LKPD IPA Kelas 9: Listrik Dinamis: Arus Listrik dan Rangkaian Listrik
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 9 dengan topik "Listrik Dinamis: Arus Listrik dan Rangkaian Listrik". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD IPA Kelas 9: Listrik Dinamis: Arus Listrik dan Rangkaian Listrik
IPA - Kelas 9
Bab 5 - Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPA — Kelas 9 (Fase D) Topik: Listrik Dinamis: Arus Listrik dan Rangkaian Listrik INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Detektif Listrik: Menyelidiki Hukum OhmEstimasi: 25 menit Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Perhatikan analogi ini: Air yang mengalir dalam pipa mirip dengan arus listrik. Tekanan pompa mirip dengan tegangan, dan sempitnya pipa mirip dengan hambatan. Berdasarkan analogi tersebut, apa yang akan terjadi pada aliran air jika: (a) tekanan pompa diperbesar? (b) pipa dipersempit? Hubungkan jawabanmu dengan konsep arus listrik! 2. Lengkapi tabel hubungan besaran listrik berikut berdasarkan Hukum Ohm (V = I × R):
3. Menurutmu, mengapa kabel listrik di rumah dibuat dari tembaga (bukan kayu atau plastik)? Kaitkan jawabanmu dengan konsep hambatan listrik! 4. Sebuah setrika listrik memiliki hambatan 240 Ω dan disambungkan ke sumber tegangan 220 V. Hitunglah kuat arus yang mengalir melalui setrika tersebut! (Tunjukkan: diketahui, ditanya, rumus, dan perhitungan!) 5. Sebuah lampu LED membutuhkan arus 0,02 A agar menyala optimal. Jika hambatan LED tersebut adalah 150 Ω, berapa tegangan minimum yang harus disuplai? Apakah satu baterai AA (1,5 V) cukup? Jelaskan! Tulis jawaban uraian dalam paragraf singkat (3–5 kalimat). Untuk soal hitungan, tulis dalam format: Diketahui → Ditanya → Rumus → Perhitungan → Kesimpulan. Untuk tabel, isi kolom yang kosong langsung di tabel yang disediakan. Kegiatan 2: Ayo Merancang: Rangkaian Seri vs. Paralel di Atas KertasEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Gambarlah skema rangkaian SERI (baterai 9V, R1=3Ω, R2=6Ω) dan skema rangkaian PARALEL (baterai 9V, R1=3Ω, R2=6Ω) di kotak gambar yang tersedia. Beri label setiap komponen. Ruang gambar 2. Lengkapi tabel perbandingan berikut berdasarkan perhitunganmu (V baterai = 9V, R1 = 3Ω, R2 = 6Ω):
3. Berdasarkan hasil perhitunganmu, pada rangkaian SERI: (a) Apakah arus di R1 dan R2 sama atau berbeda? (b) Apakah tegangan di R1 dan R2 sama atau berbeda? Jelaskan mengapa demikian! 4. Berdasarkan hasil perhitunganmu, pada rangkaian PARALEL: (a) Apakah tegangan di R1 dan R2 sama atau berbeda? (b) Apakah arus di R1 dan R2 sama atau berbeda? Jelaskan mengapa demikian! 5. Diskusi berpasangan: Mengapa instalasi listrik di rumah menggunakan rangkaian paralel, bukan seri? Berikan minimal 2 alasan berdasarkan data yang sudah kamu hitung! Kotak gambar tersedia untuk skema rangkaian (ukuran minimal 8×6 cm per rangkaian). Tabel diisi langsung di kolom yang tersedia. Jawaban diskusi ditulis dalam 3–5 kalimat di bawah tabel. Kegiatan 3: Uji Nyata: Eksperimen Rangkaian dengan Komponen SederhanaEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel hasil pengamatan eksperimen berikut:
2. Apakah hasil pengamatan eksperimenmu sesuai dengan prediksi dan perhitungan di Kegiatan 2? Jika ada perbedaan, menurutmu apa penyebabnya? 3. Pada saat eksperimen rangkaian paralel, ketika satu LED dilepas, LED lain tetap menyala. Gunakan konsep arus dan tegangan untuk menjelaskan mengapa hal ini bisa terjadi! 4. Diskusi kelompok: Berdasarkan eksperimen hari ini, diskusikan bersama kelompokmu — dalam situasi apa rangkaian SERI lebih menguntungkan daripada paralel? Berikan 1 contoh nyata penggunaan rangkaian seri dalam kehidupan sehari-hari dan jelaskan alasannya! 5. Tantangan refleksi akhir: Kamu diminta merancang sistem penerangan untuk sebuah rumah sederhana dengan 3 ruangan. Rangkaian apa yang akan kamu gunakan (seri, paralel, atau kombinasi)? Gambar skema sederhana rencanamu dan berikan alasan ilmiahnya! Ruang gambar Tabel diisi langsung pada kolom yang disediakan. Jawaban uraian ditulis 3–5 kalimat per nomor. Untuk nomor 5, tersedia kotak gambar skema (8×8 cm) dan ruang penjelasan 5–8 kalimat di sampingnya. REFLEKSI1. Setelah belajar hari ini, hal baru apa yang paling menarik bagimu tentang listrik? Bagaimana hal itu menghubungkan pelajaran ini dengan benda-benda yang kamu gunakan setiap hari di rumah? 2. Ketika kamu menyusun rangkaian bersama kelompok, adakah momen di mana kalian tidak sependapat? Bagaimana cara kalian menyelesaikannya, dan apa yang kamu pelajari dari proses itu? 3. Sekarang kamu tahu bahwa instalasi listrik rumah menggunakan rangkaian paralel — apakah ada hal yang ingin kamu cari tahu lebih lanjut tentang cara kerja listrik di sekitarmu? Tuliskan satu pertanyaan yang masih membuatmu penasaran! |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.