LKPDPertemuan 5Bab 3Fase CSemester 1

LKPD IPAS Kelas 5: Menganalisis Hubungan Kompleks Antarkomponen dalam Jaring-Jaring Makanan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPAS kelas 5 dengan topik "Menganalisis Hubungan Kompleks Antarkomponen dalam Jaring-Jaring Makanan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPAS Kelas 5: Menganalisis Hubungan Kompleks Antarkomponen dalam Jaring-Jaring Makanan

IPAS - Kelas 5

Bab 3 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPAS — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menganalisis Hubungan Kompleks Antarkomponen dalam Jaring-Jaring Makanan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenganalisis Hubungan Kompleks Antarkomponen dalam Jaring-Jaring Makanan
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis hubungan antar komponen biotik dan abiotik dalam suatu ekosistem

PETUNJUK UMUM

  • Tuliskan nama anggota kelompok dan kelas pada lembar kerja yang disediakan.
  • Bacalah teks narasi ekosistem sawah dan amati hubungan antarkomponen dengan cermat.
  • Diskusikan setiap pertanyaan bersama kelompokmu dan jawablah sesuai instruksi pada lembar kerja.
  • Gunakan kemampuan bernalar kritis untuk menganalisis hubungan ketergantungan antara komponen biotik dan abiotik.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Komponen: Memetakan Peran Biotik dan Abiotik di Sawah

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Teks pengamatan ekosistem sawah pada LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks singkat berikut: 'Di sebuah ekosistem sawah, tanaman padi tumbuh subur karena mendapatkan pasokan air yang cukup dari saluran irigasi serta sinar matahari yang cerah. Udara kaya karbon dioksida membantu padi berfotosintesis, sedangkan tanah subur menyediakan unsur hara. Belalang dan burung pipit memakan bulir padi, cacing tanah menggemburkan tanah, dan jamur menguraikan sisa daun padi yang mati.'
  2. Pilihlah dan kelompokkan komponen yang ada di teks ke dalam komponen biotik (makhluk hidup) dan abiotik (benda tak hidup).
  3. Analisis hubungan ketergantungan langsung antara 1 komponen biotik dan 1 komponen abiotik berdasarkan teks tersebut ke dalam format tabel.

Pertanyaan:

1. Kelompokkan seluruh 6 komponen berikut ke dalam kelompok biotik atau abiotik:

  1. Tanaman padi,
  2. Sinar matahari,
  3. Burung pipit,
  4. Air irigasi,
  5. Cacing tanah,
  6. Tanah subur.
Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan teks di atas, jelaskan hubungan saling ketergantungan antara tanaman padi (biotik) dengan air dan sinar matahari (abiotik)!

Tabel 2 kolom (Kolom 1: Komponen Biotik, Kolom 2: Komponen Abiotik) berisi masing-masing 3 butir terklasifikasi, dilanjutkan 3-4 baris bergaris untuk menulis uraian analisis ketergantungan.

Kegiatan 2: Analisis Kausal: Menyelidiki Dampak Perubahan Komponen Abiotik

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kasus kekeringan sawah pada LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan kasus perubahan lingkungan berikut: 'Musim kemarau panjang melanda daerah persawahan selama berbulan-bulan. Saluran irigasi mengering (kekurangan air) dan suhu udara menjadi sangat panas. Akibatnya, tanah sawah menjadi retak-retak dan kering kerontang.'
  2. Diskusikan dalam kelompok bagaimana perubahan komponen abiotik tersebut memengaruhi kelangsungan hidup komponen biotik (padi, cacing tanah, dan burung pipit).
  3. Tuliskan analisis hubungan sebab-akibat ke dalam bagan rantai dampak yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Menganalisis sebab-akibat: Apa yang terjadi secara langsung pada tanaman padi jika komponen abiotik berupa air menghilang dan tanah mengering? Jelaskan alasannya!

2. Jika tanaman padi mati akibat kekeringan, bagaimana dampak lanjutannya terhadap komponen biotik lainnya seperti belalang dan burung pemakan serangga/biji di ekosistem tersebut?

3. Sebaliknya, bagaimana cacing tanah (biotik) memengaruhi kualitas tanah (abiotik) dalam kondisi normal? Analisis hubungan timbal baliknya!

Kolom berbingkai alur sebab-akibat (Kotak Kondisi Abiotik -> Kotak Dampak pada Produsen -> Kotak Dampak pada Konsumen) dan 4 baris isian uraian untuk analisis timbal balik.

Kegiatan 3: Bagan Jaring Relasi Biotik-Abiotik dan Evaluasi Keseimbangan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil warna/spidol
  • Penggaris
  • Lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lengkapi bagan keterkaitan antara 4 komponen: Matahari (abiotik), Air (abiotik), Rumput/Padi (biotik), dan Rusa/Belalang (biotik).
  2. Gambarkan anak panah ketergantungan dan berikan keterangan ringkas mengenai hubungan kedua komponen tersebut.
  3. Simpulkan prinsip hubungan biotik dan abiotik dalam menjaga keseimbangan ekosistem, lalu lakukan refleksi bersama kelas.

Pertanyaan:

1. Lengkapi bagan relasi dengan menuliskan tanda panah serta kata kerja penghubung (misal: 'membutuhkan', 'menyuburkan', 'dimakan oleh') yang tepat untuk menghubungkan: Matahari -> Padi, Air -> Padi, dan Padi -> Belalang!

Ruang gambar

2. Berdasarkan seluruh analisis yang telah kamu lakukan, buatlah 1 kalimat kesimpulan umum mengenai keterikatan komponen biotik dan abiotik dalam suatu ekosistem!

Bagan skema lingkaran 4 kotak untuk digambar garis panah dan keterangan hubungan, diikuti 3 baris tempat menulis kalimat kesimpulan akhir.

REFLEKSI

1. Apa hal terpenting yang kamu pelajari hari ini tentang ketergantungan makhluk hidup terhadap benda tak hidup di sekitarnya?

2. Bagian mana dari kegiatan analisis hubungan biotik dan abiotik yang paling menantang atau paling menarik bagimu?

3. Sebutkan satu contoh hubungan biotik dan abiotik yang dapat kamu amati langsung di halaman sekolah atau rumahmu hari ini!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.