LKPD IPA Kelas 9: Induksi Elektromagnetik dan Generator
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 9 dengan topik "Induksi Elektromagnetik dan Generator". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD IPA Kelas 9: Induksi Elektromagnetik dan Generator
IPA - Kelas 9
Bab 5 - Pertemuan 7
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPA — Kelas 9 (Fase D) Topik: Induksi Elektromagnetik dan Generator INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mengungkap Rahasia Induksi ElektromagnetikEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Apa yang terjadi pada jarum galvanometer ketika magnet digerakkan masuk ke dalam kumparan? Dan ketika magnet ditarik keluar? 2. Lengkapi tabel berikut berdasarkan percobaan induksi elektromagnetik! Ruang tabel jawaban 3. Berdasarkan pengamatan, apa syarat utama agar timbul arus listrik induksi pada kumparan? 4. Tuliskan rumus hukum Faraday tentang induksi elektromagnetik dan jelaskan arti setiap simbol dalam rumus tersebut! 5. Sebutkan 3 faktor yang mempengaruhi besar GGL induksi yang dihasilkan! Jelaskan bagaimana masing-masing faktor tersebut mempengaruhi GGL induksi. Jawaban nomor 1, 3, 4, dan 5 ditulis dalam bentuk paragraf/uraian 3-5 kalimat pada kotak yang disediakan. Untuk nomor 2, buat tabel dengan 4 kolom (Kondisi, Perubahan Fluks Magnetik, Jarum Galvanometer, Ada Arus Listrik?) dan 4 baris data. Kegiatan 2: Membongkar Cara Kerja Generator: Dari Gerak Jadi Listrik!Estimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Sebutkan dan jelaskan fungsi 4 komponen utama generator! Ruang tabel jawaban 2. Jelaskan prinsip kerja generator dengan kata-kata kalian sendiri! Mulai dari sumber energi gerak hingga dihasilkan listrik. 3. Buat diagram alur sederhana (minimal 5 tahap) yang menunjukkan transformasi energi dalam generator pembangkit listrik! Ruang gambar 4. Apa perbedaan utama antara dinamo sepeda dan generator pembangkit listrik skala besar (seperti PLTA atau PLTU)? 5. Mengapa generator sangat penting dalam kehidupan modern? Berikan minimal 3 contoh penerapan nyata. Nomor 1 dijawab dalam bentuk tabel 4 baris × 2 kolom (Nama Komponen dan Fungsi). Nomor 2, 4, dan 5 dijawab dalam bentuk paragraf 4-6 kalimat. Nomor 3 dijawab dalam bentuk diagram alur dengan kotak-kotak dan panah, menggunakan pensil warna agar menarik. Kegiatan 3: Merancang Masa Depan: Mengaitkan Generator dengan Energi AlternatifEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Sumber energi alternatif apa yang kelompok kalian pilih? Mengapa memilih sumber energi tersebut? 2. Buat sketsa/diagram sistem pembangkit listrik pilihan kalian! Tunjukkan: sumber energi, turbin/penggerak, generator, dan alur distribusi listrik. Beri keterangan pada setiap bagian. Ruang gambar 3. Jelaskan bagaimana peran generator dalam sistem pembangkit listrik yang kalian rancang! Apa yang terjadi jika generatornya tidak berfungsi? 4. Apa keuntungan dan tantangan menggunakan sumber energi alternatif dibandingkan energi fosil (batu bara, minyak, gas)? Ruang tabel jawaban 5. Bagaimana penerapan pembangkit listrik energi alternatif dapat berkontribusi terhadap kehidupan berkelanjutan dan mengatasi krisis energi di masa depan? Nomor 1, 3, dan 5 dijawab dalam bentuk paragraf 4-6 kalimat. Nomor 2 dijawab dalam bentuk sketsa/diagram berwarna pada kertas A4 dengan keterangan lengkap. Nomor 4 dijawab dalam tabel 2 kolom (Keuntungan dan Tantangan) dengan minimal 3-4 poin per kolom. REFLEKSI1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang induksi elektromagnetik dan generator? 2. Bagaimana pemahaman kamu tentang generator mengubah cara pandang kamu terhadap listrik yang kamu gunakan sehari-hari? 3. Menurutmu, apa yang bisa kamu lakukan sebagai pelajar untuk mendukung penggunaan energi alternatif dan menjaga kelestarian lingkungan? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.