipitasi dan infiltrasi serta kaitannya dengan ketersediaan air tanah.
  2. Murid dapat mengolah data hasil penyelidikan siklus air ke dalam bentuk diagram atau tabel dan menjelaskan urutan tahapan siklus air secara lengkap.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan — setiap kegiatan saling berhubungan.
  • Boleh berdiskusi dengan teman satu kelompok, tetapi tulis jawabanmu sendiri di bukumu.
  • Jika ada kata atau konsep yang belum kamu mengerti, tandai dan tanyakan kepada guru.
  • Gunakan pensil atau pulpen untuk mencatat, dan pensil warna/spidol jika ingin mewarnai diagram.
  • Jaga alat dan bahan dengan baik, dan bersihkan meja setelah selesai.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Hujan: Apa yang Terjadi Saat Air Turun ke Bumi?

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku siswa IPAS Kelas 5 (halaman 76–80)
  • Alat tulis (pensil, pulpen)
  • Pensil warna atau spidol (opsional, untuk menandai gambar)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduk bersama kelompokmu (3–4 orang).
  2. Perhatikan gambar ilustrasi siklus air yang ada di bawah ini (atau di buku siswa halaman 76).
  3. Fokuskan perhatianmu pada bagian PRESIPITASI dan INFILTRASI.
  4. Bayangkan kamu sedang berdiri di luar rumah saat hujan turun deras. Apa yang kamu lihat? Apa yang kamu rasakan?
  5. Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut berdasarkan pengamatanmu terhadap gambar dan imajinasimu.

Pertanyaan:

1. Presipitasi adalah proses jatuhnya air dari atmosfer ke permukaan bumi. Tuliskan 3 contoh bentuk presipitasi yang kamu ketahui atau pernah kamu lihat di sekitarmu!

2. Perhatikan gambar di bawah ini (dua kondisi tanah: tanah berpasir/berlubang dan tanah tertutup aspal). Menurutmu, pada kondisi mana air hujan lebih mudah meresap ke dalam tanah? Jelaskan alasanmu!

3. Infiltrasi adalah proses meresapnya air ke dalam tanah. Lengkapi tabel berikut untuk membandingkan dua jenis permukaan tanah!

Ruang tabel jawaban

4. Menurutmu, mengapa daerah yang banyak pohon dan taman biasanya memiliki sumur yang tidak mudah kering? Hubungkan jawabanmu dengan proses infiltrasi!

Jawab pertanyaan 1 dalam bentuk daftar bernomor. Jawab pertanyaan 2 dalam bentuk paragraf minimal 3 kalimat. Jawab pertanyaan 3 dalam tabel 3 kolom: Jenis Permukaan | Kemampuan Infiltrasi (Tinggi/Rendah) | Dampak terhadap Air Tanah. Jawab pertanyaan 4 dalam diskusi kelompok, lalu tulis ringkasan jawabanmu dalam 2–3 kalimat.

Kegiatan 2: Percobaan Mini: Mana yang Lebih Cepat Meresap?

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • 3 wadah/gelas plastik bekas atau nampan kecil
  • Tanah gembur (dari pot atau kebun sekolah)
  • Tanah padat atau tanah liat
  • Potongan batu kecil atau ubin/keramik
  • Air bersih (150 mL total — 50 mL per percobaan)
  • Gelas ukur atau sendok makan (untuk mengukur air)
  • Stopwatch atau jam tangan (atau hitungan manual)
  • Lembar catatan / buku tulis
  • Nampan plastik (alas percobaan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini adalah penyelidikan sederhana. Kamu akan membandingkan kecepatan infiltrasi pada tiga jenis permukaan.
  2. Siapkan semua alat dan bahan yang tercantum.
  3. Lakukan percobaan bersama kelompok. Satu orang mencatat waktu, satu orang menuangkan air, satu orang mengamati.
  4. Tuangkan air (50 mL) secara perlahan ke masing-masing wadah/permukaan, lalu catat waktu yang dibutuhkan air untuk meresap sepenuhnya.
  5. Jika tidak ada alat ukur waktu, gunakan hitungan 1–100 sebagai perkiraan.
  6. Catat hasilmu di tabel pengamatan, lalu jawab pertanyaan analisis di bawahnya.
  7. PERHATIAN: Lakukan percobaan di atas nampan atau di luar ruangan agar tidak mengotori meja.

