LKPDPertemuan 3Bab 6Fase DSemester 2

LKPD IPA Kelas 9: Melakukan Pengamatan Terhadap Fenomena Perubahan Suhu dan Karakteristik Lingkungan Sekitar

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 9 dengan topik "Melakukan Pengamatan Terhadap Fenomena Perubahan Suhu dan Karakteristik Lingkungan Sekitar".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 9: Melakukan Pengamatan Terhadap Fenomena Perubahan Suhu dan Karakteristik Lingkungan Sekitar

IPA - Kelas 9

Bab 6 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Melakukan Pengamatan Terhadap Fenomena Perubahan Suhu dan Karakteristik Lingkungan Sekitar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMelakukan Pengamatan Terhadap Fenomena Perubahan Suhu dan Karakteristik Lingkungan Sekitar
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melakukan pengamatan terhadap fenomena dan peristiwa di sekitarnya serta mencatat hasil pengamatannya dengan memperhatikan karakteristik objek yang diamati pada isu lingkungan

PETUNJUK UMUM

  • Bentuk kelompok kerja yang terdiri atas 4-5 orang murid.
  • Bawalah alat pengukur suhu (termometer ruangan/laboratorium) dan alat tulis ke area pengamatan yang ditentukan guru.
  • Lakukan pengamatan secara cermat terhadap fenomena perubahan suhu serta karakteristik fisik lingkungan sekitar sekolah.
  • Catat setiap hasil pengamatan secara teliti dan objektif pada tabel dan ruang jawaban yang tersedia.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Pengamatan Suhu pada Berbagai Kondisi Area Lingkungan Sekolah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Termometer ruangan/laboratorium
  • Papan jalan dan alat tulis
  • Stopwatch/pengukur waktu (ponsel)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kunjungi dua lokasi berbeda di lingkungan sekolah: Lokasi A (area terbuka/lapangan terkena sinar matahari langsung tanpa peneduh) dan Lokasi B (area rindang di bawah pohon/taman bertutupan vegetasi).
  2. Posisikan termometer di kedua lokasi pada ketinggian sekitar 1 meter dari permukaan tanah, diamkan selama 3-5 menit sampai skala suhu stabil.
  3. Baca dan catat nilai suhu udara pada tabel yang disediakan.
  4. Amati karakteristik lingkungan sekitar pada masing-masing lokasi (kondisi tutupan lahan, intensitas cahaya yang dirasakan, keberadaan vegetasi, dan kondisi permukaan tanah).

Pertanyaan:

1. Catatlah hasil pengukuran suhu dan deskripsi karakteristik fisik lingkungan pada Lokasi A dan Lokasi B ke dalam tabel pengamatan.

Ruang tabel jawaban

Tabel 4 kolom: Kolom 1 (Nama Lokasi), Kolom 2 (Suhu Terukur dalam °C), Kolom 3 (Karakteristik Fisik Permukaan Tanah/Lahan), Kolom 4 (Karakteristik Tutupan & Naungan Vegetasi).

Kegiatan 2: Pengamatan Dinamika Suhu pada Model Lingkungan Terbuka vs Tertutup (Efek Rumah Kaca)

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • 2 buah stoples kaca bening ukuran sama
  • 2 buah termometer alkohol/air raksa
  • Plastik penutup bening dan karet gelang
  • Stopwatch

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan dua buah stoples kaca bening yang masing-masing telah diletakkan termometer di dalamnya.
  2. Biarkan Stoples 1 dalam keadaan terbuka tanpa penutup (model lingkungan alami terbuka).
  3. Tutup rapat Stoples 2 menggunakan plastik bening dan ikat kuat dengan karet gelang (model efek gas rumah kaca/panas terperangkap).
  4. Letakkan kedua stoples berdampingan di bawah sinar matahari langsung.
  5. Amati dan catat perubahan suhu pada kedua stoples setiap 5 menit selama 15 menit (Menit ke-0, ke-5, ke-10, dan ke-15).
  6. Amati pula karakteristik fisik yang muncul di dinding kaca bagian dalam stoples (misal: ada/tidaknya uap air, kelembapan, embun).

Pertanyaan:

1. Catatlah hasil pengamatan suhu berkala dan fenomena karakteristik fisik yang terlihat di dalam kedua stoples pada tabel yang disediakan.

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan catatan pengamatanmu, sebutkan karakteristik perbedaan perubahan suhu dan kondisi fisik yang teramati antara stoples terbuka dan stoples tertutup.

Nomor 1: Tabel 5 kolom: Kolom 1 (Objek Model Stoples), Kolom 2 (Suhu Menit ke-0), Kolom 3 (Suhu Menit ke-5), Kolom 4 (Suhu Menit ke-10 & ke-15), Kolom 5 (Karakteristik Fisik Dinding Stoples). Nomor 2: Isian paragraf singkat 2-3 kalimat pada baris yang disediakan.

Kegiatan 3: Pencatatan Karakteristik Objek Isu Lingkungan di Sekitar Sekolah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar catatan pengamatan
  • Alat tulis
  • Termometer

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan pengamatan terfokus pada 2 objek di lingkungan sekitar yang berkaitan langsung dengan isu suhu dan iklim mikro: (1) Area permukaan keras tanpa pohon (lapangan semen/tempat parkir terbuka) dan (2) Area resapan hijau (taman sekolah/kebun sekolah).
  2. Periksa dan catat karakteristik fisik objek: jenis material permukaan, tingkat penyerapan/pemantulan panas yang dirasakan indra peraba/termometer pada jarak dekat, serta keberadaan tanaman.
  3. Tuliskan hasil pengamatan karakteristik objek tersebut secara terperinci.

Pertanyaan:

1. Tuliskan hasil pengamatanmu mengenai karakteristik fisik objek lapangan keras/parkir terbuka dibandingkan area resapan hijau sekolah yang diamati.

2. Berdasarkan data catatan pengamatan seluruh kegiatan, sebutkan 2 karakteristik utama lingkungan yang terbukti menghasilkan catatan suhu yang lebih rendah/sejuk.

Nomor 1: Uraian terstruktur dengan subjudul 'Objek Area Keras' dan 'Objek Area Hijau'. Nomor 2: Isian poin 1 dan 2 pada tempat yang disediakan.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari pengamatan suhu dan karakteristik lingkungan tadi yang paling jelas memperlihatkan perbedaan kondisi fisik objek?

2. Keterampilan baru apa yang kamu rasakan berkembang saat membaca termometer dan mencatat perubahan kondisi fisik lingkungan sekitar secara objektif?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.