LKPDPertemuan 2Bab 8Fase BSemester 2

LKPD IPAS Kelas 4: Mengamati Peristiwa Pencemaran Air dan Udara di Sekitar Sekolah serta Mencatat Hasilnya

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPAS kelas 4 dengan topik "Mengamati Peristiwa Pencemaran Air dan Udara di Sekitar Sekolah serta Mencatat Hasilnya".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPAS Kelas 4: Mengamati Peristiwa Pencemaran Air dan Udara di Sekitar Sekolah serta Mencatat Hasilnya

IPAS - Kelas 4

Bab 8 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPAS — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mengamati Peristiwa Pencemaran Air dan Udara di Sekitar Sekolah serta Mencatat Hasilnya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMengamati Peristiwa Pencemaran Air dan Udara di Sekitar Sekolah serta Mencatat Hasilnya
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengamati fenomena dan peristiwa pencemaran lingkungan secara sederhana dan mencatat hasil pengamatannya

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bekerjasamalah secara tertib dan rukun bersama teman sekelompokmu.
  • Gunakan pancaindra (mata dan hidung) dengan cermat dan aman saat melakukan pengamatan di lingkungan sekolah.
  • Dilarang menyentuh langsung air yang kotor atau limbah berbahaya tanpa izin guru.
  • Catatlah semua hal yang kamu lihat dan cium secara jujur dan teliti pada lembar kerja.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Cilik: Membedakan Ciri Air dan Udara Bersih vs Tercemar

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • 4 kartu bergambar fenomena kondisi air dan udara
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan 4 kartu contoh fenomena lingkungan yang disiapkan guru di depan kelas: (1) Air selokan keruh hitam berbau busuk, (2) Air keran bening tidak berbau, (3) Asap knalpot hitam pekat di gerbang sekolah, (4) Udara segar di bawah pohon rindang sekolah.
  2. Amati ciri-ciri fisik setiap fenomena menggunakan penglihatan dan penciumanmu.
  3. Beri tanda centang (V) pada kolom jenis kondisi (Bersih atau Tercemar) serta tuliskan tanda fisik yang kamu amati pada tabel.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan pengamatanmu terhadap 4 kartu fenomena lingkungan, lengkapi tabel pengamatan ciri air dan udara berikut!

Ruang tabel jawaban

Tabel 4 kolom: Kolom 1 (No/Objek Diamati: 1. Air selokan, 2. Air keran, 3. Asap knalpot gerbang, 4. Udara bawah pohon), Kolom 2 (Kondisi Bersih - beri centang V), Kolom 3 (Kondisi Tercemar - beri centang V), Kolom 4 (Tanda Fisik Hasil Pengamatan: warna yang terlihat / bau yang tercium).

Kegiatan 2: Jelajah Lingkungan: Mengamati Pencemaran Air dan Udara di Sekolah

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Papan jalan (clipboard)
  • Pensil/bolpoin
  • Masker penutup hidung (untuk keamanan saat mengamati)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berjalanlah bersama kelompokmu menyusuri 2 lokasi di sekolah: Lokasi A (Saluran air/selokan sekolah) dan Lokasi B (Area parkir kendaraan/depan gerbang sekolah).
  2. Lakukan pengamatan langsung secara saksama menggunakan mata dan hidungmu selama 15 menit.
  3. Catat hasil pengamatan fenomena pencemaran pada tabel penyelidikan yang tersedia.
  4. Tuliskan benda pencemar apa saja yang tampak mengotori air atau udara di lokasi tersebut.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel hasil pengamatan langsung fenomena pencemaran air dan udara di lingkungan sekolah berikut!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan pengamatanmu di saluran air sekolah, apa saja tanda-tanda yang menunjukkan bahwa air tersebut mengalami peristiwa pencemaran?

3. Berdasarkan pengamatanmu di area parkir/gerbang sekolah, apa saja tanda-tanda yang menunjukkan terjadinya pencemaran udara?

Untuk No 1: Tabel 4 kolom (Lokasi Pengamatan, Jenis Pencemaran [Air/Udara], Warna/Kenampakan yang Dilihat, Bau yang Dihidung). Untuk No 2 dan 3: Baris isian 2-3 baris kalimat.

Kegiatan 3: Merekam Fakta: Pencatatan Rinci Peristiwa Pencemaran Lingkungan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja kelompok
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kembalilah ke dalam ruang kelas bersama kelompokmu.
  2. Diskusikan catatan yang telah kalian peroleh dari kegiatan jelajah lingkungan.
  3. Pilih 1 peristiwa pencemaran air dan 1 peristiwa pencemaran udara yang paling jelas kalian amati, lalu buat catatan rangkuman fakta pengamatannya.
  4. Siapkan hasil catatan pengamatan kelompokmu untuk dibacakan secara bergiliran di depan kelas.

Pertanyaan:

1. Tuliskan catatan rekaman peristiwa pencemaran AIR yang kelompokmu temukan secara terperinci (tempat pengamatan, penampakan warna dan kejernihan air, aroma yang tercium, serta benda/zat pencemar yang terlihat)!

2. Tuliskan catatan rekaman peristiwa pencemaran UDARA yang kelompokmu temukan secara terperinci (tempat pengamatan, penampakan udara/keberadaan asap dan debu, aroma yang tercium, serta sumber pencemar yang terlihat)!

Dua kotak catatan bergaris: Kotak A khusus Pencatatan Hasil Pengamatan Pencemaran Air (4 baris), Kotak B khusus Pencatatan Hasil Pengamatan Pencemaran Udara (4 baris). Termasuk waktu transisi, pelaporan singkat kelas, dan refleksi murid.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari lingkungan sekolah yang menurutmu paling mudah diamati tanda-tanda pencemarannya? Mengapa?

2. Pancaindra apa yang paling membantumu mengenali terjadinya pencemaran air dan pencemaran udara saat pengamatan tadi?

3. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil menemukan dan mencatat bukti-bukti pencemaran lingkungan di sekitarmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.