LKPDPertemuan 9Bab 3Fase CSemester 1

LKPD IPAS Kelas 5: Mengomunikasikan Hasil Penyelidikan Hubungan Antarkomponen Ekosistem Menggunakan Media Visual

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPAS kelas 5 dengan topik "Mengomunikasikan Hasil Penyelidikan Hubungan Antarkomponen Ekosistem Menggunakan Media Visual".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPAS Kelas 5: Mengomunikasikan Hasil Penyelidikan Hubungan Antarkomponen Ekosistem Menggunakan Media Visual

IPAS - Kelas 5

Bab 3 Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPAS — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Mengomunikasikan Hasil Penyelidikan Hubungan Antarkomponen Ekosistem Menggunakan Media Visual

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMengomunikasikan Hasil Penyelidikan Hubungan Antarkomponen Ekosistem Menggunakan Media Visual
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengomunikasikan hasil penyelidikan hubungan antarkomponen dalam ekosistem menggunakan media visual

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi kerja dan perhatikan data penyelidikan ekosistem yang disediakan dengan saksama.
  • Bekerjalah secara kolaboratif bersama teman kelompokmu untuk merancang dan menyajikan media visual.
  • Gunakan simbol, tanda panah, gambar/sketsa, serta keterangan tertulis untuk mengomunikasikan hubungan antarkomponen ekosistem secara jelas.
  • Tanyakan kepada gurumu jika ada petunjuk atau instruksi pembuatan media visual yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Merancang Bagan Alir Visual Hubungan Komponen Ekosistem

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Data hasil penyelidikan ekosistem kolam
  • Pensil
  • Penghapus
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati catatan hasil penyelidikan ekosistem kolam sekolah berikut: 'Matahari dan air membantu lumut serta teratai tumbuh subur. Lumut dan teratai dimakan oleh ikan kecil dan kecebong. Ikan kecil kemudian dimakan oleh burung bangau dan ikan gabus besar. Ketika bangau dan ikan gabus mati, tubuhnya diurai oleh bakteri pengurai menjadi zat hara di dalam air/lumpur tanah.'
  2. Kelompokkan komponen-komponen tersebut ke dalam bagan visual untuk mengomunikasikan arah perpindahan energi dan hubungan ketergantungannya.
  3. Gunakan simbol tanda panah (→) yang mengarah dari penyedia makanan/energi ke pihak yang memanfaatkan/memakannya.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan data penyelidikan di atas, susunlah rancangan bagan alir visual yang mengomunikasikan hubungan antarkomponen biotik dan abiotik secara runtut menggunakan simbol panah!

Ruang gambar

2. Tuliskan keterangan singkat (label/legenda) pendamping bagan visualmu yang mengomunikasikan peran masing-masing komponen dalam hubungan tersebut!

Ruang tabel jawaban

Kotak gambar berukuran setengah halaman untuk sketsa bagan visual berpanah dan tabel 2 kolom: 'Komponen Visual' dan 'Keterangan Hubungan/Peran'.

Kegiatan 2: Menyajikan Media Visual Infografis Hubungan Antarkomponen

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas karton/manila
  • Spidol warna/krayon
  • Penggaris
  • Sticky notes/kertas tempel

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan kertas karton/manila dan spidol warna yang telah disiapkan kelompokmu.
  2. Pindahkan rancangan bagan ke dalam bentuk infografis atau poster visual ukuran besar.
  3. Sajikan hubungan ketergantungan antarkomponen secara jelas dengan tata letak menarik, judul yang tegas, ikon/ilustrasi organisme, tanda panah hubungan, dan kartu fakta visual.
  4. Pastikan media visualmu dapat dibaca dan dipahami orang lain yang melihatnya.

Pertanyaan:

1. Buatlah media visual (infografis/poster) pada kertas karton kelompok yang mengomunikasikan secara lengkap: (a) Judul poster, (b) Visualisasi komponen biotik & abiotik, (c) Arah interaksi/hubungan rantai makanan dengan panah penjelas, dan (d) 1 dampak visual jika salah satu komponen (misalnya lumut/teratai) hilang!

Ruang gambar

Lembar kerja proyek kelompok berupa kertas karton/manila (produk poster/infografis visual) yang ditempel atau dipajang di area kelas.

Kegiatan 3: Pameran Galeri Visual (Gallery Walk) dan Mengomunikasikan Pesan Visual

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Poster infografis yang sudah selesai
  • Pita perekat/selotip kertas
  • Lembar catatan pengamatan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pajang karya media visual kelompokmu di dinding kelas yang ditentukan.
  2. Bagi peran kelompok: 1-2 anggota bertugas menjelaskan poster kepada pengunjung, dan anggota lain berkeliling mengunjungi media visual kelompok lain.
  3. Gunakan panduan pertanyaan berikut untuk mengomunikasikan dan mencatat kejelasan informasi hubungan ekosistem dari karya kelompok lain.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan media visual kelompok yang kamu kunjungi, bagaimana cara kelompok tersebut mengomunikasikan peran komponen abiotik terhadap makhluk hidup dalam ekosistem mereka?

2. Sebutkan satu kelebihan dari simbol visual atau tata letak panah yang digunakan kelompok lain dalam mempermudah pembaca memahami jaring-jaring hubungan ekosistem!

Kolom uraian 3-4 baris untuk mencatat hasil pengamatan komunikasi visual kelompok lain dan 1 kolom tanggapan diskusi kelompok.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari media visual yang kamu buat (gambar, panah, atau keterangan) yang paling berhasil membantu temanmu memahami hubungan antarkomponen ekosistem?

2. Apa tantangan yang kamu hadapi saat mengubah data penyelidikan bentuk tulisan menjadi bentuk sajian visual/bagan?

3. Jika kamu diminta membuat media visual lain di masa mendatang, perubahan apa yang akan kamu lakukan agar pesan penyelidikanmu tersampaikan lebih jelas?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.