Pertanyaan:

1. Catat hasil pengamatanmu ke dalam tabel berikut! Isi kolom: Jenis Permukaan | Waktu Meresap (detik/hitungan) | Warna Air Setelah Meresap | Sisa Air di Permukaan (Ada/Tidak Ada)

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan data di tabelmu, urutkan ketiga permukaan dari yang paling cepat hingga paling lambat dalam proses infiltrasi. Tuliskan urutannya dan berikan alasanmu!

3. Air yang tidak meresap ke dalam tanah akan mengalir di atas permukaan — inilah yang disebut ALIRAN PERMUKAAN (run-off). Berdasarkan percobaanmu, pada permukaan mana terjadi aliran permukaan paling banyak? Mengapa hal ini bisa berbahaya jika terjadi di kota besar saat hujan deras?

4. Apakah hasil percobaanmu sesuai dengan prediksimu sebelumnya? Apa yang paling mengejutkan dari hasil percobaan ini?

Isi tabel pengamatan dengan 4 kolom dan 3 baris data (satu baris per jenis permukaan). Tulis jawaban analisis nomor 2 dan 4 dalam bentuk paragraf. Jawab nomor 3 bersama kelompok, lalu pilih satu juru bicara untuk menyampaikan kesimpulan ke kelas.

Kegiatan 3: Sang Arsitek Siklus Air: Buat Diagram Perjalananmu!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas A4 kosong atau halaman kosong di buku gambar
  • Pensil
  • Pensil warna atau krayon (opsional)
  • Penggaris (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya kamu menjadi 'arsitek' siklus air! Kamu akan membuat diagram siklus air lengkap berdasarkan semua yang sudah kamu pelajari hari ini dan di pertemuan sebelumnya.
  2. Ambil selembar kertas kosong (atau gunakan ruang yang disediakan di LKPD ini).
  3. Gambar diagram siklus air yang mencakup SEMUA tahapan: evaporasi, transpirasi, kondensasi, presipitasi, infiltrasi, aliran permukaan, dan air tanah.
  4. Beri label pada setiap tahapan dan gambar panah untuk menunjukkan arah pergerakan air.
  5. Di bawah diagrammu, tulis penjelasan singkat (2–3 kalimat) untuk setiap tahapan.
  6. Gunakan warna jika memungkinkan: biru untuk air, kuning/oranye untuk matahari, hijau untuk tumbuhan.
  7. Setelah selesai, tukarkan diagrammu dengan diagram milik temanmu dan berikan satu komentar positif serta satu saran perbaikan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel ringkasan tahapan siklus air berikut sebelum membuat diagrammu. Isi kolom: Nama Tahapan | Proses yang Terjadi (dalam 1 kalimat) | Posisi dalam Diagram (di darat/di udara/di dalam tanah)

Ruang tabel jawaban

2. Gambar diagram siklus air lengkapmu di ruang yang tersedia! Pastikan semua tahapan diberi label dan panah arah yang benar.

Ruang gambar

3. Setelah menukar diagram dengan temanmu, tuliskan: (a) satu hal yang kamu kagumi dari diagram temanmu, dan (b) satu tahapan yang mungkin perlu ditambahkan atau diperjelas pada diagram temanmu.

4. Berdasarkan siklus air yang kamu gambar, jelaskan dengan kalimatmu sendiri: MENGAPA air di bumi tidak pernah benar-benar habis meskipun kita terus menggunakannya setiap hari?

Isi tabel ringkasan dengan 3 kolom dan 6 baris (satu baris per tahapan). Gambar diagram di kotak gambar yang tersedia (minimal setengah halaman kertas A4). Tulis jawaban nomor 3 dan 4 dalam bentuk paragraf masing-masing minimal 2 kalimat. Diagram boleh diberi warna untuk nilai tambah.

REFLEKSI

1. Setelah belajar hari ini, apa satu hal baru yang paling membuatmu terkejut atau kagum tentang perjalanan air di bumi? Ceritakan dengan singkat!

2. Bayangkan lingkungan di sekitar rumah atau sekolahmu — apakah menurutmu proses infiltrasi berjalan dengan baik di sana? Apa buktinya? Apa yang bisa kamu atau keluargamu lakukan untuk membantu air lebih mudah meresap ke tanah?

3. Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling menantang buatmu? Apa yang akan kamu lakukan berbeda jika mengulang kegiatan ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.