LKPDPertemuan 4Bab 5Fase DSemester 2

LKPD IPA Kelas 9: Daya Listrik dan Penggunaan Energi Listrik dalam Kehidupan Sehari-hari

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 9 dengan topik "Daya Listrik dan Penggunaan Energi Listrik dalam Kehidupan Sehari-hari". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 9: Daya Listrik dan Penggunaan Energi Listrik dalam Kehidupan Sehari-hari

IPA - Kelas 9

Bab 5 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Daya Listrik dan Penggunaan Energi Listrik dalam Kehidupan Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikDaya Listrik dan Penggunaan Energi Listrik dalam Kehidupan Sehari-hari
Alokasi Waktu80 Menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menganalisis konsep daya listrik dan energi listrik serta menghitung konsumsi energi listrik berbagai perangkat rumah tangga menggunakan persamaan P = V × I dan W = P × t.
  2. Murid dapat mengevaluasi penggunaan energi listrik sehari-hari dan mengusulkan perilaku hemat energi berdasarkan data konsumsi daya yang dianalisis.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai aktivitas belajar hari ini.
  • Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 orang agar diskusi lebih seru dan bermakna.
  • Bacalah setiap instruksi dengan teliti. Jadilah detektif energi yang cermat!
  • Gunakan buku cetak IPA, catatan, atau kalkulator untuk membantumu menghitung.
  • Jangan ragu untuk bertanya kepada guru jika ada hal yang kurang jelas.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Daya Listrik: Mengungkap Rahasia Label Elektronik

Estimasi: 25 Menit

Alat & Bahan:

  • Gambar/foto label spesifikasi alat elektronik (Setrika, Kipas Angin, Charger HP)
  • Kalkulator (opsional)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati 3 gambar label spesifikasi alat elektronik yang dibagikan oleh guru (misalnya: Setrika, Kipas Angin, dan Charger HP).
  2. Temukan informasi Tegangan (V dalam satuan Volt) dan Kuat Arus (I dalam satuan Ampere) pada label tersebut.
  3. Hitunglah Daya Listrik (P) alat tersebut menggunakan rumus P = V × I.
  4. Hitunglah Energi Listrik (W) yang digunakan jika alat tersebut dinyalakan selama 2 jam (t = 2 jam = 7200 detik) menggunakan rumus W = P × t.
  5. Tuliskan hasil penyelidikanmu pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel penyelidikan spesifikasi alat elektronik berikut berdasarkan hasil pengamatan dan perhitunganmu!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan tabel di atas, alat manakah yang memiliki daya listrik paling besar? Mengapa alat tersebut membutuhkan daya yang besar?

Untuk soal nomor 1, buatlah tabel dengan 6 kolom: Nama Alat, Tegangan (V), Kuat Arus (I), Daya Listrik (P=V×I), Waktu (t dalam detik), dan Energi (W=P×t). Untuk soal nomor 2, tuliskan jawabanmu dalam 2-3 kalimat di bawah tabel.

Kegiatan 2: Audit Energi Rumah Tangga: Berapa Tagihan Listrikmu?

Estimasi: 25 Menit

Alat & Bahan:

  • Data simulasi penggunaan listrik (tertera di petunjuk)
  • Kalkulator
  • Kertas buram/buku catatan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan kelompokmu adalah auditor energi yang sedang mengevaluasi penggunaan listrik di sebuah rumah.
  2. Perhatikan data penggunaan alat listrik harian berikut: 4 buah Lampu (masing-masing 15 Watt) menyala 10 jam/hari; 1 buah TV (100 Watt) menyala 5 jam/hari; 1 buah Rice Cooker (350 Watt) menyala 2 jam/hari; 1 buah Kipas Angin (50 Watt) menyala 8 jam/hari.
  3. Hitunglah total energi yang digunakan setiap alat dalam sehari menggunakan satuan Watt-hour (Wh). Rumus: W = jumlah alat × P (Watt) × t (jam).
  4. Jumlahkan seluruh energi (Wh), lalu ubah menjadi kiloWatt-hour (kWh) dengan membagi 1000.
  5. Diskusikan hasil temuan auditmu bersama kelompok.

Pertanyaan:

1. Hitunglah total konsumsi energi listrik (dalam kWh) dari rumah tersebut dalam satu hari!

2. Dari data audit tersebut, alat manakah yang paling banyak mengonsumsi energi listrik dalam sehari? Apakah kamu terkejut dengan hasilnya?

Tuliskan langkah-langkah perhitungan secara runtut ke bawah. Beri tanda kotak pada hasil akhir (Total kWh). Tuliskan hasil diskusimu di paragraf terpisah.

Kegiatan 3: Agen Hemat Energi: Misi Menyelamatkan Bumi (dan Dompet!)

Estimasi: 20 Menit

Alat & Bahan:

  • Spidol warna (opsional)
  • Kertas HVS/Buku tugas

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan hasil audit di Kegiatan 2, kamu menyadari bahwa penggunaan energi listrik sangat berdampak pada biaya dan lingkungan.
  2. Bersama kelompokmu, rancanglah 3 usulan perilaku hemat energi yang spesifik dan realistis untuk diterapkan di rumah tersebut tanpa mengorbankan kenyamanan.
  3. Buatlah sebuah 'Slogan Kampanye Hemat Energi' yang menarik berdasarkan usulan kalian.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 3 usulan perilaku hemat energi yang logis berdasarkan data alat yang paling boros di Kegiatan 2!

2. Tuliskan Slogan Kampanye Hemat Energi buatan kelompokmu!

Gunakan format bullet points (poin-poin) untuk menuliskan 3 usulan. Tuliskan sloganmu dengan huruf kapital dan tebal (atau hias dengan spidol jika ada).

REFLEKSI

1. Setelah menghitung sendiri daya dan energi listrik, apa satu fakta baru yang paling membuatmu terkejut hari ini?

2. Coba ingat-ingat kebiasaanmu di rumah. Alat listrik apa yang sering kamu biarkan menyala padahal tidak dipakai?

3. Satu tindakan nyata apa yang akan kamu lakukan mulai malam ini untuk membantu menghemat energi listrik di rumahmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.