LKPDPertemuan 6Bab 6Fase DSemester 2

LKPD IPA Kelas 9: Ketersediaan Pangan: Pertanian Lokal, Urban Farming, dan Pengurangan Food Waste

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 9 dengan topik "Ketersediaan Pangan: Pertanian Lokal, Urban Farming, dan Pengurangan Food Waste". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 9: Ketersediaan Pangan: Pertanian Lokal, Urban Farming, dan Pengurangan Food Waste

IPA - Kelas 9

Bab 6 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Ketersediaan Pangan: Pertanian Lokal, Urban Farming, dan Pengurangan Food Waste

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikKetersediaan Pangan: Pertanian Lokal, Urban Farming, dan Pengurangan Food Waste
Alokasi Waktu80 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menganalisis keterkaitan antara ketersediaan pangan, distribusi yang adil, dan dampak food waste terhadap lingkungan serta kondisi sosial-ekologis masyarakat.
  2. Murid dapat merancang aksi nyata peningkatan ketersediaan pangan melalui konsep pertanian lokal atau urban farming di lingkungan sekolah, serta mempresentasikan rancangan tersebut secara sistematis dengan argumen berbasis bukti.

PETUNJUK UMUM

  • Kerjakan LKPD ini secara berkelompok (3-4 orang) kecuali ada instruksi khusus untuk individu.
  • Baca setiap petunjuk dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Gunakan data dan fakta sebagai dasar argumen kalian, bukan sekadar opini.
  • Siapkan alat tulis, kertas plano/karton, dan spidol warna jika tersedia.
  • Diskusikan setiap jawaban dengan anggota kelompok sebelum menuliskannya.
  • Tanyakan kepada guru jika ada instruksi yang belum jelas.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Food Waste: Investigasi Jejak Makanan Terbuang

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar data food waste kantin (disediakan di LKPD)
  • Alat tulis
  • Kalkulator (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati data berikut: Kantin SMP Cendekia membuang rata-rata 3 kg makanan per hari. Sumber limbah terbesar adalah nasi sisa (40%), lauk tidak habis (35%), dan sayur (25%).
  2. Diskusikan dalam kelompok: Dari mana makanan berasal sebelum sampai di piring kalian? Pikirkan rantai perjalanannya (petani → distribusi → kantin → piring → tempat sampah).
  3. Hitung dampak food waste menggunakan data yang tersedia.
  4. Analisis keterkaitan antara food waste dengan kondisi lingkungan dan sosial masyarakat.
  5. Tuliskan hasil analisis kalian pada tabel dan jawab pertanyaan yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel analisis dampak food waste berikut berdasarkan data kantin (3 kg/hari): Kolom 1: Aspek (Lingkungan, Sosial, Ekonomi); Kolom 2: Dampak yang terjadi; Kolom 3: Penjelasan ilmiah.

Ruang tabel jawaban

2. Hitunglah: (a) Berapa kg makanan terbuang dalam 1 bulan (30 hari) di kantin tersebut? (b) Jika 1 kg food waste menghasilkan emisi setara 2,5 kg CO₂, berapa total emisi karbon dari food waste kantin dalam 1 bulan?

3. Jelaskan mengapa distribusi pangan yang tidak adil dan food waste saling berkaitan. Gunakan minimal 2 bukti atau data untuk mendukung argumenmu.

Tabel 3 kolom (Aspek, Dampak, Penjelasan Ilmiah) untuk soal 1. Kotak perhitungan untuk soal 2. Paragraf 5-8 kalimat untuk soal 3.

