LKPDPertemuan 4Bab 5Fase DSemester 2

LKPD IPA Kelas 9: Menganalisis Gejala Kemagnetan dan Karakteristik Kutub Magnet

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 9 dengan topik "Menganalisis Gejala Kemagnetan dan Karakteristik Kutub Magnet".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 9: Menganalisis Gejala Kemagnetan dan Karakteristik Kutub Magnet

IPA - Kelas 9

Bab 5 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Menganalisis Gejala Kemagnetan dan Karakteristik Kutub Magnet

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMenganalisis Gejala Kemagnetan dan Karakteristik Kutub Magnet
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis gejala kemagnetan dalam kehidupan sehari-hari

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan tertib dalam kelompokmu.
  • Lakukan setiap langkah investigasi dan analisis gejala kemagnetan sesuai petunjuk yang diberikan.
  • Tuliskan hasil pengamatan dan analisis kalian secara objektif dan sistematis pada ruang jawaban yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Menganalisis Interaksi Kutub Magnet dan Respons Bahan di Sekitar

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • 2 buah magnet batang (berlabel kutub U dan S)
  • Klip kertas berbahan besi
  • Koin aluminium
  • Penghapus karet

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan dua buah magnet batang yang sudah ditandai kutub Utara (U) dan Selatan (S), serta benda uji: klip kertas besi, koin aluminium, dan penghapus karet.
  2. Dekatkan ujung kutub yang sejenis (U dengan U atau S dengan S), amati gaya interaksi yang terjadi (tarik-menarik atau tolak-menolak).
  3. Dekatkan ujung kutub yang berlawanan jenis (U dengan S), amati gaya interaksi yang terjadi.
  4. Dekatkan salah satu kutub magnet ke masing-masing benda uji (klip kertas, koin aluminium, penghapus karet) dan catat respons tarikannya.
  5. Diskusikan bersama kelompok untuk menganalisis hubungan antara jenis kutub dengan gaya magnet serta klasifikasi respons bahan.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel analisis interaksi kutub dan daya tarik bahan berikut berdasarkan hasil pengamatanmu:

  1. Kutub U didekatkan ke Kutub U,
  2. Kutub U didekatkan ke Kutub S,
  3. Magnet didekatkan ke klip kertas besi,
  4. Magnet didekatkan ke koin aluminium,
  5. Magnet didekatkan ke penghapus karet.
Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan data tabel, analisislah prinsip dasar interaksi dua kutub magnet dan mengapa tidak semua benda di sekitar kita dapat ditarik oleh magnet!

Tabel 5 baris dengan kolom: No, Perlakuan/Benda Uji, Hasil Pengamatan Interaksi, dan Analisis Sifat/Gejala. Di bawahnya disediakan kolom paragraf bergaris untuk uraian analisis prinsip dasar kutub dan bahan.

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Menganalisis Gejala Kemagnetan pada Benda dan Peralatan Sehari-hari

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu studi kasus bergambar pintu kulkas, kompas, dan obeng bermagnet
  • Kompas saku (opsional/bila tersedia)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati tiga fenomena penerapan kemagnetan sehari-hari berikut: Fenomena A (Pintu kulkas yang menutup rapat secara otomatis saat mendekati bingkai), Fenomena B (Jarum kompas yang selalu mengarah ke arah utara-selatan bumi), dan Fenomena C (Ujung obeng tukang servis yang dapat menahan sekrup kecil agar tidak jatuh).
  2. Lakukan telaah terhadap letak magnet, kutub atau medan yang bekerja, serta fungsi dari gaya magnet pada masing-masing fenomena tersebut.
  3. Tuliskan hasil analisis kelompokmu secara mendalam pada kolom yang ditentukan.

Pertanyaan:

1. Analisislah bagaimana gejala kemagnetan bekerja pada karet pintu kulkas sehingga pintu dapat tertutup rapat tanpa pengait mekanis!

2. Analisislah penyebab jarum kompas selalu menunjuk ke arah utara dan selatan geografis bumi dikaitkan dengan karakteristik kutub magnet!

3. Ujung obeng dapat menarik sekrup besi kecil, tetapi tidak dapat menarik sekrup plastik atau kancing baju. Analisislah gejala kemagnetan apa yang terjadi pada ujung obeng tersebut!

Lembar uraian terstruktur berisi 3 kotak analisis: Kotak A (Pintu Kulkas), Kotak B (Kompas & Magnet Bumi), Kotak C (Ujung Obeng Magnetik). Setiap kotak memuat kolom analisis komponen magnet, interaksi gaya, dan kesimpulan fungsi.

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Pemecahan Masalah Berbasis Analisis Gejala Kemagnetan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar teks skenario studi kasus bengkel daur ulang

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah skenario kasus berikut dengan saksama: 'Di sebuah bengkel daur ulang, sebuah kotak perkakas terjatuh ke dalam wadah berisi campuran serutan kayu, pasir, paku besi kecil, dan kepingan plastik mainan. Mekanik membutuhkan paku-paku besi tersebut dengan cepat tanpa menyentuh pecahan plastik atau mengotori tangan dengan pasir.'
  2. Diskusikan strategi pemisahan paku besi menggunakan konsep gejala kemagnetan yang telah dipelajari.
  3. Analisislah efektivitas metode yang kalian pilih dan jelaskan mengapa komponen lain tidak ikut terangkat saat magnet digunakan.

Pertanyaan:

1. Rancanglah langkah pemisahan paku besi dari campuran tersebut menggunakan magnet dan analisislah mengapa metode tersebut efektif memisahkan paku secara selektif!

2. Jika seorang mekanik mendekatkan kutub selatan magnet ke paku besi yang menempel pada kutub utara magnet lain, ramalkan dan analisislah apa yang terjadi pada paku tersebut!

Kolom rancangan solusi dan bagan alur pemisahan material (kotak input bahan campuran -> proses gaya magnet -> hasil pemisahan), disertai ruang analisis interaksi kutub.

REFLEKSI

1. Gejala kemagnetan apa saja yang paling sering kamu temui di rumahmu dan bagaimana gejala tersebut mempermudah pekerjaan sehari-hari?

2. Bagian mana dari analisis karakteristik kutub magnet hari ini yang paling menantang untuk dipahami?

3. Setelah mempelajari materi ini, sikap cermat apa yang perlu kamu terapkan saat menggunakan benda-benda bermagnet di sekitar barang elektronik?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.