LKPDPertemuan 1Bab 7Fase BSemester 2

LKPD IPAS Kelas 4: Mengenal Kearifan Lokal di Lingkungan Sekitar

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 4 dengan topik "Mengenal Kearifan Lokal di Lingkungan Sekitar". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPAS Kelas 4: Mengenal Kearifan Lokal di Lingkungan Sekitar

IPAS - Kelas 4

Bab 7 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPAS — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mengenal Kearifan Lokal di Lingkungan Sekitar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMengenal Kearifan Lokal di Lingkungan Sekitar
Alokasi Waktu2 x 35 menit (70 menit)
Tipe AktivitasCampuran (pengamatan, diskusi, dan pencatatan)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi pengertian dan contoh kearifan lokal yang ada di lingkungan keluarga dan sekitar tempat tinggalnya melalui kegiatan pengamatan dan tanya jawab.
  2. Murid dapat mencatat hasil pengamatan tentang kebiasaan atau tradisi turun-temurun yang ditemukan di lingkungan keluarga dan sekitar sekolah.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan semua kegiatan secara berurutan bersama kelompokmu atau secara mandiri sesuai petunjuk guru.
  • Gunakan pengalamanmu sehari-hari di rumah dan sekolah untuk menjawab pertanyaan.
  • Jika ada yang kurang jelas, tanyakan kepada guru.
  • Tulislah jawabanmu dengan rapi dan jujur sesuai pengamatanmu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Kenali Kearifan Lokal!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau pulpen
  • Buku tugas atau lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan cerita pembuka tentang kebiasaan di keluarga Lani dan keluarga Budi.
  2. Diskusikan bersama teman sebangkumu: apa yang dimaksud dengan kearifan lokal?
  3. Tulis pengertian kearifan lokal dengan kalimatmu sendiri.
  4. Pikirkan kebiasaan atau tradisi yang ada di keluargamu yang dilakukan secara turun-temurun.
  5. Jawab pertanyaan-pertanyaan yang tersedia dengan lengkap.

Pertanyaan:

1. Apa yang kamu pahami tentang kearifan lokal? Jelaskan dengan kalimatmu sendiri!

2. Tuliskan 3 contoh kearifan lokal yang ada di keluargamu atau lingkungan sekitar rumahmu!

Ruang tabel jawaban

3. Dari contoh kearifan lokal yang kamu tulis, pilih satu yang paling menarik bagimu. Ceritakan mengapa kearifan lokal tersebut penting untuk dijaga!

Nomor 1: Tulis jawabanmu dalam 2-3 kalimat di tempat yang disediakan. Nomor 2: Lengkapi tabel dengan 3 kolom (No, Nama Kearifan Lokal, Dilakukan di Mana). Nomor 3: Tulis ceritamu dalam 3-5 kalimat.

Kegiatan 2: Ayo Jadi Peneliti Kearifan Lokal!

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau pulpen
  • Lembar kerja pengamatan
  • Kesempatan wawancara dengan orang tua/guru (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kamu akan melakukan pengamatan tentang kebiasaan atau tradisi yang ada di lingkungan keluarga dan sekolahmu.
  2. Gunakan tabel pengamatan yang sudah disediakan untuk mencatat temuanmu.
  3. Amati dengan seksama: kebiasaan apa yang dilakukan berulang-ulang? Siapa yang melakukannya? Kapan dilakukan?
  4. Kamu bisa melakukan pengamatan di rumah (tanyakan pada orang tua/kakek/nenek) atau di sekolah (amati kebiasaan di kelas atau lingkungan sekolah).
  5. Catat hasil pengamatanmu dengan rapi dan lengkap.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel pengamatan kearifan lokal berikut berdasarkan pengamatanmu!

Ruang tabel jawaban

2. Dari hasil pengamatanmu, manakah kearifan lokal yang menurutmu paling bermanfaat? Mengapa?

3. Apakah ada kearifan lokal yang mulai ditinggalkan atau jarang dilakukan lagi? Jika ada, tuliskan dan jelaskan dampaknya!

Nomor 1: Lengkapi tabel dengan 5 kolom (Nama Kearifan Lokal, Tempat, Waktu Dilakukan, Siapa yang Melakukan, Nilai Positif) minimal 3 baris contoh. Nomor 2 dan 3: Tulis jawabanmu dalam 3-4 kalimat.

Kegiatan 3: Ayo Jaga Kearifan Lokal Kita!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas untuk diskusi kelompok
  • Pensil warna atau spidol
  • Kreativitas dan semangat!
  • Lembar kerja untuk menggambar poster/pesan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah kamu mengenal dan mengamati berbagai kearifan lokal, sekarang saatnya kamu berpikir bagaimana cara menjaganya.
  2. Diskusikan bersama kelompokmu (3-4 orang): mengapa kearifan lokal penting untuk dilestarikan?
  3. Buatlah rencana sederhana tentang apa yang bisa kamu lakukan untuk melestarikan kearifan lokal di lingkunganmu.
  4. Tulis idemu dengan jelas dan kreatif!
  5. Siapkan untuk dipresentasikan di depan kelas.

Pertanyaan:

1. Menurut kelompokmu, apa yang akan terjadi jika kearifan lokal di lingkungan kita hilang atau tidak dilestarikan?

2. Buatlah 3 ide kegiatan sederhana yang bisa kamu dan teman-temanmu lakukan untuk melestarikan kearifan lokal! Tuliskan dalam bentuk rencana aksi.

Ruang tabel jawaban

3. Gambarkan atau tuliskan pesan singkat yang mengajak orang lain untuk menjaga kearifan lokal!

Ruang gambar

Nomor 1: Tulis hasil diskusi kelompok dalam 4-5 kalimat. Nomor 2: Buat tabel rencana aksi dengan 3 kolom (No, Kegiatan, Kapan Dilakukan) minimal 3 ide. Nomor 3: Gambar atau tulis pesan di kotak yang disediakan dengan warna-warni agar menarik.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang kearifan lokal?

2. Apakah kamu menemukan kearifan lokal baru yang belum kamu ketahui sebelumnya? Ceritakan!

3. Setelah belajar hari ini, apa yang akan kamu lakukan untuk menjaga kearifan lokal di keluarga atau sekolahmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.