LKPD IPA Kelas 9: Gaya Lorentz dan Penerapan Elektromagnetisme
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 9 dengan topik "Gaya Lorentz dan Penerapan Elektromagnetisme". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD IPA Kelas 9: Gaya Lorentz dan Penerapan Elektromagnetisme
IPA - Kelas 9
Bab 5 - Pertemuan 6
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPA — Kelas 9 (Fase D) Topik: Gaya Lorentz dan Penerapan Elektromagnetisme INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menari Bersama Elektron – Mengungkap Rahasia Gaya LorentzEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Pada percobaan, kawat berarus listrik diletakkan di antara kutub utara-selatan magnet. Jika arus mengalir dari bawah ke atas dan medan magnet mengarah dari kiri ke kanan, ke manakah arah gaya Lorentz yang dialami kawat? (Gunakan kaidah tangan kanan untuk menentukan arah: maju, mundur, kiri, atau kanan) 2. Jika arah arus dibalik (dari atas ke bawah) dengan medan magnet tetap sama, apa yang terjadi pada arah gaya Lorentz? Jelaskan. 3. Faktor apa saja yang mempengaruhi besar gaya Lorentz pada kawat berarus? Tuliskan rumusnya dan jelaskan setiap simbol. 4. Mungkinkah kawat berarus dalam medan magnet sama sekali tidak mengalami gaya Lorentz? Berikan contoh posisi/sudut yang menghasilkan gaya nol. Jawab pada buku tulis atau lembar terpisah. Untuk soal nomor 1 dan 2, gambarkan diagram sederhana kawat, kutub magnet, arah arus, medan magnet, dan hasil gaya Lorentz dengan menggunakan simbol panah. Beri label yang jelas. Kegiatan 2: Jadi Insinyur Muda – Merancang Pemisah Logam MagnetikEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Apa yang terjadi pada klip kertas logam saat ujung paku berkawat didekatkan setelah dihubungkan ke baterai? Mengapa demikian? 2. Bandingkan kekuatan tarikan elektromagnet buatan kalian saat menggunakan 1 baterai dengan 2 baterai yang disusun seri (jika memungkinkan). Apa hubungan antara jumlah baterai (arus) dan banyaknya klip yang terangkat? 3. Perhatikan desain pemisah logam magnetik yang kalian buat. Jelaskan prinsip kerjanya berdasarkan konsep gaya Lorentz atau elektromagnetisme. 4. Mengapa pada alat pemisah logam di industri sering digunakan elektromagnet, bukan magnet permanen? Berikan dua alasan. Tuliskan hasil pengamatan pada tabel berikut (salin di buku tulis): Kegiatan 3: Debat Cerdas: Elektromagnet vs Magnet Permanen – Siapa Jawaranya?Estimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut di buku tulismu. | Aspek | Elektromagnet | Magnet Permanen | Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan skenario pusat daur ulang, jenis magnet apa yang kalian pilih untuk: (a) pemisah logam, (b) motor penggerak konveyor? Jelaskan alasan pilihan tersebut dengan mempertimbangkan kelebihan/kekurangan masing-masing. 3. Setelah mendengar pendapat kelompok lain, apakah ada kelemahan dari pilihanmu yang baru kamu sadari? Tuliskan refleksi singkat tentang satu hal yang akan kamu ubah dari rancangan awal jika diberi kesempatan kedua. Salin tabel perbandingan pada buku catatan. Untuk jawaban skenario dan refleksi, tulis dalam bentuk esai mini (1-2 paragraf). Gunakan data dari tabel untuk mendukung argumen. REFLEKSI1. Setelah melalui tiga kegiatan tadi, coba renungkan: Bagaimana pemahamanmu tentang gaya Lorentz dan elektromagnetisme membantumu mengerti cara kerja alat sehari-hari seperti kipas angin, blender, atau speaker? Ceritakan dengan singkat. 2. Apa tantangan terbesarmu saat merancang pemisah logam magnetik? Bagaimana kamu mengatasinya? 3. Menurutmu, mengapa kita perlu mempelajari kemagnetan dan listrik dalam kaitannya dengan energi ramah lingkungan? Hubungkan dengan upaya mengurangi pemanasan global. |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.