LKPDPertemuan 1Bab 7Fase BSemester 2

LKPD IPAS Kelas 4: Mengamati Fenomena Peristiwa Tradisi Turun-Temurun di Sekitar Tempat Tinggal dan Mencatat Hasilnya

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPAS kelas 4 dengan topik "Mengamati Fenomena Peristiwa Tradisi Turun-Temurun di Sekitar Tempat Tinggal dan Mencatat Hasilnya".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPAS Kelas 4: Mengamati Fenomena Peristiwa Tradisi Turun-Temurun di Sekitar Tempat Tinggal dan Mencatat Hasilnya

IPAS - Kelas 4

Bab 7 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPAS — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mengamati Fenomena Peristiwa Tradisi Turun-Temurun di Sekitar Tempat Tinggal dan Mencatat Hasilnya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMengamati Fenomena Peristiwa Tradisi Turun-Temurun di Sekitar Tempat Tinggal dan Mencatat Hasilnya
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengamati fenomena dan peristiwa secara sederhana terkait ragam budaya serta mencatat hasil pengamatannya

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah setiap petunjuk pengamatan dengan cermat dan teliti.
  • Gunakan indra penglihatan dan pendengaranmu untuk mengamati fenomena dan peristiwa tradisi budaya yang disajikan.
  • Catat hasil pengamatanmu secara jujur dan mandiri pada lembar kerja yang tersedia.
  • Bekerjasamalah dengan tertib saat berdiskusi bersama teman sekelompok.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Budaya: Mengamati Gambar Peristiwa Tradisi

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar gambar peristiwa tradisi (Grebeg/Sekaten dan Tedak Siten)
  • Alat tulis (pensil dan penghapus)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan baik-baik gambar peristiwa tradisi budaya yang ditunjukkan guru (Gambar A: Tradisi Sekaten/Grebeg di Keraton Yogyakarta/Surakarta yang menampilkan arak-arakan gunungan hasil bumi dan pakaian prajurit keraton; Gambar B: Tradisi Tedak Siten/Turun Tanah untuk bayi di Jawa yang menampilkan kurungan ayam berhias dan tangga tebu).
  2. Amati benda-benda, pakaian adat, dan kegiatan orang-orang dalam gambar peristiwa tradisi tersebut.
  3. Catat hal-hal penting hasil pengamatanmu pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Gambar A (Tradisi Sekaten/Grebeg), catatlah 3 hal yang kamu amati (benda khas yang dibawa, pakaian yang dikenakan orang-orang, dan kegiatan utama yang sedang berlangsung).

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan Gambar B (Tradisi Tedak Siten), catatlah benda unik yang kamu lihat serta apa yang sedang dilakukan oleh anak/bayi pada gambar tersebut.

Tabel 3 kolom untuk soal 1: Kolom 1 'Hal yang Diamati', Kolom 2 'Hasil Pengamatan Gambar A (Grebeg/Sekaten)', Kolom 3 'Keterangan'. Baris isian: 1) Benda/Perlengkapan, 2) Pakaian yang dipakai, 3) Kegiatan orang-orang. Kotak isian bergaris 3 baris untuk soal 2.

Kegiatan 2: Mencatat Pengamatan Video Peristiwa Tradisi Turun-Temurun

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Proyektor/layar kelas
  • Video pendek dokumenter peristiwa tradisi daerah
  • Buku catatan dan alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Simaklah tayangan video dokumenter pendek (durasi 3-5 menit) tentang satu peristiwa tradisi turun-temurun di nusantara (misal: Tradisi Bakar Batu di Papua atau Upacara Ngaben di Bali) yang diputar oleh guru.
  2. Fokuslah mengamati urutan peristiwa, perlengkapan yang digunakan, serta kebiasaan masyarakat dalam tradisi tersebut.
  3. Catatlah fakta-fakta yang benar-benar kamu lihat dan dengar dari tayangan ke dalam format lembar catatan pengamatan.

Pertanyaan:

1. Catatlah nama tradisi yang ditayangkan, nama daerah asalnya, serta tempat dilaksanakannya peristiwa tradisi tersebut sesuai video.

2. Isilah tabel pencatatan pengamatan mengenai apa yang dilakukan masyarakat pada awal, tengah, dan akhir peristiwa tradisi dalam tayangan video.

Ruang tabel jawaban

Kotak isian 3 baris untuk identitas tradisi (Nama Tradisi, Daerah, Lokasi). Tabel alur pengamatan dengan 2 kolom: Kolom 1 'Urutan Peristiwa (Awal, Tengah, Akhir)', Kolom 2 'Hal yang Diamati pada Video'.

Kegiatan 3: Eksplorasi Pengamatan Tradisi Budaya di Sekitar Tempat Tinggal

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kartu laporan pengamatan tradisi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ingat dan amati kembali peristiwa tradisi turun-temurun yang pernah kamu lihat langsung di lingkungan keluarga, RT, atau desamu (misal: Tradisi Slametan/Kenduri, Rebo Wekasan, Halalbihalal keliling, Pawai Obor, Bersih Desa, atau tradisi adat lainnya).
  2. Jika kamu belum pernah melihat secara langsung, kamu boleh mengamati cerita/catatan pengalaman tradisi yang dibagikan oleh teman sebangkumu.
  3. Catat hasil pengamatan peristiwa tersebut ke dalam kartu laporan pengamatan tradisi sekitar.
  4. Diskusikan catatanmu bersama teman sebangku untuk memeriksa kelengkapan hasil pengamatan.

Pertanyaan:

1. Tuliskan laporan pengamatan sederhana tradisi di sekitarmu dengan melengkapi:

  1. Nama tradisi,
  2. Kapan peristiwa itu biasanya berlangsung,
  3. Siapa saja yang terlibat, dan
  4. Benda/makanan khas yang selalu ada dalam tradisi tersebut.

2. Berdasarkan pengamatanmu terhadap orang-orang saat tradisi itu berlangsung, bagaimanakah cara mereka saling berinteraksi (bekerja sama/berkumpul)? Catat perilaku nyata yang kamu amati.

Kartu Laporan Berbingkai 'Pengamatan Tradisi Lingkunganku' berisi 4 poin isian terstruktur untuk nomor 1, dan kotak catatan pengamatan perilaku sosial 4 baris bergaris untuk nomor 2.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang berhasil kamu amati dari peristiwa tradisi budaya hari ini?

2. Bagian mana yang paling mudah dan paling menantang saat kamu mencatat hal-hal yang kamu amati tadi?

3. Apakah kamu menemukan tradisi turun-temurun di lingkungan sekitarmu yang mirip dengan apa yang dipelajari hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.