Kegiatan 2: Arsitek Pangan Sekolah: Merancang Urban Farming Mini

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas gambar atau bagian kosong LKPD untuk sketsa
  • Spidol warna/pensil warna
  • Penggaris
  • Referensi jenis tanaman urban farming (bisa dari buku atau pengetahuan sebelumnya)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan kelompok kalian mendapat mandat dari kepala sekolah untuk merancang kebun sekolah berbasis urban farming yang bisa meningkatkan ketersediaan pangan warga sekolah.
  2. Identifikasi lahan potensial di sekolah kalian (halaman, atap, lorong, pagar, area tak terpakai).
  3. Pilih 3-5 jenis tanaman yang cocok untuk urban farming sekolah dengan mempertimbangkan: kebutuhan warga sekolah, kemudahan perawatan, waktu panen, dan manfaat gizi.
  4. Rancang desain tata letak kebun sekolah dalam bentuk sketsa/denah sederhana.
  5. Susun rencana aksi meliputi: persiapan lahan, penanaman, perawatan, panen, dan pemanfaatan hasil.
  6. Jelaskan bagaimana rancangan kalian dapat mengurangi food waste dan meningkatkan ketersediaan pangan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel perencanaan tanaman urban farming berikut: Kolom 1: Nama Tanaman; Kolom 2: Alasan Pemilihan; Kolom 3: Teknik Tanam (pot/vertikultur/hidroponik/langsung); Kolom 4: Estimasi Waktu Panen; Kolom 5: Pemanfaatan Hasil.

Ruang tabel jawaban

2. Buatlah sketsa/denah sederhana tata letak urban farming di sekolahmu. Tandai: lokasi tanaman, sumber air, area kompos (untuk mengolah food waste), dan jalur akses perawatan.

Ruang gambar

3. Jelaskan secara sistematis bagaimana rancangan urban farming kelompokmu dapat: (a) meningkatkan ketersediaan pangan di lingkungan sekolah, dan (b) mengurangi food waste. Dukung dengan argumen berbasis bukti.

Tabel 5 kolom untuk soal 1 (minimal 3 tanaman). Kotak gambar/sketsa berukuran setengah halaman untuk soal 2. Paragraf terstruktur 8-12 kalimat untuk soal 3.

Kegiatan 3: Kampanye Pangan Bijak: Presentasi dan Aksi Nyata

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Hasil kerja Kegiatan 1 dan 2
  • Kertas plano atau karton untuk media presentasi (opsional)
  • Spidol warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan hasil kerja di Kegiatan 1 dan 2, kelompok kalian akan menyusun rencana kampanye kesadaran pangan bijak untuk warga sekolah.
  2. Buatlah satu kalimat slogan/ajakan kreatif untuk mengurangi food waste di kantin sekolah.
  3. Susun poin-poin utama yang akan kalian presentasikan di depan kelas, meliputi: masalah food waste (data), solusi urban farming (rancangan), dan ajakan aksi nyata.
  4. Siapkan presentasi singkat (3-5 menit) dengan struktur: pembukaan menarik, isi berbasis data, dan penutup berupa ajakan aksi.
  5. Setiap anggota kelompok harus memiliki peran dalam presentasi.

Pertanyaan:

1. Tuliskan slogan kreatif kampanye anti food waste untuk kantin sekolahmu (maksimal 10 kata, mudah diingat, mengandung ajakan).

2. Susun kerangka presentasi kelompokmu dalam format tabel: Kolom 1: Bagian (Pembukaan/Isi 1/Isi 2/Penutup); Kolom 2: Isi/Poin Utama; Kolom 3: Data/Bukti Pendukung; Kolom 4: Penyaji.

Ruang tabel jawaban

3. Diskusikan dalam kelompok: Apa 3 langkah konkret yang bisa langsung dilakukan minggu depan oleh warga sekolah untuk mengurangi food waste? Jelaskan mengapa langkah tersebut realistis dan berdampak.

Kotak 1 baris untuk slogan soal 1. Tabel 4 kolom untuk soal 2. Kolom diskusi dengan ruang 5-8 kalimat untuk soal 3.

REFLEKSI

1. Setelah mengerjakan LKPD ini, apa hal baru yang paling mengejutkan atau membuka matamu tentang hubungan antara makanan yang kita buang dengan kondisi lingkungan dan masyarakat?

2. Jika kamu melihat temanmu membuang makanan di kantin besok, apa yang akan kamu lakukan dan katakan? Mengapa?

3. Dari rancangan urban farming yang kelompokmu buat, bagian mana yang menurutmu paling mungkin untuk benar-benar diwujudkan di sekolah? Apa tantangan terbesarnya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.