LKPDPertemuan 1Bab 4Fase CSemester 1

LKPD IPAS Kelas 5: Menganalisis Hubungan Komponen Abiotik Air dengan Kehidupan Tumbuhan dalam Ekosistem

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPAS kelas 5 dengan topik "Menganalisis Hubungan Komponen Abiotik Air dengan Kehidupan Tumbuhan dalam Ekosistem".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPAS Kelas 5: Menganalisis Hubungan Komponen Abiotik Air dengan Kehidupan Tumbuhan dalam Ekosistem

IPAS - Kelas 5

Bab 4 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPAS — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menganalisis Hubungan Komponen Abiotik Air dengan Kehidupan Tumbuhan dalam Ekosistem

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenganalisis Hubungan Komponen Abiotik Air dengan Kehidupan Tumbuhan dalam Ekosistem
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis hubungan komponen abiotik berupa air dengan komponen biotik dalam ekosistem

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
  • Bentuk kelompok kerja bersama 3-4 orang temanmu.
  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat dan seksama.
  • Diskusikan setiap pertanyaan bersama kelompokmu dan tuliskan jawaban pada ruang yang tersedia.
  • Tanyakan kepada gurumu jika terdapat instruksi yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Peran Air bagi Tumbuhan di Lingkungan Sekolah

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Tumbuhan di sekitar taman sekolah
  • Alat tulis
  • Papan jalan (clipboard)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan pengamatan terhadap tumbuhan di area taman sekolah atau sekitar kelasmu.
  2. Amati kondisi tanah dan ketersediaan air di tempat tumbuhnya tumbuhan tersebut.
  3. Bandingkan dua tumbuhan yang mendapat cukup air dengan tumbuhan di area yang kering atau jarang tersiram air.
  4. Catat hasil pengamatanmu dan analisis hubungan antara ketersediaan air dengan kondisi fisik tumbuhan pada tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan pengamatanmu, bandingkan kondisi tumbuhan yang memperoleh cukup air dengan tumbuhan yang kekurangan air (amati bagian daun, batang, dan kesegaran tanaman)!

Ruang tabel jawaban

2. Analislah mengapa ketersediaan komponen abiotik air sangat menentukan kesegaran dan tegaknya batang serta daun tumbuhan!

Tabel 3 kolom: Kolom 1 (Kondisi Ketersediaan Air: Cukup Air vs Kekurangan Air), Kolom 2 (Kondisi Fisik Daun dan Batang), Kolom 3 (Hasil Analisis Hubungan Air dengan Kondisi Tumbuhan); serta kotak uraian untuk penjelasan tekanan cairan/kesegaran sel.

Kegiatan 2: Analisis Hubungan Timbal Balik Air dan Kehidupan Tumbuhan

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Teks studi kasus pada LKPD
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah studi kasus berikut: Di sebuah lereng bukit terdapat dua area berdampingan. Area A dipenuhi pohon-pohon rindang dan rumput tebal, sedangkan Area B tanahnya gundul tanpa tumbuhan karena ditebang.
  2. Saat hujan deras turun selama dua jam, aliran air di Area A meresap perlahan ke dalam tanah dan mata air di bawah lereng tetap mengalir jernih beberapa hari setelahnya. Sementara di Area B, air hujan langsung mengalir deras di permukaan membawa lapisan tanah dan menyebabkan kekeringan cepat setelah hujan berhenti.
  3. Diskusikan dalam kelompok untuk menganalisis keterkaitan antara komponen abiotik air dengan komponen biotik tumbuhan pada kedua area tersebut.

Pertanyaan:

1. Bagaimana komponen abiotik air memengaruhi kelangsungan hidup tumbuhan di Area A dibandingkan Area B?

2. Sebaliknya, bagaimana keberadaan komponen biotik tumbuhan di Area A memengaruhi keberadaan dan pergerakan komponen abiotik air di ekosistem tersebut?

3. Berdasarkan perbandingan kedua area, simpulkan bentuk hubungan saling ketergantungan antara komponen abiotik air dan komponen biotik tumbuhan dalam ekosistem!

Kolom uraian bergaris untuk nomor 1 dan 2 (masing-masing 3-4 baris kalimat analisis), serta bagan kesimpulan hubungan timbal balik dua arah untuk nomor 3.

Kegiatan 3: Peta Analisis Dampak Perubahan Air terhadap Rantai Kehidupan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Penggaris atau pensil warna untuk memperjelas bagan alur

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan skenario rantai kehidupan di ekosistem kebun: Air tanah diserap oleh Tanaman Cabai -> Daun cabai dimakan Ulat -> Ulat dimakan Burung Pipit.
  2. Analislah apa yang terjadi pada setiap komponen biotik jika komponen abiotik air mengalami kekeringan ekstrem selama 2 bulan.
  3. Gambarkan dan tuliskan alur hubungan dampak tersebut ke dalam diagram sebab-akibat.
  4. Presentasikan hasil analisis kelompokmu secara bergantian di depan kelas, lalu ikuti kegiatan refleksi dan penutup bersama guru.

Pertanyaan:

1. Analislah dampak langsung penurunan jumlah air tanah terhadap kondisi tumbuhan cabai dan dampak lanjutannya terhadap hewan pemakan tumbuhan!

2. Lengkapilah diagram alur analisis hubungan perubahan komponen abiotik terhadap komponen biotik: [Ketiadaan Air] -> Dampak pada Tumbuhan -> Dampak pada Konsumen -> Keseimbangan Ekosistem!

Ruang gambar

Kotak uraian analisis serta bagan 4 kotak berpanah horisontal untuk menggambarkan urutan dampak perubahan komponen abiotik terhadap komponen biotik.

REFLEKSI

1. Apa hal baru yang kamu pahami hari ini tentang ketergantungan tumbuhan terhadap komponen abiotik air di sekitarmu?

2. Bagaimana menurutmu kondisi tumbuhan di pekarangan rumah atau sekolahmu jika selama berminggu-minggu tidak mendapatkan air?

3. Langkah sederhana apa yang dapat kamu lakukan setiap hari untuk membantu tumbuhan di sekitarmu mendapatkan kebutuhan airnya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.